Boni Hargen Nilai Sosok Pengganti Idham Azis Harus Tulus Mengabdi Pada Bangsa Pengamat Politik Boni Hargens (MP/Bartolomeus Papu)

Merahputih.com - Pengamat politik Boni Hargens menilai, perlu sosok Kapolri baru yang kuat ketika Jenderal Idham Azis yang bakal pensiun 6 bulan lagi. Kapolri baru perlu memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, nasionalis, dan demokratis di lingkungan penegak hukum.

"Menghadapi gejolak sosial dan politik yang terus berlangsung entah di level daerah ataupun nasional memang memerlukan figur yang kuat dalam prinsip, tegas dalam bertindak, dan tulus mengadi pada bangsa dan negara," kata Boni dalam keteranganya di Jakarta, Rabu (17/6).

Baca Juga

Keluarga Pasien Tak Jujur, 53 Tenaga Medis RSUP Sardjito Terpaksa Isolasi Mandiri

Boni menambahkan, Polri membutuhkan pimpinan baru yang dapat memperkuat kerjasama lintassektoral, koordinasi antaragensi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), termasuk dengan Badan Intelijen Negara (BIN) supaya ada sinergi dalam merespons ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang muncul.

"Seperti dalam isu rasisme Papua yang bergejolak saat ini, polisi tidak bisa bekerja sendirian," jelas Boni.

Direktur LPI Boni Hargens
Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens (MP/Gomes R)

Ia menyebut, perlu ada koordinasi yang kuat dan efektif dengan BIN untuk pengumpulan dan analisis informasi, dan dengan institusi TNI apabila diperlukan.

"Kapolri yang baru mesti sosok yang sejalan dengan visi dan misi penegakan hukum pemerintahan Presiden Jokowi,"imbuh dia.

Baca Juga

Pemprov DKI Terima Sumbangan Kamar Tidur Sementara untuk Tim Medis Corona

Direktur Lembaga Pemilih Indonesia ini menjelaskan, dari awal pemerintahan Presiden Jokowi tahun 2014, TNI dan Polri selalu menjadi kekuatan utama yang menopang keamanan dalam berbagai gejolak yang terjadi di tengah masyarakat. Hal itu harus dipertahankan.

"Apalagi 2024 akan menjadi titik balik yang cukup menegangkan bagi hidup berdemokrasi kita sebagai bangsa," ungkap Boni. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BPJS Enggan Komentar Soal Putusan MA Batalkan Kenaikan Iuran
Indonesia
BPJS Enggan Komentar Soal Putusan MA Batalkan Kenaikan Iuran

BPJS enggan berkomentar banyak soal putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah membatalkan kenaikan iuran untuk peserta mandiri.

 Lima Warga Jateng Dinyatakan Suspect Corona
Indonesia
Lima Warga Jateng Dinyatakan Suspect Corona

"Awalnya saya dapat laporan ada 26 warga Jawa Tengah suspect corona. Sebanyak 21 warga sudah dinyatakan negatif. Sisannya masih dirawat insentif," ujar Ganjar

Ridwan Kamil Minta Mahfud MD Tanggung Jawab Atas Kekisruhan Kasus Rizieq Shihab
Indonesia
Ridwan Kamil Minta Mahfud MD Tanggung Jawab Atas Kekisruhan Kasus Rizieq Shihab

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini berpendapat bahwa kekisruhan ini dimulai sejak adanya pernyataan dari Menko Polhukam Mahfud MD.

BMKG Memprakirakan Puncak Musim Hujan di Pulau Jawa Januari-Februari 2021
Indonesia
BMKG Memprakirakan Puncak Musim Hujan di Pulau Jawa Januari-Februari 2021

Analisa dan prediksi BMKG terkait potensi kebakaran hutan dan lahan sangat dinamis karena yang dilihat adalah faktor meteorologis

Didi Kempot Meninggal Dipastikan karena Masalah Jantung
Indonesia
Didi Kempot Meninggal Dipastikan karena Masalah Jantung

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai pemakaman Didi Kempot

Kejati DKI Tahan Pejabat OJK Tersangka Suap Rp7,45 M
Indonesia
Kejati DKI Tahan Pejabat OJK Tersangka Suap Rp7,45 M

Nirwan menyatakan, penahanan terhadap DIW dilakukan untuk 20 hari ke depan. Dia ditahan di rumah tahanan negara (Rutan) Salemba, cabang Kejaksaan Agung.

Waspada! Ini Ciri-ciri Kotak Amal yang Digunakan Sumber Pendanaan Teroris
Indonesia
Waspada! Ini Ciri-ciri Kotak Amal yang Digunakan Sumber Pendanaan Teroris

ciri-ciri kotak amal yang diduga menjadi sumber pendanaan terorisme yakni terbuat dari kotak kaca dengan rangka alumunium.

2.016 TKA Asing Bekerja di Bekasi
Indonesia
2.016 TKA Asing Bekerja di Bekasi

Suhup mengatakan 2.016 tenaga asing di wilayahnya didominasi pekerja Asia Timur

Sediakan Layar Lebar Saat Pemilihan Wagub DKI, Panlih: Kayak Nobar
Indonesia
Sediakan Layar Lebar Saat Pemilihan Wagub DKI, Panlih: Kayak Nobar

Masyarakat yang ingin menyaksikan pemilihan Wagub juga dibatasi maksimal 200 orang

Irjen Napoleon Heran Brigjen Prasetijo Mau Diperintah Pengusaha Tommy Sumardi
Indonesia
Irjen Napoleon Heran Brigjen Prasetijo Mau Diperintah Pengusaha Tommy Sumardi

Salah satu terdakwa Irjen Napoleon Bonaparte dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus pengurusan red notice Djoko Tjandra.