Bong Joon-ho Berencana Bentuk Pasukan Khusus Penghancur AI, Khawatirkan Pengaruhnya terhadap Karya Seni

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 01 Desember 2025
 Bong Joon-ho Berencana Bentuk Pasukan Khusus Penghancur AI, Khawatirkan Pengaruhnya terhadap Karya Seni

Bong Joon-ho.(foto: Allkpop)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — BONG Joon-ho berencana membentuk pasukan penghancur AI. Sutradara asal Korea Selatan ini menyebut teknologi kecerdasan buatan telah membuat manusia memikirkan secara serius hal-hal yang hanya bisa dilakukan manusia. Ide tersebut disampaikan Joon-ho saat hadir di Festival Film Internasional Marrakech di Maroko.

Sebagai presiden juri untuk edisi ke-22 festival tersebut, sutradara film Parasite ini menjawab pertanyaan tentang perkembangan AI dalam konferensi pers pada Sabtu (29/11). Ia mengungkapkan perasaan campur aduk terhadap teknologi itu karena komunitas produksi film makin merasakan dampaknya.

“Jawaban resmi saya AI itu baik, karena ini menjadi pertama kalinya umat manusia dengan serius memikirkan apa yang hanya bisa dilakukan manusia. Namun, jawaban pribadi saya, yakni saya akan membentuk pasukan militer, dan misi mereka ialah menghancurkan AI,” katanya.

Di luar jawaban bernada humor tersebut, Joo-ho kerap berbicara tentang betapa besar pengaruh AI terhadap para pembuat film dan proses kreatifnya sendiri. Dalam sebuah konferensi global di Seoul pada September lalu, Joo-ho mengatakan teknologi tersebut menjadi kejutan besar bagi industri film.

“Para pembuat film terus membicarakan AI saat makan, minum kopi, bahkan ketika pulang ke rumah. AI telah mengguncang segala hal yang kami percayai dan kagumi dalam dunia visual, kami merasakan ketakutan sekaligus kegembiraan,” katanya.

Baca juga:

Kasih Dukungan, Bong Joon-ho Heboh Ikutan Livestream Rayakan Kemenangan Son Heung-min di Liga Europa



Meski begitu, Joon-ho bukannya anti-AI. Sutradara itu kemudian menyinggung penggunaan AI dalam film terbarunya, Mickey 17. “Ada sebuah adegan dalam film Mickey 17, saat muncul dua Mickey. Itu artinya dua Robert Pattinson dalam satu layar. Ironisnya, kami mendapatkan bantuan AI untuk efek visual dalam adegan itu. Ini merupakan contoh penggunaan AI untuk visual,” kata Joon-ho.

“Nyatanya, kami menggunakan teknologi AI sebagai alat, bahkan dalam film yang membahas bagaimana umat manusia terancam oleh kemajuan teknologi, ketika kehangatan dan ketidaksempurnaan unik manusia tetap hadir,” ujarnya.

Joon-ho memimpin juri yang beranggotakan delapan orang dalam festival yang berlangsung hingga 6 Desember. Dereta juri itu termasuk sutradara Past Lives Celine Song dan aktor Wednesday Jenna Ortega. Keduanya juga menyampaikan kekhawatiran senada dengan Joon-ho tentang dampak akhir teknologi AI terhadap seni.

Mereka mengamini kekhawatiran Joon-ho dan menegaskan bahwa karya kreatif merupakan proses manusia yang tidak dapat direduksi menjadi algoritma. Mereka menambahkan bahwa AI mungkin saja mengambil alih pengalaman manusia, tapi pada akhirnya orang akan merasa jenuh dengan konten berbasis AI sehingga penonton akan kembali menghargai karya yang dibuat manusia.(dwi)

Baca juga:

Academy Museum of Motion Pictures Gelar Pameran Besar Tampilkan Perjalanan Sinematik Bong Joon-ho

#Bong Joon Ho #Film #AI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Anthropic Digugat atas Dugaan Penggunaan 274 Lagu Elvis Presley untuk Latih AI
Perkara ini menjadi salah satu gugatan berskala besar yang melibatkan pihak pemegang hak atas karya musisi secara langsung dengan perusahaan pengembang AI.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Anthropic Digugat atas Dugaan Penggunaan 274 Lagu Elvis Presley untuk Latih AI
ShowBiz
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
Azman mengatakan ia mengusulkan peningkatan koreografi agar adegan pertarungan dalam film tersebut terasa lebih menegangkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
ShowBiz
Berani Nonton Sendirian? 5 Film Horor Klasik Ini Punya Teror yang Berbeda
Meriahkan Halloween 2026 dengan 5 film horor Barat, dari The Exorcist dan The Shining hingga Hereditary, yang menawarkan teror dan cerita mencekam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Berani Nonton Sendirian? 5 Film Horor Klasik Ini Punya Teror yang Berbeda
ShowBiz
Cerita Azman Al Idrus Bintangi 'Peluru Senja', Dadakan tanpa Workshop
Azman bergabung saat tim produksi masih membutuhkan pemeran utama.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Cerita Azman Al Idrus Bintangi 'Peluru Senja', Dadakan tanpa Workshop
ShowBiz
Popularitas Anime Jepang Mendunia, Kesenjangan Upah Animator Masih Jadi Sorotan
Popularitas anime Jepang di pasar global belum menghapus persoalan kesenjangan upah pekerja, keterbatasan pendanaan, dan tantangan film animasi orisinal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Popularitas Anime Jepang Mendunia, Kesenjangan Upah Animator Masih Jadi Sorotan
ShowBiz
Paramount Siapkan Sekuel Crawl dengan Deretan Pemain Baru, Teror Buaya Bakal Kembali ke Bioskop pada 2027
Sekuel film horor Crawl dijadwalkan tayang 16 Juli 2027. Alexandre Aja kembali menyutradarai dengan lima aktor baru dan teror buaya yang masih dirahasiakan.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Oktober 2026
Paramount Siapkan Sekuel Crawl dengan Deretan Pemain Baru, Teror Buaya Bakal Kembali ke Bioskop pada 2027
ShowBiz
Film 'Peluru Senja' Syuting 26 Hari di Hutan demi Cerita Perang Malaya 1948
Film sejarah yang berlatar era Perang Malaya pada 1948 ini mengeksplorasi konflik setelah Perang Dunia II melalui sudut pandang penderitaan rakyat dan mantan prajurit.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Film 'Peluru Senja' Syuting 26 Hari di Hutan demi Cerita Perang Malaya 1948
ShowBiz
Vino G. Bastian Berjuang Selamatkan Anak dalam Film Drama Terbaru 'Gasigogi'
Vino G. Bastian, Pevita Pearce, dan Faradina Mufti membintangi 'Gasigogi', film drama garapan Lee Hwan-kyung tentang perjuangan ayah menyelamatkan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Vino G. Bastian Berjuang Selamatkan Anak dalam Film Drama Terbaru 'Gasigogi'
ShowBiz
Jenna Ortega Dirumorkan Jadi Raven di DC Universe, Berawal dari Popularitas Wednesday
Jenna Ortega dirumorkan cocok memerankan Raven di DC Universe. Simak asal mula spekulasi penggemar, kaitannya dengan Wednesday, dan status kabarnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Jenna Ortega Dirumorkan Jadi Raven di DC Universe, Berawal dari Popularitas Wednesday
ShowBiz
Sha Ine Febriyanti dan Abimana Aryasatya Bertemu di 'Secrets', Film Thriller Terbaru Netflix
Netflix merilis teaser Secrets, thriller psikologis Ravi Bharwani yang dibintangi Sha Ine Febriyanti dan Abimana Aryasatya, tayang global 3 Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Sha Ine Febriyanti dan Abimana Aryasatya Bertemu di 'Secrets', Film Thriller Terbaru Netflix
Bagikan