BNPT Sebut Wilayah Cirebon Rawan Terorisme Ilustrasi Teroris. (Foto: Pixabay)

MerahPutih.com - Wilayah Cirebon, Jawa Barat, termasuk rawan terorisme sehingga perlu ada penguatan kapasitas dan kompetensi personel TNI/Polri serta instansi terkait. Hal itu disampaikan Direktur Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Polisi Wawan Ridwan.

"Cirebon sebuah kota tua di Indonesia yang masyarakatnya memiliki kerukunan dan toleransi luar biasa. Namun faktanya aksi terorisme pernah terjadi," ucapnya di Cirebon, Rabu (22/6)

Baca Juga

Temuan Bahan Peledak di Asia Afrika Bandung Belum Dipastikan Terkait Terorisme

Wawan melanjutkan, wilayah Cirebon yang terdiri atas Kabupaten/Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan, merupakan daerah yang rawan akan tindak terorisme.

Hal itu terbukti dari beberapa aksi teror dan penangkapan terduga teroris di Cirebon. Bahkan, tahun 2017 ada penangkapan terduga teroris berinisial IM setelah berencana melakukan penyerangan terhadap Presiden Joko Widodo di Bandara Cakrabhuwana Cirebon.

Oleh karena itu, kata Wawan, BNPT mengadakan kegiatan penguatan kapasitas dan kompetensi personel TNI/Polri dan instansi terkait guna mendukung penanggulangan terorisme di wilayah Cirebon.

"Menyadari potensi ancaman dan tantangan pada masa akan datang, BNPT merespons dengan penguatan kapasitas dan kompetensi kepada TNI/Polri dan instansi terkait," katanya

Baca Juga

BNPT Usulkan Standar Keadilan Internasional Bagi Anak Korban Terorisme

Wawan menambahkan berdasarkan UU Nomor 5/2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, BNPT lebih khusus sebagai koordinator pencegahan dan penanggulangan terorisme.

"Besar harapan kami semoga melalui kegiatan ini bisa memberikan pemahaman terkait tren ancaman terorisme sehingga meningkat sinergi, wawasan, dan strateginya dalam penanggulangan terorisme," pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis menyatakan, pihaknya perlu mengembangkan program masyarakat sebagai informan upaya antisipasi dan penanggulangan terorisme.

Azis minta perangkat daerah terkait, seperti Kesbangpol, membangun jaringan agar masyarakat menjadi intelijen pemerintah. Bisa memberi informasi kepada pemerintah apabila ada hal yang dicurigai dan perlu ditangani.

"Karena semua persoalan ada di lingkungan masyarakat. Jadi, perlu peran aktif masyarakat. Misalnya menjadi sumber informasi untuk pemerintah, khususnya terkait penanggulangan terorisme," tutur Azis. (*)

Baca Juga

Polri Ungkap Modus Pencarian Dana Terorisme, dari Sumbangan Kemanusiaan hingga Pinjol

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kementerian Agama Cabut Izin Pesantren Shiddiqiyyah Jombang
Indonesia
Kementerian Agama Cabut Izin Pesantren Shiddiqiyyah Jombang

Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur, tersandung kasus dugaan pelecehan santri

Masa Kampaye Dipersingkat, Kampanye Digital Harus Diatur
Indonesia
Masa Kampaye Dipersingkat, Kampanye Digital Harus Diatur

Komisi II DPR sedang melakukan pendalaman terkait masa kampanye karena pembahasan tahapan Pemilu 2024 akan dilakukan setelah masa reses yaitu pertengahan Mei 2022.

PSI Sebut Pemprov DKI Ceroboh Potong Anggaran Labkesda Rp 41 Miliar
Indonesia
PSI Sebut Pemprov DKI Ceroboh Potong Anggaran Labkesda Rp 41 Miliar

Pemprov DKI dinilai terlalu ceroboh karena membuat keputusan hanya berdasarkan kondisi 1-2 bulan terakhir. Padahal, lonjakan kasus umumnya terjadi setelah adanya pelonggaran kegiatan masyarakat dan masa liburan panjang akhir tahun.

Politisi PDIP Ragukan Big Data 110 Juta Warga Ingin Pemilu Ditunda
Indonesia
Politisi PDIP Ragukan Big Data 110 Juta Warga Ingin Pemilu Ditunda

“Sumbernya big data atau “big mouth” sihhh ??. #LordBicaraPenundaan,” kata Masinton

Legislator PDIP Minta PTM Dihentikan Jika Terjadi Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
Legislator PDIP Minta PTM Dihentikan Jika Terjadi Lonjakan Kasus COVID-19

Kalau sesuatunya darurat atau suasananya mengharuskan untuk dilakukan online ya segera dilakukan online

Paspampres Latihan Beragam Skenario Penyelamatan Jokowi di Ukraina
Indonesia
Paspampres Latihan Beragam Skenario Penyelamatan Jokowi di Ukraina

Jokowi direncanakan akan berkunjung ke Ukraina dan Rusia akhir Juni 2022 mendatang.

Langgar Prokes PPKM Level 3, Pol PP Tutup Kafe Holywings Kemang Selama 3 Hari
Indonesia
Langgar Prokes PPKM Level 3, Pol PP Tutup Kafe Holywings Kemang Selama 3 Hari

Sanksi Pembekuan Izin Usaha sesuai Perda nomor 2 tahun 2020 dan Pergub nomor 3 tahun 2021 akan diberlakukan kepada manajemen Holywings apabila kembali ditemukan melakukan pelanggaran ketentuan usaha di masa pandemi.

Dua Bus Tabrakan di Purworejo, 1 Orang Meninggal Dunia
Indonesia
Dua Bus Tabrakan di Purworejo, 1 Orang Meninggal Dunia

Terjadi peristiwa tabrakan antara bus Murni Jaya bernomor polisi A 7790 KL dengan bus Efisiensi dengan nomor polisi AA 7023 OD di Jalan Purworejo-Yogyakarta tepatnya di Desa Jenar Wetan, Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis. Kejadian tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia. Dia adalah pengemudi bus Murni Jaya atas nama Slamet Heru Subagyo. Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sedangkan pengemudi bus Efisiensi atas nama Rudi Ruspendi mengalami luka berat

Wisma Atlet Di-Lockdown, Jumlah Pasien COVID-19 Terus Meningkat
Indonesia
Wisma Atlet Di-Lockdown, Jumlah Pasien COVID-19 Terus Meningkat

Data per Selasa (21/12), jumlah pasien bertambah lagi satu orang. Sehingga, total pasien yang dirawat 241 orang terdiri dari 100 pria dan 141 wanita.

Dari Dalam Lapas, Salah Satu Napi Masih 'Chatting' dengan Keluarga Sebelum Kebakaran
Indonesia
Dari Dalam Lapas, Salah Satu Napi Masih 'Chatting' dengan Keluarga Sebelum Kebakaran

Kepolisian harus menyelidiki kemungkinan adanya unsur kelalaian