Border Liaison Meeting 2017 Dorong Peningkatan Perdagangan Warga Papua Nugini seusai berbelanja pada hari pasar di pasar perbatasan Skouw di PLBN Terpadu Skouw Distrik Muara Tami, Jayapura. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

MerahPutih.com - Pertemuan antarpejabat Indonesia-Papua Nugini atau Border Liaison Meeting (BLM) 2017 dilaksanakan di Sorong dari tanggal 11-14 Desember.

Dilansir Antara, Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Suzana Wanggai di Jayapura, Jumat (7/12), mengatakan pertemuan yang akan diikuti sekitar 70 orang anggota delegasi dari kedua negara, termasuk pejabat dilingkungan Pemprov Papua.

Dalam pertemuan tersebut, nantinya akan dibahas sejumlah agenda termasuk yang beberapa yang menjadi agenda BLM 2016.

Suzana Wanggai melanjutkan, pertemuan kali ini delegasi Indonesia akan lebih mendorong pada masalah perdagangan antarkedua negara. Ia juga menyatakan sudah saatnya perdagangan antarkedua negara diaktifkan.

Apalagi beberapa wilayah di Papua berbatasan langsung sehingga dapat menekan biaya terutama ongkos angkut.

"Mudah-mudahan perdagangan dapat segera terealisasi, mengingat antusias warga dan pengusaha PNG saat dilaksanakannya pameran dagang di Skouw, Kota Jayapura, sangat tinggi. Bahkan mereka minta ditambah harinya namun tidak bisa diwujudkan," katanya.

Pertemuan antarpejabat perbatasan RI-PNG dilaksanakan setiap tahun secara bergantian antarkedua negara yang mengagendakan berbagai permasalahan yang terjadi di sepanjang perbatasan kedua negara. (*)


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH