BNI Tampung Duit Rp52,3 Miliar dari Eksportir Benur Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo. Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengumpulkan uang dari para eksportir benih lobster atau benur melalui bank garansi di Bank Negara Indonesia (BNI).

Bank garansi di perusahaan pelat merah tersebut dibuat setelah Edhy Prabowo memerintahkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Antam Novambar.

Hal tersebut terungkap dalam sidang dakwaan kasus suap izin ekspor benur dengan terdakwa mantan Menteri kelautan dan perikanan Edhy Prabowo, yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (15/4)

Sidang mantan Menteri KP, Edhy Prabowo. Foto: ANTARA

"Menindaklanjuti nota dinas tersebut, Habrin Yake selaku Kepala Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Jakarta I (Soekarno-Hatta) menandatangani surat komitmen dengan seluruh eksportir BBL sebagai dasar untuk penerbitan Bank Garansi di Bank BNI yang dijadikan jaminan ekspor BBL," kata jaksa KPK, Ronald Worotikan.

Menindaklanjuti nota dinas tersebut, Andreau Pribadi Misanta selaku staf khusus Edhy Prabowo yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Uji Tuntas Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster meminta para eksportir benih lobster menyetor uang ke rekening bank garansi BNI sebesar Rp1.000 per ekor benih lobster yang diekspor.

Total uang yang dikumpulkan tersebut senilai Rp52,3 miliar.

"Walaupun Kementerian Keuangan RI belum menerbitkan revisi Peraturan Pemerintah tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ekspor BBL, sehingga kemudian terkumpul uang di bank garansi yang jumlah seluruhnya sebesar Rp 52.319.542.040," ujar Jaksa.

Sebelumnya, Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Edhy Prabowo telah menerima suap sejumlah Rp25,7 miliar dari para eksportir benih bening (benur) lobster.

Suap itu diduga untuk mempercepat proses persetujuan pemberian izin budidaya lobster dan izin ekspor benur kepada para eksportir. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Ubek-ubek Rumah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Ini Hasil Temuannya
Indonesia
Polisi Ubek-ubek Rumah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Ini Hasil Temuannya

Polisi melakukan penggeledahan di kediaman artis Nia Ramadhani dan suaminya pengusaha Ardi Bakrie.

Kembali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Terancam Bui 20 Tahun
Indonesia
Kembali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Terancam Bui 20 Tahun

"Ancamannya sudah jelas enam tahun penjara, paling tinggi 20 tahun," ucap Yusri.

Pilkada Tangsel Berebut 979.109 Suara di 2.963 TPS
Indonesia
Pilkada Tangsel Berebut 979.109 Suara di 2.963 TPS

KPU memastikan seluruh TPS sudah dilakukan pembersihan dengan penyemprotan disinfektan dan menyiapkan alat pelindung diri (APD) bagi petugas maupun pemilih.

Cara Daftar dan Dapat Nomor Induk Berusaha Bagi UMKM Jabar
Indonesia
Cara Daftar dan Dapat Nomor Induk Berusaha Bagi UMKM Jabar

Pengurusan NIB merupakan salah satu dari upaya DPMPTSP dalam meningkatkan ekosistem investasi di Jabar pada 2021.

Serikat Karyawan Minta Erick Thohir Selamatkan Garuda Indonesia
Indonesia
Serikat Karyawan Minta Erick Thohir Selamatkan Garuda Indonesia

Manajemen tidak fokus pada masalah fundamental

[HOAKS atau FAKTA]: Warteg di Matraman Merugi Usai Dikunjungi Anies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Warteg di Matraman Merugi Usai Dikunjungi Anies

Semua yang berlangsung acara di warteg sudah diselesaikan dengan baik

Legislator Surabaya Banyak Terpapar COVID-19, Termasuk Ketua DPRD
Indonesia
Legislator Surabaya Banyak Terpapar COVID-19, Termasuk Ketua DPRD

Seluruh anggota DPRD Surabaya diwajibkan menjalani tes swab setelah beberapa orang terpapar COVID-19.

Pemprov DKI Diminta Segera Tindaklanjuti Temuan Parasetamol di Teluk Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Diminta Segera Tindaklanjuti Temuan Parasetamol di Teluk Jakarta

Seharusnya di tengah menyusun upaya revitalisasi, pencegahan terhadap beban pencemaran dilakukan terlebih dahulu

PPKM Jakarta Level 1, Penumpang Bus AKAP Mulai Meningkat
Indonesia
PPKM Jakarta Level 1, Penumpang Bus AKAP Mulai Meningkat

Saat DKI Jakarta berstatus PPKM level dua, jumlah keberangkatan penumpang paling banyak hanya 10 orang per hari. Bahkan, pada 1 November hanya ada empat penumpang per hari.

Akibat Pandemi, 19,45 Persen UMKM Seret Modal
Indonesia
Akibat Pandemi, 19,45 Persen UMKM Seret Modal

Saat ini, UMKM berkontribusi 61,1 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan menyerap 97 persen dari total angkatan kerja atau 116,9 juta tenaga kerja.