Boeing 747 Maskapai Ini 'Pensiun' Dikenal dengan nama "Queen of the Skies". (Foto Unsplash/Isaac Struna)

MASKAPAI British Airways mengumumkan pesawat “Queen of the Skies” Boeing 747 mereka telah melakukan penerbangan terakhir.

Maskapai ini awalnya tadinya ingin menghentikan pengoperasian Boeing 747 pada 2024. Namun akibat pandemi COVID-19, beban keuangan sangat dirasakan. Akibatnya pesawat bertingkat ini kemungkinan besar harus mengakhiri masa baktinya.

Baca juga:

Boeing 737 Max Lakukan Uji Terbang

1
Banyak maskapai yang lebih dulu mengakhiri penggunaan. (Foto: Unsplash/John Bowe)

"Meskipun berat, ini adalah hal paling logis untuk kami usulkan," kata Ketua dan CEO British Airways Alex Cruz dalam sebuah pernyataan yang dirilis Jumat.

Ketika maskapai ini berupaya mencapai nol emisi bersih pada 2050, 747 pesawat yang "haus bahan bakar" perlahan-lahan telah dihapus. Semata-mata demi peremajaan pesawat baru seperti Airbus A350 dan Boeing 787. Kedua pesawat itu memiliki keunggulan 25 persen lebih efisien bahan bakar dibandingkan Boeing 747.

"Begitu banyak orang, termasuk ribuan kolega kami di masa lalu dan sekarang, telah menghabiskan waktu berjam-jam di dan bersama pesawat-pesawat indah ini," terang Cruz.

Baca juga:

Jet Pribadi Terbaru Boeing 737 Menawarkan Interior Ala Pesawat Angkasa Luar

2
Membutuhkan banyak bahan bakar. (Foto: Unsplash/Francois Van)

British Airways mengoperasikan penerbangan Boeing 747 pertamanya dari London ke New York pada 1971. Ini merupakan pesawat pertama yang diberi nama "jumbo jet" dan selama bertahun-tahun merupakan simbol penerbangan modern.

Akhir dari era jumbo jet telah diprediksi selama bertahun-tahun. Bahkan sebelum pandemi COVID-19. Perusahaan penerbangan telah berpaling dari jet jumbo dan memilih pesawat berbadan ramping yang lebih hemat bahan bakar.

Bloomberg melaporkan Boeing akan menghentikan produksi 747 pada 2022. Airbus double-decker A380 yang sejenis Boeing 747 akan menghentikan produksinya pada 2021.

2017 lalu United Airlines pensiunkan pesawat Boeing 747 terakhirnya dengan royal-send-off. Ini adalah salah satu dari 747 terakhir yang terbang untuk maskapai penerbangan AS. (lgi)

Baca juga:

Jet Kargo Terbesar Boeing Terbang Perdana Memerangi COVID-19

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Leonard G.I

LAINNYA DARI MERAH PUTIH