BNPB Siagakan Hampir 6 Ribu Personil Tangani Karhutla di Riau Ilustrasi karhutla. (ANTARA FOTO/Rahmad)

Merahputih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiagakan 5.809 personel untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Riau.

"Untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan tersebut disiagakan personel sebanyak 5.809 orang," ujar Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Agus Wibowo, Minggu (15/9).

Baca Juga:

Asap Kebakaran Lahan dan Hutan Mulai Cemari Udara di Pekanbaru

Ribuan personil itu terdiri dari 2.200 anggota Korem 031/WB, 117 personel Lanud RSN, 2.200 aparat Polda Riau, 31 anggota Lanal Dumai, 300 petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah, 200 petugas Dinas Pemadam Kebakaran, 109 personel Polisi Kehutanan, 210 anggota Manggala Agni, 292 anggota Masyarakat Peduli Api, 150 petugas perusahaan, dan tambahan 450 personel dari Mabes TNI siaga menanggulangi karhutla di Riau.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau (Antaranews)

Selain itu, Agus mengatakan, disiapkan enam helikopter untuk pengeboman air, dua pesawat pendukung penerapan teknologi modifikasi cuaca (TMC) (Cassa 212-200 kapasitas satu ton dan CN 295 kapsitas 2,4 ton), dan tiga helikopter untuk patroli udara.

"Sedang disiapkan tambahan pesawat Hercules dengan kapasitas lima ton untuk operasi TMC yang direncanakan tiba Senin besok. Penambahan pesawat TMC ini karena prediksi BMKG akan ada pertumbuhan awan potensial buat hujan buatan dalam beberapa hari ke depan," jelas dia.

Baca Juga:

Pekanbaru Dikepung Asap Karhutla, Jarak Pandang Cuma 3 Km

Minggu ini, kata dia, terdeteksi 27 titik api di Riau. Kota Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau, masih diselimuti asap tipis dengan jarak pandang satu kilometer pukul 07.00 WIB dan 2,2 km pada pukul 10.00 WIB.

"Beberapa titik api yang dipadamkan kemarin antara lain di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan dan akan dilanjutkan pemadaman pada hari ini. Kualitas udara berdasar pengukuran PM10 pada pukul 07.00 sampai 10.00 WIB berada pada kisaran 182 sampai 201 ugram/m3 atau tidak sehat," tutup Agus Wibowo. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH