BNN Tetap Ingin Diskotek Golden Crown Ditutup Kapolri musnahkan Narkoba. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta kalah dalam kasus penutupan Diskotek Golden Crown di Pengadilan Tata Usaha Negara. Menanggapi putusan tersebut Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta sudah mengajukan banding ke PTUN Tinggi dan mendapat dukungan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari mengatakan, pihaknya siap memberikan bantuan hukum agar Diskotek Golden Crown kembali ditutup dengan mengirimkan rekomendasi baru penutupan Diskotek Golden Crown

"Kami siap menunjukkan bukti penyelidikan bahwa adanya transaksi peredaran dan pemakaian narkoba di dalam diskotek. Kalau diminta kita siap beri bantuan upaya hukum," ujarnya.

Baca Juga:

BNN telah melakukan razia pada Kamis (6/2/2020) saat dia memimpin langsung pemeriksaan 184 pengunjung Diskotek Golden Crown. Kala itu 107 pengunjung Diskotek Golden Crown ditanyakan positif mengkonsumsi narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan urine BNN.

Arman menuturkan, langkah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI menutup Golden Crown sudah tepat. Selama ini BNN sudah banyak mengungkap kasus peredaran narkoba di tempat hiburan yang jadi satu target para gembong memasarkan produknya.

Ilutrasi Narkoba
Ilustrasi Narkoba. (Foto: Antara)

"Kalau tempat hiburan malam yang jadi tempat peredaran narkoba tidak ditutup buat apa kami beri rekomendasi penutupan ke pemerintah daerah?," tuturnya.

Selasa (30/6/2020) PTUN memenangkan gugatan manajemen PT Mahkota Aman Sentosa selaku pengelola Golden Crown. Imbasnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) harus mengizinkan Golden Crown Crown kembali beroperasi.

"Mewajibkan tergugat mencabut Surat Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 19 Tahun 2020 tentang Pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata PT Mahkota Aman Sentosa, tertanggal 7 Februari 2020," bunyi keputusan tersebut. (Knu)

Baca Juga:

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Langgar PSBB, Sebanyak 210 Perusahaan Disegel Pemprov DKI
Indonesia
Langgar PSBB, Sebanyak 210 Perusahaan Disegel Pemprov DKI

Penyegelan ini dilakukan karena perusahaan tersebut memaksa beroperasi di kantor.

Khofifah Nilai Desain Uang RP75.000 Indonesia Banget
Indonesia
Khofifah Nilai Desain Uang RP75.000 Indonesia Banget

BI beberapa kali pernah menerbitkan uang edisi koleksi, seperti uang edisi khusus Seri 25 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Seri perjuangan Angkatan 45, Seri Save The Children, Seri Cagar Alam, dan seri lainnya.

Antisipasi Virus Corona, Menhub Budi Terus Pantau Pergerakan WN Tiongkok
Indonesia
Antisipasi Virus Corona, Menhub Budi Terus Pantau Pergerakan WN Tiongkok

"Jadi kemarin kami mengadakan koordinasi intensif dengan Menkes dan Menpar untuk mengidentifikasi bagaimana pergerakan mereka ke Tiongkok," katanya.

Safari Politik AHY tak Lepas dari Nafsu Politik Menuju 2024
Indonesia
Safari Politik AHY tak Lepas dari Nafsu Politik Menuju 2024

Wempy menjelaskan, kunjungan ini dalam rangka membangun komunikasi politik terkait dengan momentum yang terdekat yakni pilkada 9 Desember 2020.

Klaster Pendidikan Nongol di UU Cipta Kerja, PKB Ngaku Di Luar Dugaan
Indonesia
Klaster Pendidikan Nongol di UU Cipta Kerja, PKB Ngaku Di Luar Dugaan

UU Ciptaker menjadi jalan masuk kapitalisasi pendidikan. Hal itu jelas tampak dalam pasal 26 yang memasukkan entitas pendidikan sebagai sebuah kegiatan usaha.

 Rayakan Idulfitri di Tengah Pandemi Corona, Menag Yakin Umat Makin Sabar dan Bertakwa
Indonesia
Rayakan Idulfitri di Tengah Pandemi Corona, Menag Yakin Umat Makin Sabar dan Bertakwa

"Kita menjadi umat yang soleh, menjalankan tuntunan beribadah dan juga sekaligus memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap sesama," tutur Menag.

Diperiksa Soal 'Red Notice' Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte Diberondong 40 Pertanyaan
Indonesia
Pasca Disidak Risma, Tunawisma di Sudirman-Thamrin Dicari Anak Buah Anies
Indonesia
Pasca Disidak Risma, Tunawisma di Sudirman-Thamrin Dicari Anak Buah Anies

Riza mengaku bingung ada tunawisma di Jalan Protokol Jakarta

Pelajar Kakak Beradik Sumbangkan Uang Tabungan Selama Setahun untuk Penanganan COVID-19
Indonesia
Pelajar Kakak Beradik Sumbangkan Uang Tabungan Selama Setahun untuk Penanganan COVID-19

Banyak rumah sakit kekurangan alat pelindung diri (APD) dan warga kesulitan ekonomi.

Warga Usia di Bawah 45 Tahun Boleh Bekerja, PKS: Keputusan Berisiko
Indonesia
Warga Usia di Bawah 45 Tahun Boleh Bekerja, PKS: Keputusan Berisiko

Mardani berujar, bisa saja kebijakan ini malah memperluas penyebaran corona.