Bola Liar Kasus Hukum Rizieq Shihab Ada di Tangan Polisi Kerumunan warga menunggu kedatangan Rizieq Shihab (ANTARA/Devi Nindy)

MerahPutih.com - Datangnya pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menimbulkan euforia di sejumlah kalangan. Bahkan, penyambutannya pun terkesan berlebihan hingga menimbulkan kekesalan warga

Pengamat intelijen dan keamanan, Stanislaus Riyanta mengingatkan, akan masih adanya perkara-perkara yang diduga bersentuhan dengan Rizieq.

"Semua warga negara mempunyai persamaaan di mata hukum," jelas Stanislaus kepada MerahPutih.com di Jakarta, Selasa (10/11).

Baca Juga

Simpatisan Rizieq di Petamburan Diingatkan Protokol Kesehatan

Stanislaus menjelaskan, tekait dengan kasus-kasus Rizieq yang belum selesai atau dihentikan maka kewenangan penyidik dan pihak yang menuntut atau menjadi korban. Untuk menentukan apakah mau dilanjutkan atau tidak.

"Yang jelas siapapun yang melakukan pelanggaran hukum, ada yang dirugikan dan dikorbankan, dan korban melakukan tuntutan maka penegak hukum harus memprosesnya," terang Stanislaus.

Polisi pun, lanjut Stanislaus, perlu mendengarkan suara pelapor yang ingin memenuhi rasa keadilan.

"Kecuali jika korban mencabut tuntutan. Jika korban meminta dilanjutkan maka polisi harus melaksanakan aturan yang sesuai," terang Stanislaus.

Ia pun berharap Polri bisa membuktikan diri bahwa hukum adil bagi semua kalangan.

"Kasus yang mempunyai perhatian besar memang sebaiknya ditangani dengan serius dan seadil-adiknya," tutup Stanislaus.

Beberapa dugaan kasus yang dilaporkan terhadap Rizieq antara lain

Pertama, kasus dugaan penghinaan terhadap budaya Sunda yakni memplesetkan salam 'Sampurasun'. Ketika itu Rizieq dilaporkan pada 24 November 2015.

Kedua, kasus penguasaan tanah ilegal di Megamendung, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Rizieq dilaporkan ke Bareskrim Polri pada 19 Januari 2016.

Ketiga, kasus dugaan penghinaan terhadap agama Kristen terkait ceramahnya di Jakarta Timur. Rizieq dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 27 Desember 2016.

Keempat, kasus dugaan penghinaan agama. Rizieq dilaporkan oleh Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama ke Polda Metro Jaya pada 8 Januari 2017.

Kelima, kasus logo komunis yakni palu arit di mata uang pecahan Rp100 ribu. Rizieq dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 8 Januari 2017.

Keenam, kasus ceramah Rizieq soal logo komunis palu dan arit di mata uang pecahan Rp100 ribu. Kasus ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 10 Januari 2017.

Baca Juga

Kapolres Jakbar: Sebentar Lagi Imam Besar Hadir, Jangan Menyalakan Petasan

Ketujuh, kasus penodaan Pancasila. Rizieq dilaporkan putri Soekarno yakni Sukmawati Soekarnoputri ke Polda Jawa Barat, pada 27 Oktober 2016. Kasus tersebut selanjutnya dihentikan atau dinyatakan SP3, pada 30 Januari 2017.

Kedelapan, kasus dugaan chat mengandung unsur pornografi dengan wanita bernama Firza Husein. Rizieq dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Mei 2017. Namun perkara tersebut dihentikan atau dinyatakan SP3 pada tahun 2018. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ethiopia Mulai Operasi Militer di Tigray
Dunia
Ethiopia Mulai Operasi Militer di Tigray

Kebijaksaan itu diambil setelah adanya aksi serangan terhadap tentara federal yang diduga dilakukan oleh pasukan bersenjata dari daerah tersebut.

Bamsoet Minta Pemerintah Perluas Jalur Khusus Bersepeda
Indonesia
Bamsoet Minta Pemerintah Perluas Jalur Khusus Bersepeda

Banyak sekali manfaat yang bisa didapat dengan bersepeda

Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Bagi Korporasi Belum Terserap
Indonesia
Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Bagi Korporasi Belum Terserap

Pada tahun ini, total pagu anggaran untuk penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional mencapai Rp695,2 triliun.

Pemerintah Diminta Bekukan Aset Djoko Tjandra di Indonesia
Indonesia
Pemerintah Diminta Bekukan Aset Djoko Tjandra di Indonesia

Hal ini lantaran Djoko Tjandra telah melakukan perbuatan melawan hukum, setidaknya dengan masuk ke Indonesia secara ilegal.

Pembantaian Satu Keluarga di Sigi Bukti Negara Tak Hadir Melindungi Warga
Indonesia
Pembantaian Satu Keluarga di Sigi Bukti Negara Tak Hadir Melindungi Warga

"Kelompok MIT ini sudah beberapa kali melakukan aksi teror dengan memenggal kepala orang yang dianggap sebagai musuh," jelas Stanislaus

Jokowi Hadiri KTT G20 Secara Virtual
Indonesia
Jokowi Hadiri KTT G20 Secara Virtual

Presiden Joko Widodo menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 secara virtual melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/11).

Operasi Pencarian Korban Sriwijaya Air Resmi Dihentikan
Indonesia
Operasi Pencarian Korban Sriwijaya Air Resmi Dihentikan

Ia mengapresiasi tim gabungan yang telah menjalankan upaya pencarian

43 Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air Terindentifikasi
Indonesia
43 Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air Terindentifikasi

"Total korban yang sudah teridentifikasi sampai hari ini sejumlah 43 jenazah," ucap Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati, Brigjen Asep Hendradiana,

Vaksin Nusantara Ternyata Produksi AS dan Diuji Coba di Indonesia
Indonesia
Vaksin Nusantara Ternyata Produksi AS dan Diuji Coba di Indonesia

Satgas COVID-19 angkat bicara terkait Vaksin Nusantara besutan mantan Menkes Terawan Agus Putranto.

Anak Buah Anies Akui Banyak Warga Lawan Arus di Flyover Tapal Kuda
Indonesia
Anak Buah Anies Akui Banyak Warga Lawan Arus di Flyover Tapal Kuda

Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengakui masih banyak warga ibu kota yang belum sadar berlalu lintas di Flyover Tapal Kuda, Jakarta Selatan dengan melawan arus.