BNN Amankan Kurir Pembawa 36 Kilogram Sabu-sabu untuk Diedarkan di Tahun Baru Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan, saat merilis ungkap kasus 36 kilogram sabu-sabu dan 32 ribu pil ekstasi, Senin (16/12) (ANTARA/Aziz Munajar/19)

MerahPutih.com - Tim Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan mengamankan dua orang kurir pembawa 36 kilogram sabu-sabu dan 32.570 pil ekstasi. Narkoba itu rencananya bakal diedarkan pada tahun baru.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen (Pol) Jhon Turman Panjaitan mengatakan, kedua kurir berinisial RY (29) dan JM (30) yang berasal dari Riau serta kurir penerima berinisial JN (27) dari Palembang.

Baca Juga:

Diskotek yang Direkomendasikan Ditutup oleh BNN Dapat Penghargaan dari Anies

"Narkoba yang mereka bawa rencananya akan diedarkan di wilayah PALI dan Palembang," ujar Brigjen Pol Jhon Turman saat memberikan keterangan pers, Senin (16/12), dikutip Antara.

Dokumentasi - Danlantamal III, BrigjenTNI (Marinir) Hermanto (tengah) didampingi Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sumsel, AKBP Agung Sugiono (putih), saat mengangkat barang bukti 79 kilogram sabu-sabu di Lanal Palembang, Selasa (29/10) (ANTARA/Aziz Munajar/19)
Dokumentasi - Danlantamal III, BrigjenTNI (Marinir) Hermanto (tengah) didampingi Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sumsel, AKBP Agung Sugiono (putih), saat mengangkat barang bukti 79 kilogram sabu-sabu di Lanal Palembang, Selasa (29/10) (ANTARA/Aziz Munajar/19)

Penangkapan bermula dari laporan masyarakat terkait pengiriman narkoba ke wilayah Sumsel, BNNP Sumsel kemudian menyisir kendaraan yang masuk ke Kota Palembang di wilayah Betung Banyuasin pada Selasa malam (10/12), namun hasilnya nihil.

Baru pada keesokan harinya, Rabu pagi (11/12) tim BNNP Sumsel melihat mobil di depan SPBU Betung dengan ciri-ciri persis seperti yang dilaporkan, tim lalu membuntuti mobil tersebut untuk meyakinkannya.

Ketika melintas diJalan Betung - Sekayu LK VI tim BNNP Sumsel berusaha menghentikan laju mobil tersebut, tetapi mobil berupaya menghindar, sehingga tim harus melepaskan tembakan peringatan serta memepet mobil hingga berhenti di tepi jalan.

Baca Juga:

Ancam Dibubarkan Masinton, BNN: Silakan, kalau Perlu Dikremasi

"Dari dalam mobil kami amankan JM dan RY serta barang bukti berupa 36 kilogram narkoba dari dalam lima tas besar, lalu 20 bungkus plastik berisi 32.570 pil ekstasi," jelas Brigjen Pol Jhon Turman.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto memimpin rakor persiapan Operasi Lilin Musi. (ANTARA/Yudi Abdullah/19)
Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto memimpin rakor persiapan Operasi Lilin Musi. (ANTARA/Yudi Abdullah/19)

Sementara JN tak lama ditangkap di sebuah hotel di Kota Palembang setelah tim BNNP melakukan pengembangan, ia merupakan kurir penerima narkotika tersebut.

Dari pemeriksaan juga diketahui para kurir akan mengedarkan 29 kilogram ke Kabupaten PALI, sedangkan sisanya ke Kota Palembang, pemilik barang haram tersebut berinisial A yang statusnya masih buron.

Para kurir dikenakan pasal 114 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 dan pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara dan maksimal hukuman mati. (*)

Baca Juga:

Anies Berikan Penghargaan untuk Diskotek Colosseum, BNN: Bikin Gaduh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua Komite KAMI Bukan Anak Buah Yusril, PBB: Kami Sudah Cabut KTA-nya
Indonesia
Ketua Komite KAMI Bukan Anak Buah Yusril, PBB: Kami Sudah Cabut KTA-nya

Afriansyah menyarankan tokoh-tokoh KAMI bersabar sampai Pilpres 2024

Tito Setujui Pilkada Serentak Digelar 9 Desember 2020
Indonesia
Tito Setujui Pilkada Serentak Digelar 9 Desember 2020

KPU mengusulkan tiga opsi jadwal penundaan Pilkada Serentak 2020

Dua Terdakwa Penyerang Novel Bakal Dibebaskan September?
Indonesia
Dua Terdakwa Penyerang Novel Bakal Dibebaskan September?

Keduanya ditangkap pada 27 Desember 2019 lalu dan bakal menjalani vonis pada 16 Juli mendatang.

Autentisitas Suara Pemilih Harus Dijaga di Pilkada Serentak
Indonesia
Autentisitas Suara Pemilih Harus Dijaga di Pilkada Serentak

"Kalau penyelenggara pemilu bisa dijaga 'rel' etiknya, maka pemilu bisa berjalan dengan baik dan autentisitas suara pemilih juga bisa terjaga," ujar Didik Supriyanto.

Pangdam Jaya: Pasien COVID-19 di Jakarta Diprediksi Capai 8 Ribu
Indonesia
Pangdam Jaya: Pasien COVID-19 di Jakarta Diprediksi Capai 8 Ribu

Eko membeberkan hasil simulasi dari forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) DKI Jakarta.

Stasiun Sudirman Padat saat Pulang Kantor, Polisi Minta Penumpang Jaga Jarak
Indonesia
Stasiun Sudirman Padat saat Pulang Kantor, Polisi Minta Penumpang Jaga Jarak

Antrian bahkan memanjang hingga 200 meter di luar sampai terowong Kendal.

UN 2020 Ditiadakan, DPR Desak Anggaran Dialihkan untuk Atasi Wabah Corona
Indonesia
UN 2020 Ditiadakan, DPR Desak Anggaran Dialihkan untuk Atasi Wabah Corona

Anggota Komisi X DPR RI Rojih meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk memperpanjang masa belajar di rumah.

Banjir Kritik, Ketua MA Perintahkan Aturan Melarang Dokumentasi Sidang Dicabut
Indonesia
Banjir Kritik, Ketua MA Perintahkan Aturan Melarang Dokumentasi Sidang Dicabut

"Betul. Ternyata setelah diteliti itu sudah diatur dan itu sudah diperintahkan untuk mencabut," kata Juru Bicara MA, Samsan Nganro saat dikonfirmasi wartawan, Jum'at (28/2).

Jelang Haornas 2020, Kemenpora Gelar Workshop IPTEK Olahraga
Indonesia
Jelang Haornas 2020, Kemenpora Gelar Workshop IPTEK Olahraga

Terdapat beberapa pakar keolahragaan yang menjadi panelis

 Turap Kios di Jaktim Longsor, Pemprov DKI Terjunkan 3 Alat Berat untuk Evakuasi
Indonesia
Turap Kios di Jaktim Longsor, Pemprov DKI Terjunkan 3 Alat Berat untuk Evakuasi

Tengku mengatakan, sebelum ini pihaknya telah menerjunkan dua alat berat jenis long arm roll. Dengan demikian saat ini pihaknya telah mengerahkan tiga unit alat berat untuk menangani turap longsor tersebut.