Mental Juara, Bong Chandra Mengubah Kondisi Terpuruk ke Kesuksesan Bong Chandra yang kini menjadi pebisnis sukses. (Foto: Instagram/bongchandra)

MENDAPAT nilai merah 11 dari 13 pelajaran saat di bangku SMA dan drop out dari kampus. Begitu kira-kira masa muda Bong Chandra. Dari keadaan itu, ia berani berubah menjadi pebisnis. Tak hanya itu, dengan mental juara, ia mendapat gelar sebagai motivator termuda se-Asia ketika berusia 23 tahun. Embel-embel previlese dan anak orang kaya bukanlah pernyataan yang tepat untuk hal yang sudah dilewatinya.

Awal mula kesuksesan Bong bermula ketika ia masih berusia 12 tahun. Kondisi keluarganya yang cukup baik mengalami penurunan ketika krisis ekonomi di 1998. Usaha roti ayahnya terancam gulung tikar dan bangkrut. Itu membuat Bong harus bertahan.

“Bahkan rumah kami yang sekarang sudah direnovasi itu sempat dipasangi tanda 'dijual'. Pada saat itu, banyak yang telepon karena pabrik papa saya disita sama bank" ujarnya saat tampil di kanal Youtube Helmy Yahya Bicara berjudul Bisnis Kedepan Ini Kaya, Apa Bong? | Bong Chandra (Wawancara), Sabtu (19/11).

Sejak kecil, Bong sudah menanamkan berbagai prinsip dari pengalaman yang ia lewati, salah satunya filosofi kolam kecil. Filosofi itu mengajarkan ketika kita berada di lingkungan yang kecil, kita justru lebih banyak mendapat kesempatan.

Bong Chandra, Pebisnis Sukses dan Motivator Termuda se-Asia
Bong kini sukses di dunia properti. (Foto: Instagram/bongchandra)

Baca juga:

William Tanuwijaya, Berani Baru Membangun Tokopedia

“Sama seperti saya. Karena pada saat itu mendapat tekanan, jadi saya punya lebih banyak kesempatan untuk try everything,” kata Bong sambil memainkan tangannya.

Kemandirian dan kepedulian Bong ternyata sudah tertanam sejak kecil. Ia berjualan kue sisa produksi pabrik sang ayah ke teman-teman sekolahnya untuk membantu perekonomian keluarga.

Perjuangan belum berakhir. Ketika duduk di bangku SMA, Bong justru harus memutar otak untuk berjualan sambil sekolah. Beberapa barang pun pernah ia jajakan, seperti baju, CD bajakan, seragam, sampai parfum. “Ketika saya berjualan, saya bukan suka uangnya tapi suka influence orang. Jadi saya merasakan energi ketika saya ngajak orang. Itu happy,” lanjut Bong.

Seperti kebanyakan anak SMA pada umumnya, Bong juga suka bepergian bersama teman-temannya. Kala itu, ia ingin ke Bali namun tidak memiliki biaya. Ia bersama teman-temannya pun berjualan baju basket sepatu basket yang palsu di Taman Puring, Jakarta Selatan.

Bong Chandra, Pebisnis Sukses dan Motivator Termuda se-Asia
Menjadi motivator termuda se-Asia di usia 23 tahun. (Foto: Instagram/bongchandra)

Bong pun lulus dari SMA Kalam Kudus Jakarta dan memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Universitas Bina Nusantara, Alam Sutera. Di masa inilah kemampuan public speaking Bong terasah.

“Saya pertama kali public speaking ketika terpaksa harus presentasi kelompok. Dari delapan orang anggota, saya yang akhirnya baca semua slide. Dan semua tepuk tangan, itu juga saya kaget. Padahal saya orangnya pemalu,” tuturnya.

Di usia 18 tahun, Bong mulai mengikuti bisnis MLM (Multi Level Marketing) karena temannya, Darwin. Padahal, di usia saat itu biasanya anak muda justru menghabiskan waktu dengan bersenang-senang di masa mudanya. Bong tidak pernah merasa minder atau down akibat ejekan dan cemoohan dari teman-teman dan lingkungan sekitarnya.

“Saya waktu itu di prospek oleh Darwin. Setelah itu saya minta delapan formulir untuk prospek teman-teman dan mereka join semua. Besok pagi saya kembalikan semua formulir ke Darwin dan dia kaget, bagaimana bisa padahal saya tidak tahu barangnya,” kata Bong.

Baca juga:

Pengusaha Muda Bong Candra Pendiri Bong Kopitown

“Mulai dari situlah atasan langsung ngomongin saya. Ada satu orang yang baru join tapi udah bisa prospek delapan orang. Dari sana saya akhirnya dipercaya jadi pembicara di grup MLM,” lanjutnya.

Mulai dari situ karier Bong menjadi pembicara. Bong yang kala itu masih muda, sempat dikirim ke Brunei dan Filipina untuk melanjutkan bisnis MLM nya. Karena sudah mendapatkan uang, kuliah Bong terabaikan dan ia di drop out.

Perlahan tapi pasti, Bong sempat diundang oleh beberapa seminar untuk memberikan motivasi. Kerja kerasnya membuahkan hasil. Pada 2010 lalu ketika ia masih berusia 23 tahun, Bong mendapatkan gelar sebagai motivator termuda di Asia.

Ia pernah diundang menjadi pembicara di beberapa perusahaan besar, seperti Shell, BRI, Bank Mandiri, Bank Pain, Yamaha, Ciputra Group, Gramedia, Prudential, dan masih banyak lagi.

Bong Chandra, Pebisnis Sukses dan Motivator Termuda se-Asia
Bong dan rekannya sedang membangun beberapa properti di Alam Sutera. (Foto: Instagram/bongchandra)

Sayap Bong semakin lebar. Suatu ketika di seminarnya, ia bertemu dengan Matius Yusuf, yang kala itu menjadi Marketing Director Agung Podomoro. Kemurahan hati dan tata keramah Bong pun membuat Matius mengajaknya untuk memulai bisnis properti yang kini dikenal dengan Triniti Land.

Bong yang kini dikenal sebagai seorang property developer sedang membangun 11 properti di beberapa titik. Salah satunya adalah perumahan di Ubud Village dengan nilai investasi perumahan Rp180 miliar dan luas tanah 5,1 hektar.

“Di alam sutera ada delapan, Brooklyn dua tower, Yukata satu tower, Springwood satu tower, The Smith satu tower, dan College tiga tower,” paparnya.

Untuk membagikan pengalamanya, Bong juga menerbitan buku berjudul Unlimited Wealth yang terjual lebih dari seratus ribu copy di seluruh Indonesia. Seluruh keuntungan penjualan buku tersebut disumbangkan ke Yayasan sosial yang berada di Jakarta.

View this post on Instagram

A post shared by Bong Chandra (@bongchandra)

Selain itu juga ada The Science of Luck, Lead Without Title, dan yang terbaru The Fifth Season. Mahasiswa drop out itu kini menjadi pemimpin tiga perusahaan, yakni PT. Perintis Triniti Property, PT. Bong Chandra Success System, dan PT. Free Car Wash Indonesia.

Dalam perbincangan di kanal Youtube Merry Riana, Bong membagikan sedikit tips bagaimana ia bisa berada di titik sekarang.

“Stepnya adalah saya selalu berpikir tidak pernah bisa mencapai tujuan itu sendiri. Saya percaya setiap orang itu punya role yang berbeda. Yang paling penting kita tau role kita apa, kemudian bagaimana role kita ini bisa fit ini dengan orang lain. Jadi saling melengkapi,” tegas Bong.

“Jadi ketika role itu semua digabungkan, akhirnya jadi satu tim baru kita bisa mencapai di titik ini,” tutup Bong. (and)

Baca juga:

Usai Luncurkan Gerai Dogbar, Lawless Beranikan Diri Rambah Agroindustri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eau de Space, Wewangian Aroma Angkasa Luar
Fun
Eau de Space, Wewangian Aroma Angkasa Luar

Kamu bisa mencium bau angkasa luar segara.

Film Black Widow Mungkin Mendatangkan 4 Superhero Ini ke MCU
ShowBiz
Film Black Widow Mungkin Mendatangkan 4 Superhero Ini ke MCU

Film Black Widow akan mendatangkan beberapa superhero baru di fase keempat Marvel Cinematic Universe.

Film Anime Bertaraf Internasional Ini Layak Kamu Tonton
Fun
Film Anime Bertaraf Internasional Ini Layak Kamu Tonton

Sayang banget kalau film-film ini belum sempat kamu tonton.

Seungkwan Seventeen Cedera dan Harus Rehat Sejenak
ShowBiz
Seungkwan Seventeen Cedera dan Harus Rehat Sejenak

Seventeen pun akan melalukan promosi hanya dengan 12 anggota.

YouTube Blokir Youtuber Ini Karena Sering 'Julid'
Fun
YouTube Blokir Youtuber Ini Karena Sering 'Julid'

Youtuber ini tak boleh eksis lagi di YouTube.

Koleksi Piringan Hitam, Perhatikan Penyimpanannya
Fun
Koleksi Piringan Hitam, Perhatikan Penyimpanannya

Piringan hitram tidak dapat ditumpuk.

Twitter akan Blokir Tautan yang Mengandung Ujaran Kebencian dan Kekerasan
Fun
Twitter akan Blokir Tautan yang Mengandung Ujaran Kebencian dan Kekerasan

Twitter Akan Blokir Tautan yang Mengandung Ujaran Kebencian dan Kekerasan

LG Berencana Berhenti Produksi Smartphone?
Fun
LG Berencana Berhenti Produksi Smartphone?

CEO LG telah memberi tahu para karyawannya bahwa, perusahaan sedang mempertimbangkan untuk membuat perubahan besar pada bisnis ponsel cerdasnya.

Lana Del Rey Menyanyikan 'You’ll Never Walk Alone' di Film Dokumenter Liverpool FC
ShowBiz
Doja Cat Dikabarkan Positif COVID-19
ShowBiz
Doja Cat Dikabarkan Positif COVID-19

Pelantun Lagu Say So tersebut dinyatakan positif COVID-19