Bocah 7 Tahun di Sukoharjo Tewas Penuh Luka Lebam, Diduga Dianiaya Kakak Angkatnya Warga mendatangi rumah korban berinisial HF (7) warga Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (12/4). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Bocah perempuan berinisial UF (7) warga Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang ditemukan tewas di rumah orang tua angkatnya, Selasa (12/4) malam.

Korban tewas dalam kondisi luka lebam di sekujur tubuhnya. Pelaku penganiayaan diduga dilakukan oleh kakak angkatnya. Kasus tersebut membuat geger warga setempat dengan mendatangi rumah korban.

Baca Juga

Hampir Saja Tewas, Headset Tahan Peluru Nyasar

Kapolsek Kartasura, AKP Mulyanta membenarkan adanya kasus tersebut. Ia membeberkan kasus ini bermula dari munculnya kecurigaan warga terhadap korban yang meninggal dunia tidak wajar.

"Jadi itu kejadiannya di kediaman orangtua angkatnya di wilayah Kelurahan Ngabeyan, Kartasura. Warga yang curiga lapor polisi," ujar Mulyanta, Selasa (12/4).

Dikatakannya, usai menerima laporan itu langsung mendatangi rumah lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi sudah mendapati HF (7) dalam kondisi tidak bernyawa dengan kondisi luka lebam di sekujur tubuhnya.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan anggota Satreskrim Polsek Kartasura mencurigai adanya dugaan pembunuhan," katanya.

Ia mengamankan salah satu orang yang ada di rumah tersebut. Sementara jenazah korban dibawa ke RSUD dr Moewardi Solo untuk dilakukan autopsi

"Terduga pelaku kami amankan ke Mapolsek Kartasura untuk dimintai keterangan. Kita juga sedang mencari tahu saksi-saksi untuk dimintai keterangan," katanya.

Baca Juga

Gubernur Sevastopol Klaim Tewaskan Panglima Armada Laut Hitam Rusia

Disinggung mengenai penyebab dugaan meninggalnya bocah tersebut, dia pun menjelaskan bahwa pelaku berinisial J (20) merupakan kakak angkat korban merasa jengkel dengan anak tersebut karena sering mencuri uang. Bocah tersebut merupakan anak yatim piatu.

“Dugaan awal karena selalu jengkel dengan perilaku anak (UF) tersebut karena orang tuanya sudah nggak ada sering mencuri uang. Karena merasa jengkel terus dianiaya oleh kakak angkatnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan Barang bukti yang berhasil diamankan dari kediaman pelaku di antaranya pemukul kasur, kasur, potongan bambu dan tali rafia. Menurutnya, pelaku menyiksa korban dengan mengikat kedua tangannya dengan tali rafia.

"Penganiayaan diduga dilakukan tidak hanya satu dua kali saja, tetapi berulang kali," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Puing Pesawat China Eastern Airlines Ditemukan, Pers Yakin Semua Penumpang Tewas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penghapusan Antigen dan PCR sebagai Syarat Perjalanan Tunggu SE Satgas COVID-19
Indonesia
Penghapusan Antigen dan PCR sebagai Syarat Perjalanan Tunggu SE Satgas COVID-19

Ia menjelaskan hingga saat ini syarat perjalanan dalam negeri dan internasional, Kemenhub selalu merujuk pada Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Hadiri Sidang Perdana Kasus Narkoba
Indonesia
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Hadiri Sidang Perdana Kasus Narkoba

Keduanya menghadiri sidang perdana atas perbuatan dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Kapasitas Produksi Obat Terapi COVID-19 Diperbesar
Indonesia
Kapasitas Produksi Obat Terapi COVID-19 Diperbesar

Pada awal Agustus, beberapa obat-obatan yang sering dicari masyarakat, misalnya Azithromycin, Oseltamivir, maupun Favipiravir sudah bisa masuk ke pasar secara lebih signifikan.

Penggunaan Digital Payment Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jakarta
Indonesia
Penggunaan Digital Payment Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Peluang menggunakan digital payment bagi para pelaku usaha termasuk sektor UMKM membawa dampak pertumbuhan ekonomi di ibu kota.

Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Bening Lobster di Cilacap
Indonesia
Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Bening Lobster di Cilacap

Polda Jawa Tengah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster di Kabupaten Cilacap. Dari kejadian tersebut polisi mengamankan barang bukti benih bening lobster 9.320 ekor.

[HOAKS atau FAKTA]: Konvoi Motor Larangan Mendukung Anies Baswedan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Konvoi Motor Larangan Mendukung Anies Baswedan

Akun Twitter pengacara @ruhutsitompul mengunggah foto konvoi motor yang dilakukan dengan memakai baju bertuliskan “HARAM dukung Anies Baswedan”.

Menkominfo Sebut Mudik dan Lebaran Momentum Pengakhiran Pandemi COVID-19
Indonesia
Menkominfo Sebut Mudik dan Lebaran Momentum Pengakhiran Pandemi COVID-19

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan pelaksanaan mudik dan Lebaran merupakan momentum pengakhiran pandemi COVID-19.

DPR Gelar Paripurna Pergantian Azis Syamsuddin
Indonesia
DPR Gelar Paripurna Pergantian Azis Syamsuddin

Pimpinan DPR juga telah menerima langsung surat dari Ketua Umum Partai Golkar yang mengusulkan nama pimpinan DPR RI yang akan menggantikan Azis Syamsuddin.

Para Kiai Sepuh Datangi Muktamar NU, Ingin Jaga Marwah Rais Aam
Indonesia
Para Kiai Sepuh Datangi Muktamar NU, Ingin Jaga Marwah Rais Aam

Para kiai sepuh ini sebagian akan tergabung dalam tim AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi) yang akan bermusyawarah menentukan siapa Rais Aam yang akan dipilih

Koalisi Bentukan PKB dan PKS Masih Menjajaki Dukungan Partai Lain
Indonesia
Koalisi Bentukan PKB dan PKS Masih Menjajaki Dukungan Partai Lain

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merespons dengan santai soal langkah PKB yang menjajaki koalisi dengan Gerindra.