BNPB Kembali Kirim Bantuan Penanganan Darurat di NTT Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meninjau daerah terdampak banjir bandang di Desa Waimatan, Kab. Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa (6/4). ANTARA/HO-BNPB

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan pendistribusian bantuan untuk meringankan beban warga terdampak bencana Siklon Tropis Seroja yang melanda beberapa wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4), pukul 01.00 WITA.

Adapun bantuan tersebut dikirimkan melalui beberapa tahap. Tahap pertama berupa 15 paket lauk pauk, 30 paket makanan siap saji, 30 paket makanan tambah gizi, 280 lembar selimut, 600 lembar sarung, 1.000 lembar masker kain, dan 1.000 lembar masker medis.

Baca Juga

Dapur Umum dan Gudang Logistik Ditempatkan di Semua Titik Bencana Alam NTT

"Bantuan tersebut ditujukan untuk korban terdampak di Desa Wayburak, Kecamatan Waywerang Adonara Timur dan Desa Nelelamadiken, Kecamatan Ileboleng Kabupaten Flores Timur dengan cara diangkut menggunakan kapal motor antar pulau," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Rabu (7/4).

Selain itu, terdapat pula bantuan berupa alat rapid test antigen sebanyak 2.250 yang didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur.

Selanjutnya bantuan tahap kedua ditujukan untuk korban di Desa Nelamadiken, Kecamatan Ile Boleng dan Desa Waiburak, Kelurahan Waiwerang Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur berupa; 987 paket lauk pauk, 972 paket makanan siap saji, 972 paket makanan tambah gizi, 2.720 lembar selimut dan 1.400 lembar sarung.

"Bantuan tahap kedua ini juga menyertakan sebanyak 7.750 alat rapid test antigen yang didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur," ujarnya.

Warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi rawan longsor mulai mengungsi di Kota Kupang, NTT, Senin (25/01/2021). (Antara Foto/Kornelis Kaha)
Warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi rawan longsor mulai mengungsi di Kota Kupang, NTT, Senin (25/01/2021). (Antara Foto/Kornelis Kaha)

Sementara itu, bantuan dari berbagai pihak juga didistribusikan melalui udara antara lain dengan menggunakan pesawat cargo melalui bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju Bandara Larantuka, NTT, dengan estimasi tiba pada hari ini, Rabu (7/4) pukul 08.00 pagi waktu Larantuka.

Adapun bantuan yang diangkut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI berupa 100.000 buah APD, 100.000 lembar masker bedah, 100.000 lembar masker anak, 5.000 lembar masker N95, dan 100.000 lembar masker kain.

"Terdapat pula bantuan dari BNPB berupa; 360 paket lauk pauk, 360 paket makanan siap saji, 360 paket makaan tambah gizi, dan 10.000 alat rapid antigen,"kata Raditya.

Sementara itu, dari Surabaya dengan menggunakan pesawat kargo, tambahan bantuan 6 set tenda keluarga serta bantuan dari Kementerian Sosial diberangkatkan menuju Kupang, NTT. Pesawat kargo ini diperkirakan akan tiba pada Rabu (7/4), pukul 08.00 waktu Kupang.

Baca Juga

PMI Solo Kirim Tenaga Medis Bantu Warga Korban Banjir Bandang di NTT

Melalui Bandar Udara Soekarno – Hatta, Tangerang, Banten akan diberangkatkan juga bantuan dengan menggunakan pesawat kargo Myindo menuju Kupang, NTT dengan estimasi tiba pada Rabu (7/4) pukul 15.00 waktu Kupang.

"Bantuan yang diangkut merupakan bantuan dari BNPB berupa 295 buah kasur lipat, 5.000 lembar selimut, 20.000 alat test antigen, 5.040 buah pembalut wanita, 260 paket perlengkapan bayi, 12 set tenda pengungsi, 642 paket lauk pauk, 408 paket makanan siap saji, 408 paket makanan tambah gizi, 50.000 lembar masker kain, 100.000 lembar masker medis dan 50.000 lembar kain anak," tutup Raditya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dituding Politik Uang dan Anak PKI, Gibran: Saya Fokus Blusukan
Indonesia
Dituding Politik Uang dan Anak PKI, Gibran: Saya Fokus Blusukan

Gibran Rakabuming dan Teguh Prakoso mendapatkan hujatan dari netizen yang menuding putra sulung Presiden Jokowi telah melakukan money politic saat kampanye di Solo.

5 Produk Hukum di Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf Dinilai Kontroversi
Indonesia
5 Produk Hukum di Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf Dinilai Kontroversi

Lima produk hukum tersebut dicurigai sarat akan kepentingan elit politik dan elit di sektor bisnis.

Ancol Siap Buka, Hanya Warga di Atas 12 Tahun Boleh Masuk
Indonesia
Ancol Siap Buka, Hanya Warga di Atas 12 Tahun Boleh Masuk

Taman Impian Jaya Ancol yang berada di Jakarta Utara bersiap untuk melaksanakan uji coba pembukaan kawasan rekreasi.

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Daerah Ini
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Daerah Ini

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai gelombang tinggi 2,5-4 meter di Perairan Barat Aceh

Kementerian PUPR Minta Anggaran Rp13,6 Triliun Buat Padat Karya Tunai di 2022
Indonesia
Kementerian PUPR Minta Anggaran Rp13,6 Triliun Buat Padat Karya Tunai di 2022

Pada tahun ini, anggaran untuk Program PKT Kementerian PUPR sebesar Rp23,24 triliun.

Vaksinasi COVID-19 Anak di Kota Bandung Masih Rendah
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Anak di Kota Bandung Masih Rendah

Namun, vaksinasi untuk usia 12-17 tahun masih rendah dikarenakan vaksin masih terbatas.

Warga Sekitar Rumah Rizieq Tolak Disemprot Disinfektan, Kapolda Metro: Rugi Sendiri
Indonesia
Warga Sekitar Rumah Rizieq Tolak Disemprot Disinfektan, Kapolda Metro: Rugi Sendiri

Polisi menyemprotkan disinfektan di kawasan Rizieq murni urusan kemanusiaan

Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia
Indonesia
Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari pendakwah, Syekh Ali Jaber. Ia meninggal dunia pada Kamis (14/1) pagi WIB.

ICW Singgung Firli Bahuri Soal Penyebab Puluhan Pegawai KPK Mengundurkan Diri
Indonesia
ICW Singgung Firli Bahuri Soal Penyebab Puluhan Pegawai KPK Mengundurkan Diri

Indonesia Corruption Watch (ICW) membeberkan penyebab puluhan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundurkan diri.

Polisi Temukan Barang Bukti Sabu saat Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie
Indonesia
Polisi Temukan Barang Bukti Sabu saat Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

Artis Nia Ramadhani dan suaminya pengusaha Ardi Bakrie ditangkap polisi. Mereka diciduk atas dugaan kasus penyalahgunaan narkoba.