BNPT Minta Hindari Politisasi Agama saat Pemilu 2024 Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar. (Foto: MP/Joseph Kanugrahan)

MerahPutih.com - Tahapan Pemilu 2024 telah dimulai. KPU tengah membuka masa pendaftaran parpol peserta Pemilu 2024 hingga 14 Agustus. Pada saat yang sama, KPU melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas-berkas yang telah diserahkan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar mengingatkan agar masyarakat tetap mengacu pada politik kebangsaan yang berdasar pada konstitusi negara jelang Pemilu 2024. Menurut dia, politik kebangsaan bertujuan agar eskalasi peningkatan politisasi agama, politik identitas, dan polarisasi bisa dihindari.

Baca Juga:

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Bakal Daftar Peserta Pemilu ke KPU Secara Bersamaan

“Apa pun pilihan kita, apa pun yang menjadi hak politik setiap warga individu masyarakat tentunya harus dihormati, memiliki hak yang sama,” kata Boy saat acara BNPT di Jakarta, Selasa (2/8).

Semangat persatuan dan kesatuan, lanjut Boy, penting agar masyarakat tidak mengedepankan perbedaan yang bisa menimbulkan disintegrasi sosial.

Boy meminta seluruh tokoh-tokoh politik ikut bersatu dan menggaungkan nilai persatuan guna membentuk iklim demokrasi yang mengacu pada ideologi bangsa.

“Jadi, jangan sampai nanti mengedepankan identitas-identitas tertentu yang justru malah bisa menimbulkan friksi,” jelas lulusan AKPOL 1988 ini.

Baca Juga:

Hadapi Pemilu, BNPT Gelar Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional

Boy mendesak agar seluruh tokoh masyarakat juga bersatu dan menggaungkan nilai persatuan guna membentuk iklim demokrasi yang mengacu pada ideologi bangsa.

“Demokrasi harus dilaksanakan dengan penuh kegembiraan, penuh dengan penghormatan terhadap hak politik masyarakat terhadap satu sama lainnya menjelang pemilu,” tutur Boy yang juga perwira tinggi Polri berpangkat Komjen ini.

Tujuan jangka panjangnya agar masyarakat tidak mengedepankan perbedaan yang bisa menimbulkan disintegrasi sosial.

"Ini agar kondisi sosial yang kondusif tetap terjaga," tutup mantan Kapolda Banten dan Papua ini. (Knu)

Baca Juga:

Bawaslu Terus Awasi Tahapan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tumben, PSI Apresiasi Kerja Anies Bangun Sekolah Net Zero Carbon
Indonesia
Tumben, PSI Apresiasi Kerja Anies Bangun Sekolah Net Zero Carbon

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mengapresiasi kerja Gubernur Anies Baswedan yang merevitalisasi sekolah negeri yang berkonsep net zero carbon di Jakarta.

UKM Menwa Didesak Dibubarkan, Rektor UNS Minta Mahasiswa Hormati Asas Praduga Tak Bersalah
Indonesia
UKM Menwa Didesak Dibubarkan, Rektor UNS Minta Mahasiswa Hormati Asas Praduga Tak Bersalah

Rektorat lebih menekankan tidak ada ruang kegiatan kampus yang mengarah pada kekerasan

Pembelajaran Tatap Muka di Tangerang Dihentikan
Indonesia
Pembelajaran Tatap Muka di Tangerang Dihentikan

Pemerintah Kota Tangerang kembali memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau online.

5.070 Orang Terinfeksi COVID-19 Dalam Sehari
Indonesia
5.070 Orang Terinfeksi COVID-19 Dalam Sehari

Penambahan kasus harian COVID-19 terus terjadi. Indonesia mencatat sebanyak 5.070 kasus baru COVID-19, Selasa (30/8).

3 Ribu Anak di Yogyakarta Disuntik Vaksin COVID-19 Setiap Hari
Indonesia
3 Ribu Anak di Yogyakarta Disuntik Vaksin COVID-19 Setiap Hari

Kota Yogyakarta memiliki komitmen untuk melakukan vaksinasi kepada seluruh siswa yang bersekolah di Kota Yogyakarta tanpa membedakan asal kependudukan.

Anies Diteriaki 'Presiden' Usai Salat Id, Ketum PAN Bilang 'Kita Doakan'
Indonesia
Anies Diteriaki 'Presiden' Usai Salat Id, Ketum PAN Bilang 'Kita Doakan'

Santer terdengar teriakan dari kerumunan warga, “Anies Presiden! Anies Presiden!”

Akui Kerap Beri Uang ke AKP Robin, Ini Dalih Eks Bupati Kukar Rita Widyasari
Indonesia
Akui Kerap Beri Uang ke AKP Robin, Ini Dalih Eks Bupati Kukar Rita Widyasari

Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengakui kerap memberikan uang kepada eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju. Ia berdalih memberikan uang total Rp 60,5 juta kepada Robin karena faktor kemanusiaan.

[HOAKS atau FAKTA]: Paspampres Donald Trump Pakai Tangan Palsu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Paspampres Donald Trump Pakai Tangan Palsu

Video tersebut juga disertai dengan narasi yang menyatakan bahwa salah satu anggota paspamres yang berada di sebelah kiri Melania Trump memakai tangan palsu.

Fraksi Demokrat Usul Kapolri Listyo Diberhentikan Sementara
Indonesia
Fraksi Demokrat Usul Kapolri Listyo Diberhentikan Sementara

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman mengusulkan agar Kapolri Jenderal Listyo Sigot Prabowo diberhentikan sementara dari jabatannya.

Jadi Mangkunegoro X, GPH Bhre Tak Bisa Berziarah Lagi ke Makam Ayahnya
Indonesia
Jadi Mangkunegoro X, GPH Bhre Tak Bisa Berziarah Lagi ke Makam Ayahnya

Puro Mangkunegaran akhirnya menunjuk GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo sebagai KGPAA Mangkunegoro X.