BNN dan Polda Metro Jaya Didorong Perkuat Pengetatan Jalur Udara dan Tempat Hiburan Malam, Target Utama Sindikat Narkoba

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
BNN dan Polda Metro Jaya Didorong Perkuat Pengetatan Jalur Udara dan Tempat Hiburan Malam, Target Utama Sindikat Narkoba

Ilustrasi: kartel narkoba di Kampung Bahari berhasil ditangkap BNN dan Brimob. Foto: Dok. Humas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, memberikan apresiasi tinggi atas langkah tegas Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam membongkar dan menyapu bersih sarang-sarang narkoba di wilayah rawan seperti Kampung Bahari hingga Kampung Ambon.

Menurut Rudianto, keberanian BNN di bawah pimpinan baru untuk menembus wilayah yang selama ini sulit dijangkau merupakan terobosan penting dan menunjukkan perubahan signifikan dalam pola penegakan hukum.

"Keberanian BNN di bawah kepemimpinan Pak Suyudi untuk menembus, membongkar, dan menyapu bersih wilayah-wilayah yang selama ini dikenal sebagai kampung narkoba layak diapresiasi. Ini langkah besar yang tidak mudah dilakukan selama bertahun-tahun," ujar Rudianto Lallo dalam keteranganya, Jumat (21/11).

Baca juga:

BNN dan Brimob Gerebek Kampung Bahari, 18 Kartel Narkoba Berhasil Ditangkap

Pengetatan Jalur Distribusi dan Pengawasan Tempat Hiburan

Selain memuji BNN, Komisi III DPR juga menyoroti pentingnya pengetatan pengawasan terhadap jalur distribusi narkoba yang masuk ke Ibu Kota. Rudianto secara spesifik menegaskan bahwa jalur udara masih menjadi potensi besar penyelundupan narkotika yang memerlukan kerja sama lebih kuat antara BNN, kepolisian, dan otoritas bandara untuk menutup ruang gerak sindikat.

"Jangan sampai penegakan hukum justru menekan pengguna yang sejatinya adalah korban. Yang harus digencarkan adalah penindakan terhadap kurir, jalur transportasi, dan sindikat pengedarnya," tegasnya.

Perhatian khusus juga diarahkan pada tempat-tempat hiburan malam. Rudianto berharap pengawasan terhadap lokasi-lokasi tersebut diperkuat secara berkala dan terpadu untuk menekan angka peredaran narkoba. Ia menilai, lokasi hiburan malam sering menjadi titik penyebaran narkoba secara masif karena lemahnya pengawasan.

Ketenangan Kapolda Metro Jaya dalam Unjuk Rasa

Rudianto juga menyinggung dinamika keamanan terkini di Jakarta. Ia mengapresiasi pendekatan humanis dan ketenangan yang ditunjukkan Kapolda Metro Jaya yang baru dalam menangani aksi unjuk rasa besar, yang terjadi hanya tiga hari setelah menjabat.

"Kami sangat menghargai langkah-langkah humanis yang diambil. Unjuk rasa itu dijamin undang-undang, tapi tetap harus sesuai aturan dan tidak boleh mengarah pada tindakan anarkis," jelasnya.

Baca juga:

BNN Bikin Jaringan Bandar Narkoba di Kampung Bahari Ketar-Ketir, Ternyata Ada Tangan Dingin Komjen Suyudi Ario Seto

Komisi III berharap kolaborasi BNN, Polda Metro Jaya, dan seluruh aparat penegak hukum semakin solid untuk memaksimalkan penanganan narkoba. Rudianto menekankan bahwa pemberantasan narkoba harus fokus pada sindikat dan jalurnya, serta tidak mengkriminalisasi korban.

"Fokusnya harus pada sindikat dan jalurnya. Kalau itu ditutup, penyebaran narkoba bisa ditekan secara signifikan," pungkas Rudianto Lallo.

#Bnn #Narkoba #Kasus Narkoba #Kartel Narkoba #Pesta Narkoba #Bandar Narkoba #Gembong Narkoba #Sindikat Narkoba #Peredaran Narkoba #Pencegahan Narkoba #Pemberantasan Narkoba #DPR #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Tabrakan truk tronton vs truk ringan patah as di depan DPR/MPR picu kemacetan panjang di Jalan Gatot Subroto arah Slipi. Cekkronologi resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Gatot Subroto Macet Parah, Imbas Tabrakan Tronton Depan Gedung DPR
Indonesia
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Penyidik masih mendalami keterkaitan kasus laboratorium gelap di Aceh dengan jaringan lain.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Indonesia
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Pertukaran informasi intelijen dan koordinasi antaraparat menjadi bagian penting dalam membongkar jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Indonesia
DPR Belum Susun Draf RUU Perampasan Aset, Subtansi Baru Akan Dibahas Awal November
Sejauh ini sudah ada sebanyak 86 narasumber yang hadir menyampaikan masukan untuk RUU itu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
DPR Belum Susun Draf RUU Perampasan Aset, Subtansi Baru Akan Dibahas Awal November
Indonesia
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Pengelolaannya juga perlu diperhatikan agar nilai ekonominya tidak menyusut dan potensi penerimaan negara dapat dimaksimalkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Indonesia
DPR Wanti-Wanti Kepentingan Asing Menyusup dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Pembahasan regulasi tersebut harus tetap berorientasi pada kepentingan nasional, terutama dalam memperbaiki penegakan hukum di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Wanti-Wanti Kepentingan Asing Menyusup dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Berita Foto
RDPU Komisi III dengan Mahasiswa dan Advokat Bahas RUU Perampasan Aset
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (kanan) dan Anggota Komisi III DPR Soedeson Tandra memimpin RDPU di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 27 Oktober 2026
RDPU Komisi III dengan Mahasiswa dan Advokat Bahas RUU Perampasan Aset
Indonesia
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Berpotensi Disahkan sebelum 15 Desember
Salah satu langkah yang ditempuh yakni memajukan jadwal rapat dengar pendapat umum (RDPU) untuk menyerap masukan dari masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Berpotensi Disahkan sebelum 15 Desember
Indonesia
Tak Cukup Tangkap Pengedar, Pemberantasan Narkoba Harus Putus Jaringan Produksi
Keterlibatan langsung pemimpin Polri menjadi bentuk komitmen dalam melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Tak Cukup Tangkap Pengedar, Pemberantasan Narkoba Harus Putus Jaringan Produksi
Indonesia
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Komisi III DPR mendukung usulan Kapolri untuk melarang total vape di Indonesia. Hal itu terkait temuan narkoba dalam liquid vape.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Bagikan