BNPB: 58 Orang Dipastikan Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang Sentani Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. Foto: Net

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sekira 58 orang yang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang di Sentani, Papua.

"Sampe dengan sore ini tercacat korban meninggal 58 orang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Minggu (17/3).

Dari ke 58 orang itu meninggal diakibatkan terkena tanah longsor kemudian langsung diterjang banjir bandang.

"Jadi data 58 orang itu semua posisinya ada di rumah sakit yang meninggal, itu 51 korban meninggal di Kab Jayapura ada di RS Bhayangkara Polda Papua 39 orang, RS Martin Inde 7 orang, RS Marui 5 orang, sedangkan 7 lainnya di RS Kota Jayapura," ujarnya.

Menurut Sutopo. Korban akan terus bertambah pasalnya hingga saat ini petugas masih melakukam proses evakuasi masih berlanjut.

"Belum semua daerah terdampakp bencana belum dijangkau tim SAR gabungan, dari 9 kelurahan yang terdampak banjir bandang tadi, paling parah ada di kelurahan Bojonusowo, kelurahan Doyobaru, dan kekurahan Hinekome, diterjang banjir bandang dan ratusan rumah alami kerusakan. Data sementara di 3 kelurahan itu 300 rumah alami kerusaka,"

Sementara itu jumlah korban luka ada tercatat 74 orang luka dan pengungsi 4150 orang pengungsi yaitu di enam titik pengungsian.

"Pengungsi tadi berada distribusinya di enam titik tadi, 1450 ada di komplek perumahan Gajah Mada Slawi, seribu di rumah jabatan bapati jayapura itu di kemiri, 600 orang di komplek bpn bintang timur sentani, 700 oang disekolah Sentani, 200 orang di kantor Bupati Jayapura dan 200 orang di Golo, jadi jumlah pengungsi juga fluktuatif ada yg kembali ke rumah untuk lakukan perbaikan krna banjir sebagaian besad saat ini dah surut," tutupnya. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH