BNI Syariah Mulai Layani KPR Subsidi Pembangunan Rumah. (Foto: PUPR)

MerahPutih.com - BNI Syariah mulai memasarkan KPR Subsidi Syariah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan produk KPR Sejahtera Syariah, setelah resmi ditunjuk sebagai bank penyalur KPR Syariah FLPP tahun 2020 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Direktur Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi mengatakan, penyaluran pembiayaan rumah subsidi merupakan wujud komitmen bank dalam menyukseskan Program Satu Juta Rumah yang dikelola melalui Kementerian PUPR.

"Ini sejalan dengan maqashid syariah sebagai bentuk dukungan BNI Syariah terhadap Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk dapat memiliki rumah idaman sesuai prinsip syariah," ujar Iwan dalam keterangan di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020.

Baca Juga:

Anak Buah Anies Klaim PPDB DKI Ikuti Aturan Main Nadiem Makarim

Ia menegaskan, keunggulan membeli rumah subsidi di BNI Syariah adalah adanya prinsip 5B atau Lima Bebas, yaitu nasabah bebas administrasi untuk akad murabahah, bebas provisi, bebas appraisal, bebas finalti, dan bebas gharar.

Selain kelebihan lainnya angsuran ringan sampai lunas, proses persetujuan pembiayaan mudah dan relatif cepat, subsidi bantuan uang muka dari pemerintah, jangka waktu pembiayaan sampai dengan 20 tahun, pembayaran angsuran melalui debet rekening secara otomatis, dan bebas kontribusi asuransi serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Selain program FLPP, MBR dapat mengikuti program Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM). Program SBUM merupakan program subsidi dari pemerintah yang diberikan kepada MBR dalam rangka pemenuhan sebagian atau seluruh uang muka perolehan rumah. Besaran SBUM yang diberikan sebesar Rp4 juta, dan khusus untuk Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat sebesar Rp10 juta.

Perumahaan
Ilustrasi Perumahan. (Foto: PUPR)

Berdasarkan Perjanjian Kerja sama Operasional (PKO) yang telah ditandatangani antara Bank BNI Syariah dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR pada tanggal 19 Desember 2019, BNI Syariah diberikan kuota sebesar 1.750 unit atau setara dengan Rp187,8 miliar untuk dapat disalurkan kepada MBR pada 2020.

Sampai dengan Maret 2020, "outstanding" pembiayaan KPR BNI Syariah yaitu BNI Griya iB Hasanah berada di posisi Rp13,58 triliun dengan pertumbuhan 11,86 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Pada awal 2020, BNI Syariah menargetkan pertumbuhan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah sebesar 9-12 persen (yoy) yang diharapkan dari KPR Sejahtera Syariah itu dapat berkontribusi positif terhadap pertumbuhan pembiayaan tersebut.

Baca Juga: HIPMI Diharap Jadi Inisiator Pembuka Lapangan Kerja Warga Terdampak COVID-19

Tags Artikel Ini

Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH