Bom Bunuh Diri Guncang Kampanye di Pakistan, 70 Orang Tewas dan 120 Luka-Luka Polisi berjaga-jaga di sekitar area ledakan saat kampanye di Balukistan (Foto: hindustantimes)

MerahPutih.Com - Bom bunuh diri kembali guncang Pakistan. Kali ini serangan bom bunuh diri justru terjadi di tengah kampanye pemilihan umum di wilayah Pakistan barat daya.

Berdasarkan laporan terbaru dari Urdu TV Geo News, Jumat (13/7) sekitar 70 orang tewas dan 120 luka-luka.

Kejadian itu adalah serangan kedua terkait pemilihan umum Pakistan di tengah tekanan menyangkut kedatangan perdana menteri tersingkir, Nawaz Sharif, menjelang pemungutan suara pada 25 Juli.

Di antara korban tewas terdapat calon anggota majelis provinsi Balukistan Siraj Raisani. Saudara laki-laki Siraj, Nawab Aslam Raisani, pernah menjabat ketua menteri provinsi itu pada 2008 hingga 2013.

"Saudara saya, Siraj Raisani, mati syahid," kata Haji Lashkari Raisani, saudara lain Siraj, yang juga bersaing untuk mendapatkan kursi majelis nasional dari Balukistan.

Bom bunuh diri serang kampanye
Bom bunuh diri guncang kampanye pemilu Pakistan (Foto: hindustantimes)

Raisani adalah calon kedua tewas dalam kekerasan sebelum pemilihan umum pada minggu ini.

Perwira tinggi kepolisian Qaim Lashari mengatakan kepada Reuters bahwa pelaku bom bunuh diri melancarkan serangan pada acara kampanye, yang menjadwalkan Raisani tampil untuk berorasi.

Polisi sebelumnya mengatakan bahwa serangan itu mengincar iring-iringan Raisani namun kemudian mengubah pernyataan mereka karena sebuah gambar video yang menyorot sebuah tenda besar memperlihatkan bahwa kerusakan yang ditimbulkan dari ledakan itu terpencar.

Pemerintahan sementara Pakistan pada Jumat melancarkan tindakan terhadap pertemuan-pertemuan politik saat Sharif terbang kembali ke tanah air untuk berkampanye bagi partainya menjelang pemilihan umum.

Nawa Sharif pada tahun lalu dicopot oleh Mahkamah Agung dan dijatuhi hukuman pekan lalu karena korupsi.

Serangan teror bom di Pakistan
Jelang pemilihan umum serangan bom bunuh diri marak terjadi (hindustantimes)

Sebagaimana dilansir Antara, pada Jumat, ledakan menewaskan empat orang di kota utara, Bannu, ketika bom mengenai rombongan kampanye Akram Khan Durrani, yang merupakan sekutu partai asal Sharif dari partai keagamaan Muttahida Majlis-e-Amal (MMA).

Pada Selasa, seorang penyerang meledakkan dirinya sendiri pada acara kampanye yang digelar partai politik anti-Taliban di kota utara, Peshawar. Serangan itu menewaskan 20 orang, termasuk Haroon Bilour yang berharap memenangi kursi majelis provinsi pada Juli.

Taliban Pakistan menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Ayah Bilour, Bashir Bilour, adalah pemimpin utama Partai Nasional Awami (ANP), yang juga tewas dalam serangan bom bunuh diri pada akhir 2012, juga menjelang pemilihan umum Pakistan.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Donald Trump Tawarkan Persenjataan Modern ke Negara-Negara NATO



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH