Bocah Kecil Merauke Temukan Bom Peninggalan Perang Dunia II Polisi sedang mengamankan Bom Perang Dunia II. (Antaranews)

MerahPutih.com - Seorang anak kecil di Distrik Bokem, Kabupaten Merauke, Papua pada Kamis (26/9) sore menemukan bom bekas peninggalan Perang Dunia ke-II ketika sedang bermain.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan penemuan bom tersebut kemudian dilaporkan oleh saksi bernama Stevanus Balaigaze ke markas Polres Merauke.

Baca Juga:

Petani Aceh Temukan Bom Sisa Konflik

"Berdasarkan keterangan dari saksi Stevanus Balagaize, bahwa pada saat itu dia sedang mencari ikan. Kemudian bom itu tidak sengaja dilihat oleh keponakannya pada saat bermain," sebut dia.

Ilustrasi bom. (foto: screenshot humansandalimentation)
Ilustrasi bom. (foto: screenshot humansandalimentation)

Keponakannya itu melihat adanya besi tua yang tertancap di dalam tanah sehingga memberitahukan hal tersebut kepada saksi.

"Saksi yang menerima laporan tersebut segera melihat dan memeriksa namun saksi mencurigai bahwa itu bukanlah besi tua melainkan bom bekas Perang Dunia ke II. Setelah itu, saksi melaporkan penemuan tersebut ke markas Polres Merauke," jelasnya.

Mapolres Merauke setelah menerima laporan, kata dia, langsung berkordinasi dengan Satuan Brimob Polda Papua Batalyon E Pelopor guna mengamankan bom yang didapati salah seorang warga di Bokem.

Baca Juga:

Mengulik Sejarah Singkat Asal Usul Bom Molotov

"Saat tiba di TKP, personel Sat Brimob Polda Papua Batalyon E langsung mengamankan bom yang ditemukan oleh warga tersebut sesuai dengan SOP yang ada di Kepolisian. Bom tersebut kemudian diamankan di Mako Brimob Batalyon E Polda Papua," terangnya.

Menurut Kamal jenis bom yang ditemukan itu merupakan jenis torpedo dengan panjang 1 Meter dengan diameter 36 cm yang merupakan peninggalan perang dunia II.

"Meskipun bom itu terlihat tidak terlihat aktif akan tetapi sangat berbahaya bagi keselamatan, karena sewaktu-waktu bisa saja meledak. Makanya perlu diamankan secepat mungkin dengan prosedur Kepolisian yang ada. Dihimbau kepada seluruh masyarakat apabila menemukan bom atau sejenisnya segeralah melaporkan kepada pihak Kepolisian untuk diamankan," lanjutnya. (*)

Baca Juga:

Warga Sukabumi Dihebohkan oleh Benda Mencurigakan yang Diduga Bom

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KM Karya Indah Terbakar di Laut Malut, 181 Penumpang Dievakuasi
Indonesia
KM Karya Indah Terbakar di Laut Malut, 181 Penumpang Dievakuasi

Kapal penumpang KM Karya Indah terbakar di perairan Pulau Mangoli, Maluku Utara (Malut). 181 penumpang dievakuasi tim gabungan Rescue Unit Siaga SAR Sanana.

Pemprov DKI Upayakan Tuntutan Buruh UMP 2022 Naik
Indonesia
Pemprov DKI Upayakan Tuntutan Buruh UMP 2022 Naik

Pemprov DKI Jakarta masih mengupayakan mencari jalan tengah soal usulan kenaikan Upah Minimim Provinsi (UMP) DKI tahun 2022.

Meninggal, Walkot Bandung Oded M. Danial Terindikasi Serangan Jantung
Indonesia
Meninggal, Walkot Bandung Oded M. Danial Terindikasi Serangan Jantung

Walau sudah jadi Politisi, satu kegiatan yang tetap dilakukan adalah menjadi imam salat Jumat di masjid-masjid yang ada di Kota Bandung.

Pemerintah Terapkan Tarif Progresif Produksi Batu Bara
Indonesia
Pemerintah Terapkan Tarif Progresif Produksi Batu Bara

Pemerintah mengatur besaran tarif PNBP produksi batu bara secara progresif mengikuti kisaran Harga Batubara Acuan (HBA) bagi pemegang IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian.

Telkomsel dan Indihome Bikin Kinerja PT Telkom Tokcer
Indonesia
Telkomsel dan Indihome Bikin Kinerja PT Telkom Tokcer

Telkom akan terus mempercepat transformasi dan penataan portofolio demi value creation yang optimal bagi TelkomGroup.

Korting Hukuman Edhy Prabowo, Jubir MA: Dia Sudah Memberi Harapan ke Nelayan
Indonesia
Korting Hukuman Edhy Prabowo, Jubir MA: Dia Sudah Memberi Harapan ke Nelayan

Mahkamah Agung (MA) memberikan penjelasan terkait alasan yang menjadi pertimbangan mengkorting hukuman mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

RJ Lino Divonis 4 Tahun Penjara
Indonesia
RJ Lino Divonis 4 Tahun Penjara

RJ Lino divonis empat tahun penjara dan denda sebesar Rp 500 juta subsidair enam bulan kurungan.

IDI Minta Pemerintah Berikan Vaksin Ketiga Bagi Nakes
Indonesia
IDI Minta Pemerintah Berikan Vaksin Ketiga Bagi Nakes

Wakil Ketua Umum PB IDI, Slamet Budiarto mengatakan permintaan ini bukan tanpa alasan. Pemberian vaksin bertujuan untuk melindungi keselamatan para nakes sebagai garda terdepan penanganan COVID-19.

Satgas BLBI Pasang Plang Pengamanan Aset eks BPPN di Jakarta
Indonesia
Satgas BLBI Pasang Plang Pengamanan Aset eks BPPN di Jakarta

Setelah penguasaan ini, pemerintah akan melakukan pengelolaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua DPD Minta Penanganan Limbah Medis Tak Dianggap Sepele
Indonesia
Ketua DPD Minta Penanganan Limbah Medis Tak Dianggap Sepele

Limbah itu antara lain berupa pakaian medis, sarung tangan, face shield, Hazmat