Bom Bunuh Diri Kompleks Kedutaan di Afganistan, 80 Tewas Polisi memeriksa lokasi serangan bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan, Rabu (3/5). (ANTARA FOTO/REUTERS/Omar Sobhani)

Sebuah ledakan besar diduga berasal dari bom truk meledak di jantung kompleks kedutaan di Kabul, Afganistan, Rabu (31/5). Serangan itu setidaknya menewaskan 80 orang dan ratusan orang mengalami luka-luka.

Seperti dilansir Al Jazeera, penjabat setempat menyebut ledakan tersebut salah satu ledakan terbesar yang menghantam ibu kota.

Serangan bunuh diri tersebut terjadi tepatnya di dekat Alun-alun Zanbaq, Distrik 10 Kabul. Bom meledak di dekat pertokoan, restoran, kantor pemerintahan, dan kantor kedutaan asing.

Sejauh ini belum ada pihak yang bertanggung jawab dalam serangan ini. Sementara Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid menyatakan kepada Al Jazeera tidak terlibat dalam serangan tersebut.

Pihak polisi dan petugas kesehatan pasca ledakan mengonfirmasi setidaknya 80 oarng tewas dan lebih dari 300 orang mengalami luka-luka. Korban tewas diperkirakan jumlahnya akan terus meningkat.

Korban diperkirakan lebih banyak merenggut warga sipil Afganistan. Tidak ada laporan langsung mengenai korban dari staf kedutaan asing.

"Kawasan ini dijaga ketat dan biasanya ada kemacetan di tempat-tempat yang dikendalikan pihak keamanan setempat," kata Mushtaq Rahim, seorang analis independen dan komentator keamanan. "Dan itu salah satu alasan mengapa terjadi banyak korban sipil. Itu karena kemacetan yang terjadi di wilayah itu."

Baca juga berita lain terkait bom bunuh diri dalam artikel: Ini Alasan Teroris Bom Kampung Melayu Incar Polisi


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH