Bom Bunuh Diri Guncang Baghdad, 38 Orang Tewas Petugas keamanan Irak membersihkan lokasi bom bunuh diri di kota Baghdad (ANTARA FOTO via Reuters/pool)

MerahPutih.Com - Bom bunuh diri kembali mengguncang Baghdad. Serangan itu menewaskan 38 orang dan menyebabkan ratusan luka-luka. Bom bunuh diri tersebut terjadi pada Senin (15/1) di pusat kota Baghdad, demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Irak.

Serangan tersebut menyasar Aviation Square, wilayah komersial Baghdad, kata kementerian dalam negeri dalam sebuah pernyataan. Dua pelaku bom bunuh diri meledakan diri pada saat jam sibuk dan banyak orang berada di lokasi tersebut.

“Serangan itu dilakukan oleh dua orang yang meledakkan rompi yang berisi bahan peledak, “ kata ororitas Irak sebagaimana dilansir Antara.

Kuat dugaan, serangan bom bunuh diri yang mengguncang Baghdad sebagai aksi balasan kelompok radikal ISIS atas tewasnya salah seorang pemimpin seniornya oleh serbuan tentara Irak.

Irak mengumumkan kemenangan bulan lalu atas kelompok ISIS yang menguasai hampir sepertiga dari Irak tiga tahun lalu, namun militan terus melakukan serangan dan pemboman di berbagai wilayah di negara tersebut.

Pasukan keamanan Irak menewaskan seorang pemimpin terkenal ISIS di Provinsi Diyala, Irak Timur, sementara militer Irak mulai mundur dari daerah kota di provinsi tersebut.

Dinas Intelijen Irak, yang bertindak berdasarkan laporan intelijen, menewaskan pemimpin ISIS di Provinsi Diyala --yang dijuluki Abu Ayed-- selama operasi di satu daerah di gugusan Gunung Himreen di sebelah utara Ibu Kota Provinsi Baquba, yang terletak sekitar 65 kilometer di sebelah timur-laut Ibu Kota Irak, Baghdad, demikian pernyataan Sadig Al-Husseini, Kepala Komite Keamanan wilayah Diyala.

Sementara itu, prajurit militer Irak pada Kamis mulai mundur dari kota besar dan kecil di Diyala ke daerah di luar daerah permukiman sejalan dengan keputusan pemerintah untuk mengalihkan fail keamanan ke pasukan polisi, kata Awad Ar-Rubaie, Kepala Komite Keamanan Kota Kecil Abu Saida.

"Militer melaksanakan penarikannya dari Abu Said, sekitar 25 kilometer di sebelah timur-laut Baquba, setelah lebih dari 10 tahun," kata Ar-Rubaie kepada Xinhua.

Kendati operasi militer sering dilancarkan di Provinsi Diyala, sisa anggota ISIS masih bersembunyi di daerah terjal di dekat perbatasan dengan Iran di provinsi Suriah Timur, serta daerah yang membentang dari bagian barat Diyala ke daerah Pegunungan Himreen.

Puluhan militan ISIS menyelamatkan diri dari bekas pangkalan mereka di Provinsi Salahudin dan Daerah Hawijah di sebelah barat Kirkuk, setelah pasukan Irak membersihkan daerah itu dari gerilyawan garis keras selama operasi anti-ISIS dalam beberapa bulan belakangan. Kelompok kecil anggota ISIS melarikan diri ke gurun dan daerah pegunungan untuk mencari tempat berlindung tapi pasukan keamanan memburu mereka dari waktu ke waktu.(*)


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH