BNN Segera Temui PPATK Bahas Rekening Gendut Sindikat Narkoba Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu (Antara)

Merahputih.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) berencana menemui Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membahas temuan rekening gendung milik sindikat narkoba senilai Rp 120 triliun.

Kepala Humas BNN, Brigjen Sulistyo Pudjo menyebut pihaknya akan menelusuri kasus narkoba yang memiliki nilai transaksi triliunan rupiah tersebut.

"Kita menganggap yang disampaikan beliau di depan forum merupakan satu informasi yang harus ditindaklanjuti oleh BNN," kata Sulistyo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (9/10).

Baca Juga

Jadi Tersangka Kasus Narkoba, 2 WN Iran Terancam Hukuman Mati

Menurut Pujo, BNN ingin tahu alur transaksi uang sebanyak itu dari hasil bisnis narkoba atau tergabung dengan masalah lain. "Sebagai tindak lanjutnya, berkunjung langsung menemui beliau (Kepala PPATK, Dian Ediana Rae) untuk mencari tahu apa saja transaksinya, dari mana saja, dan pengirimannya ini terkait kasus yang mana, serta banyak hal lainnya," imbuhnya.

BNN siap memberikan tindakan tegas terhadap siapapun yang terlibat dalam transaksi narkotika dengan nilai triliunan rupiah tersebut.

Ilustrasi narkoba. Foto: Arek Socha/Pixabay
Ilustrasi narkoba. Foto: Arek Socha/Pixabay

"Akan dilakukan upaya penindakan sesuai dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," jelas mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat ini.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Dian Ediana Rae mengungkap pihaknya menemukan rekening jumbo dari transaksi keuangan sindikat narkoba senilai Rp 120 triliun. Transaksi ini diduga melibatkan 1.339 orang dan korporasi.

Baca Juga

Belajar dari Youtube, Coki Pardede Disebut Pakai Narkoba Lewat Dubur

Dian mengatakan jumlah itu terakumulasi selama periode lima tahun mulai 2016-2020, melalui hasil analisis dan pemeriksaan pihaknya.

"Kasus aliran dana sejumlah Rp120 triliun ini melibatkan angka pihak yang terlapor, kalau istilah kita itu, melibatkan sejumlah orang dan sejumlah korporasi. Jumlah total saja, dalam kesempatan ini, saya sebutkan 1.339 individu dan korporasi," kata dia dalam wawancara di Youtube PPATK, Rabu (6/10).

Menurut Dian, temuan angka tersebut tercatat bukan hanya perputaran uang dalam negeri, melainkan juga transaksi uang keluar-masuk dari luar negeri. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mahfud MD Sebut Penetapan Tersangka Ferdy Sambo Ibarat Bayi Lahir Sesar
Indonesia
Mahfud MD Sebut Penetapan Tersangka Ferdy Sambo Ibarat Bayi Lahir Sesar

Penanganan kasus ini seperti menangani ibu hamil yang mau melahirkan tetapi sulit untuk melahirkan dan terpaksa dilakukan operasi sesar.

Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Internasional Sesuai Standar WHO
Indonesia
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Internasional Sesuai Standar WHO

Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan sertifikat vaksin internasional sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Jutaan Kelas Menengah Indonesia Jatuh Miskin
Indonesia
Jutaan Kelas Menengah Indonesia Jatuh Miskin

Target kemiskinan dalam indikator pembangunan tahun 2023 mencapai sekitar 7,5 persen sampai 8,5 persen.

M Taufik Diisukan Pindah Partai, Ketua Fraksi Gerindra: Jangan Didoain
Indonesia
M Taufik Diisukan Pindah Partai, Ketua Fraksi Gerindra: Jangan Didoain

"Jangan didoain (M. Taufik) ke mana-mana dong, yakan. Masa ditanyain kemana, kemana," ucap Rani usai Rapat Paripurna di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (26/4).

Duet Ganjar-Erick Thohir Dinilai Pasangan Ideal di Pilpres 2024
Indonesia
Duet Ganjar-Erick Thohir Dinilai Pasangan Ideal di Pilpres 2024

Hanya ada tiga figur yang berpotensi kuat maju sebagai capres dan cawapres yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subanto, dan Anies Baswedan untuk capres.

Kapolri Perintahkan Bawahanya Fokus di Perkara Besar Bikin Resah Warga
Indonesia
Kapolri Perintahkan Bawahanya Fokus di Perkara Besar Bikin Resah Warga

sepanjang tahun 2021 lalu, Polri juga telah melakukan penindakan tegas terhadap kasus pinjaman online (pinjol) ilegal. Setidaknya, ada 89 perkara yang diungkap dengan 65 tersangka

Dispendukcapil Surabaya Resmi Catat Pernikahan Pasangan Beda Agama
Indonesia
Dispendukcapil Surabaya Resmi Catat Pernikahan Pasangan Beda Agama

Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Surabaya resmi mencatat pernikahan beda agama yang dilakukan pasangan suami istri pada 9 Juni lalu.

Seorang Mahasiswi Tewas Usai Mobil yang Dikendarainya Tabrak Trotoar
Indonesia
Seorang Mahasiswi Tewas Usai Mobil yang Dikendarainya Tabrak Trotoar

Karena kurang konsentrasi, kecepatan mobil meningkat hingga menabrak trotoar

Analisis Rusia Pertama Kunci Zona Mati Chernobyl: Rute Tercepat Kuasai Ibu Kota Ukraina
Dunia
Analisis Rusia Pertama Kunci Zona Mati Chernobyl: Rute Tercepat Kuasai Ibu Kota Ukraina

Wilayah Chernobyl menjadi jalur paling efektif untuk kebutuhan transportasi dan logistik pasukan darat Rusia.

Jika Terbukti Selewengkan Dana, Mahfud Minta ACT Diproses Hukum
Indonesia
Jika Terbukti Selewengkan Dana, Mahfud Minta ACT Diproses Hukum

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menilai, organisasi sosial ACT harus diproses hukum jika terbukti menyelewengkan dana kemanusiaan.