BNPB Catat 429 Orang Tewas dan Ribuan Fasilitas Umum Hancur Akibat Bencana Alam Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terjadi 2.524 kejadian bencana di Indonesia selama Januari-Agustus 2019. Akibat peristiwa ini 429 orang meninggal dunia dan hilang.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo menuturkan, diantara mereka ada juga yang menjadi korban hilang tak ditemukan akibat bencana alam.

Baca Juga:

Darurat, Asap Kebakaran Hutan di Wilayah Calon Ibu Kota Negara Sudah Sampai Malaysia

"(Korban) 27 orang hilang. Tercatat 1.474 fasilitas umum rusak," kata Agus kepada wartawan di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (30/8).

Agus menjelaskan, bencana alam juga mengakibatkan 1.640 orang mengalami luka-luka dan 3.464.347 mengungsi atau terdampak. Selain itu, 37.906 unit rumah rusak dengan berbagai macam tingkatan.

Agus Wibowo BNPB
Agus Wibowo BNPB (Foto: antaranews)

Agus mengungkapkan, lebih dari 98 bencana yang terjadi di Indonesia merupakan bencana hidrometeorologi.

Sedangkan pada Agustus, bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) banyak dilaporkan di Sumatera, Jawa dan Kalimantan dengan 345 kejadian.

"Bencana paling banyak menyebabkan korban jiwa pada bulan Agustus ini yaitu gempa bumi di Banten pada 2 Agustus 2019," katanya.

Baca Juga:

Gunung Tangkuban Parahu Waspada, Taman Wisata Ditutup Sementara

Tiga bencana teratas, yakni puting beliung 816 kejadian, banjir 647 kejadian, dan tanah longsor 614 kejadian. Total, 2.524 kejadian bencana alam.

Bencana yang paling banyak memakan korban jiwa ialah gempa bumi di Banten pada 2 Agustus 2019. Jumlah korban enam orang meninggal dan tiga orang luka-luka.

"Gempa bumi datang mendadak dan 70 persen orang meninggal karena gempa," tutup Agus Wibowo.(Knu)

Baca Juga:

Data Sementara Pasca Gempa, Belasan Rumah Rusak di Sejumlah Wilayah Terdampak



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH