BNN Bongkar Jaringan Dumai-Madura Pengedar Ratusan Kg Sabu dan Ekstasi Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose (tengah) saat rilis pengungkapan jaringan peredaran narkoba Dumai-Madura di Jakarta, Rabu (21/4). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Merahputih.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita 212,39 kilogram sabu-sabu dan 19.700 butir ekstasi dari 13 tersangka. Barang bukti itu disita dari jaringan pengedar narkoba jaringan Dumai-Madura. 13 tersangka ditangkap di lima lokasi berbeda dalam periode Maret 2021 sampai April 2021.

“Jadi, dari BNN, operasi penanggulangan narkotika tidak pernah berhenti walaupun dalam masa pandemi COVID-19, atau suasana bulan puasa, tetap kami berusaha bagaimana menghentikan peredaran gelap narkoba,” kata Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (21/4).

Dalam pengungkapan jaringan Dumai-Madura, BNN menangkap 13 tersangka secara terpisah di beberapa daerah. Yaitu Kota Dumai; perairan antara Kalimantan dan Sulawesi, Aceh Timur, Bagan Siapi-Api, Riau, Sidoarjo, Jawa Timur, dan Madura, Jawa Timur.

Baca Juga:

Polres Depok Gagalkan Peredaran 258 Kg Sabu

Dua tersangka pertama, yang berinisial ATR dan AF ditangkap oleh aparat masing-masing di Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, dan Sampang, Madura, pada 25 Maret 2021. Dalam operasi itu, petugas menyita 6,27 kg sabu.

“Dalam operasi itu, satu tersangka Y masih buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO),” kata Petrus.

Kemudian, tim BNN kembali menangkap dua tersangka, yaitu MA dan M di tepian Pulau Mampu, Kota Dumai, Riau, pada 28 Maret 2021. Sementara satu tersangka lainnya MAH ditangkap di perairan Desa Tanjung Punak, Kecamatan Rupat Utara.

Dalam operasi itu, BNN menyita satu karung berisi 30 bungkus teh China yang diduga kuat mengandung sabu seberat kurang lebih 31,83 kg.

Operasi di Dumai itu berlangsung berkat informasi dari Tim Alligator P2 Bea Cukai Dumai yang memberi tahu tim BNN mengenai pengiriman sabu dari Malaysia.

Dari keterangan MA dan M, paket satu karung sabu itu diperoleh dari MAH alias Datuk. Operasi ketiga berlangsung di Jembatan Dua Jalan Lintas Bagan Siapi-Api, Riau pada 29 Maret 2021.

Ilustrasi Barang bukti sabu-sabu. (Foto: ANTARA/Andi Firdaus)

Tim BNN menangkap dua tersangka, yaitu pria berinisial S dan F, serta menyita 4,23 kg sabu dan 19.700 butir ekstasi (MDMA) dari dalam mobil yang dikendarai oleh dua tersangka tersebut.

Dalam operasi itu, petugas juga menangkap tersangka ES. Operasi keempat berlangsung di perairan antara Kalimantan dan Sulawesi pada 14 April 2021. Tim BNN bersama Bea Cukai menangkap AL dan JA yang menyelundupkan sabu seberat 95,06 kg menggunakan kapal.

Menurut keterangan dua tersangka itu, sabu akan diserahkan ke HJA dan MA di Pelabuhan Bajoe, Bone, Sulawesi Selatan pada 18 April.

Usai serah terima, HJA dan MA sempat berusaha melarikan diri dari pemeriksaan petugas, bahkan mereka menabrak mobil petugas. HJA, yang sempat berusaha melarikan diri, pun ditembak oleh petugas dan dinyatakan tewas saat dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga:

Gebrakan Komjen Listyo, Tangkap Buronan Pembobol Bank Triliunan hingga Sabu 1,2 Ton

Terakhir, tim BNN dan Bea Cukai menangkap tiga anak buah kapal berinisial R, DK, F, saat ketiganya naik boat/kapal motor pada 17 April 2021. Dari tangan tiga tersangka, petugas menyita empat karung berisi 75 bungkus sabu seberat 75 kg.

Tim BNN kemudian menangkap M di tepi pantai Dusun Sampan, Aceh Timur. M kemudian mengaku penyelundupan sabu itu dikendalikan oleh kakaknya, SS, yang saat ini mendekam di lembaga permasyarakatan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Setelah e-TLE, Kapolri Segera Luncurkan Layanan SIM dan STNK Online
Indonesia
Setelah e-TLE, Kapolri Segera Luncurkan Layanan SIM dan STNK Online

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, setelah peluncuran Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE), Polri juga akan menyediakan pelayanan SIM dan STNK secara online.

Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Dekati 3,5 Juta
Indonesia
Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Dekati 3,5 Juta

Sementara jumlah tes hari ini juga kembali mengalami penurunan dengan jumlah 113.847 orang

[HOAKS atau FAKTA]: Kota Manado Zona Hitam COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kota Manado Zona Hitam COVID-19

Tersebar pesan berantai di aplikasi WhatsApp yang menginformasikan Kota Manado telah menjadi zona hitam COVID-19.

PT Sarana GSS Trembul Terancam Dipailitkan
Indonesia
PT Sarana GSS Trembul Terancam Dipailitkan

Blok migas kso pertamina PT Sarana GSS Trembul di blora, Jawa Tengah, terancam dipailitkan oleh para krediturnya yang merupakan para vendor yang sudah tertunggak tagihan pembayarannya sejak tahun 2017 dan 2018

Ini Titik Vaksinasi COVID-19 Yang Dilakukan Polres Jakarta Pusat
Indonesia
Ini Titik Vaksinasi COVID-19 Yang Dilakukan Polres Jakarta Pusat

Seluruh Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya juga akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut dengan target harian sebanyak 300 sampai 400 dosis per harinya.

Stok Darah di PMI Kota Bandung Menipis
Indonesia
Stok Darah di PMI Kota Bandung Menipis

Banyak cadangan darah yang kosong, terutama setelah hampir sepekan bulan Ramadan dan akibat pandemi COVID-19

Gus Yaqut Janji Lindungi Semua Agama di Indonesia
Indonesia
Gus Yaqut Janji Lindungi Semua Agama di Indonesia

"Kami berkomitmen bahwa perlindungan terhadap umat beragama di Indonesia tidak akan memilih-milih,” kata Yaqut

Perayaaan Kemenangan Jangan Jadi Ajang Pelanggaran Protokol
Indonesia
Perayaaan Kemenangan Jangan Jadi Ajang Pelanggaran Protokol

Bawaslu mengimbau masyarakat tidak berkumpul saat proses penghitungan surat suara Pilkada serentak 2020 di TPS.

6 RT di Jakarta Selatan Masuk Zona Merah COVID-19
Indonesia
6 RT di Jakarta Selatan Masuk Zona Merah COVID-19

"Seluruh RT zona merah ada di Jakarta Selatan," ucap Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali melalui Youtube Pusdalops BNPB pada Senin (8/3).

Diduga Terlibat Mafia Tanah, Oknum Pengacara Ditangkap
Indonesia
Diduga Terlibat Mafia Tanah, Oknum Pengacara Ditangkap

"Satu di antaranya adalah seorang pengacara berinisial ADS yang mengerahkan para pelaku untuk mengancam warga," kata Burhanuddin