BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang di Sentani Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho

MerahPutih.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan penyebab adanya banjir bandang di Sentani di Kabupaten Jayapura, Papua, karena curah hujan yang besar.

Selain itu, adapula kerusakan hutan di Gunung Cycloop menjadi faktor yang memperparah terjadinya banjir bandang.

Dia mengatakan banjir bandang yang terjadi di Jayapura disebabkan karen berkurangnya pohon penyanggah curah hujan. Pohon yang berkurang tidak dapat menahan banjir sehingga langsung menerjang pemukiman warga.

"Jadi para warga ini menebang pohon untuk kayu bakar dan pembukaan perkebunan liar, pembuatan perumahan," kata Sutopo di kantornya, Jakarta Timur, Minggu, (17/3)

Dia menjelaskan curah hujan hujan yang berlangsung selama 8 jam terus menerus mengakibatkan Banjir bandang di Sentani. BNPB mencatat setidaknya hingga hari Minggu, 17 Maret 2019 sekitar pukul 15.00 WIB, 58 orang tewas akibat banjir bandang yang menerjang Sentani di Kabupaten Jayapura, Papua.

Dari 58 orang yang meninggal dunia, 39 jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua, 7 jenazah di RS Marthin Indey, dan 5 jenazah di RS Yowari.

"Sedangkan tujuh jenazah lainnya berada di rumah sakit di Kota Jayapura," ujar Sutopo.

Dia mengatakan, sebelumnya BNPB telah mengirimkan sebanyak 2000 bibit pohon untuk ditanam di kawasan Gunung Cycloop sejak 2018. Selain itu juga telah memperingatkan Pemerintah Daerah Jayapura agar berhati-hati dengan ancaman banjir bandang.

Sutopo mengatakan, berdasarkan data terakhirnya, tidak ada pohon di gunung Cycloop menjadi faktor bencana. Walupun selain itu, faktor alam turut memperparah bencana.

"Hujan sangat ekstrem, kecepatannya mencapai 235,1 milimeter/jam," jelasnya.

Banjir bandang di Papua. Foto: Twitter

Adapun korban luka-luka sebanyak 74 orang dan sudah dirujuk ke PKM Sentani, RS Bhayangkari, dan RS Yowari. Sementara 4.150 warga mengungsi ke enam titik yakni Komplek Gajah Mada, Rumah Bupati Jayapura, Bintang Timur, HIS Sentani, Kantor Bupati Jayapura, dan Doyo.

Atas kejadian tersebut, Kepala BNPB Doni Monardo telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo dampak bencana dan penanganan bencana banjir bandang di Sentani. Doni bersama unsur dari Kementerian/Lembaga hari ini berangkat ke Sentani untuk memberikan pendampingan dan bantuan kepada Pemerintah Daerah Jayapura dan Papua. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH