Pengantin Bom Polrestabes Medan Dipastikan Anggota JAD, Bukan 'Lone Wolf' Petugas mengamankan sejumlah barang dari rumah pelau bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Merahputih.com - Polisi memastikan, RMN, pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan bukanlah 'lone wolf' melainkan bagian kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Medan.

"Kelompoknya semua terkait JAD, amir (pemimpin)-nya saudara Y," kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (18/11).]

Baca Juga:

Lebih Radikal, Istri Bomber Polrestabes Medan Diduga Rencanakan Aksi Teror di Bali

Polisi juga menemukan fakta bahwa aksi bunuh diri itu dirancang secara berkelompok. Dalam kelompok tersebut, dibagi-bagi perannya masing-masing. Ada yang mempersiapkan RMN sebagai pelaku bom bunuh diri hingga merakit bom.

Petugas Kepolisian menyita sejumlah barang dari rumah pelaku bom bunuh diri RMN (24) di Mapolrestabes Medan. (Antara Sumut/Nur Aprilliana Br Sitorus)
Petugas Kepolisian menyita sejumlah barang dari rumah pelaku bom bunuh diri RMN (24) di Mapolrestabes Medan. (Antara Sumut/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Dalam aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan, bom dirancang oleh tersangka NP dan K. Keduanya disebut memang memiliki kemampuan dalam hal perakitan bom.

"Bom dirakit oleh dua orang, dua orang itu punya kemampuan merakit bom, ransel diketahui, bagaimana dimasukkan," tutur Dedi.

Dari 23 orang yang ditangkap, sebanyak empat orang di antaranya diketahui langsung menyerahkan diri.

Baca Juga:

Jadi Lokasi Serangan Bom Bunuh Diri, Polisi Dianggap Kebobolan

Sedangkan dua orang lainnya yakni NP dan K tewas saat dilakukan penangkapan lantaran mencoba melawan petugas. Sementara satu lainnya, yakni RMN, tewas saat melakukan aksi bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

RMN melakukan aksi peledakan di Mapolrestabes Medan di Jalan HM Said Medan. Ledakan itu mengakibatkan enam korban terluka dan sejumlah kendaraan rusak. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH