BMKG Wanti-wanti 17 Daerah Berpotensi Alami Banjir Bandang Longsor di Sumedang, Jawa Barat. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat pada 13 hingga 14 Februari 2021. BMKG menyebut, ada 17 daerah yang berpotensi diguyur hujan lebat.

BMKG meminta agar 17 daerah yang berpotensi diguyur hujan lebat mewaspadai dampak banjir bandang. Menurut BMKG, ada satu daerah yang berstatus siaga, dan 16 lainnya waspada terkait dampak banjir bandang akibat hujan lebat.

Baca Juga:

BMKG: Kualitas Udara di Jakarta Kini Membaik

"Berlaku 13 Februari 2021 pukul 07.00 WIB sampai 14 Februari 2021 pukul 07.00 WIB. Potensi dampak hujan lebat untuk dampak banjir/bandang dapat terjadi di wilayah tersebut," kata Kabag Humas BMKG, Taufan Maulana dalam keterangannya, Sabtu (13/2).

Berikut 17 daerah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan berdampak banjir bandang :

Cuaca mendung. (Foto: Antara)
Cuaca mendung. (Foto: MP/Ismail)

  1. Jawa Tengah (siaga);
  2. Bengkulu (waspada);
  3. Sumatera Selatan (waspada);
  4. Jawa Barat (waspada);
  5. D.I. Yogyakarta (waspada);
  6. Jawa Timur (waspada);
  7. Bali (waspada);
  8. Nusa Tenggara Barat (waspada);
  9. Kalimantan Utara (waspada);
  10. Kalimantan Timur (waspada);
  11. Kalimantan Tengah (waspada);
  12. Kalimantan Barat (waspada);
  13. Nusa Tenggara Timur (waspada);
  14. Sulawesi Tengah (waspada);
  15. Sulawesi Barat (waspada);
  16. Sulawesi Selatan (waspada);
  17. Papua (waspada). (Pon)

Baca Juga:

Indonesia Diguncang 52 Kali Gempa Selama Januari 2021, BMKG Sebut tak Lazim

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jurnalis Cirebon Peduli Anak Bagikan 1.000 Masker Karakter
Indonesia
Jurnalis Cirebon Peduli Anak Bagikan 1.000 Masker Karakter

Pemakaian masker untuk menghambat penularan COVID-19 sangat penting.

Pemerintah Sebut Ekonomi Mulai Bergerak
Indonesia
Pemerintah Sebut Ekonomi Mulai Bergerak

"Jadi tentu pemerintah berharap, proses ini bisa terus dijaga tapi syaratnya bahwa sektor kesehatan perlu kita rem," kata Airlangga.

BMKG Prediksi Perairan Indonesia Bakal Dihantam Gelombang Tinggi Hingga Empat Meter
Indonesia
BMKG Prediksi Perairan Indonesia Bakal Dihantam Gelombang Tinggi Hingga Empat Meter

Kondisi itu mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan

Luhut Minta Kominfo Kawal UMKM di Daerah Masuk Ekosistem Digital
Indonesia
Luhut Minta Kominfo Kawal UMKM di Daerah Masuk Ekosistem Digital

Jhonny mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membangun modal ventura dan mendorong teknologi finansial guna mendukung UMKM dan technopark di NTB.

Satpol PP Tertibkan APK Milik Dua Paslon, Terbanyak Punya Gibran-Teguh
Indonesia
Satpol PP Tertibkan APK Milik Dua Paslon, Terbanyak Punya Gibran-Teguh

Dari banyaknya APK yang ditertibkan Satpol PP tersebut, terbanyak diketahui milik pasangan cawali dan cawawali nomor 01, Gibran-Teguh.

Mahfud Tegaskan Bom Bunuh Diri di Gereja Bukan Perjuangan Agama
Indonesia
Mahfud Tegaskan Bom Bunuh Diri di Gereja Bukan Perjuangan Agama

Kalau pelakunya mengatasnamakan perjuangan agama tertentu berarti dia telah beragama secara salah.

Mudik Dilarang, Solo Buka Lagi Rumah Karantina
Indonesia
Mudik Dilarang, Solo Buka Lagi Rumah Karantina

Rumah karantina tersebut berfungsi untuk menampung pemudik melakukan isolasi selama 14 hari.

Indonesia Bisa Kembali Bangkit dari Krisis, Jika...
Indonesia
Indonesia Bisa Kembali Bangkit dari Krisis, Jika...

Indonesia punya sejarah daya tahan yang panjang menghadapi situasi sulit selama ratusan tahun lamanya.

Polda Jabar Tetap Lanjutkan Kasus Kerumunan Megamendung Meski Rizieq Shihab Ditahan
Indonesia
Polda Jabar Tetap Lanjutkan Kasus Kerumunan Megamendung Meski Rizieq Shihab Ditahan

"Besok penyidik Polda Jabar kordinasi dengan Polda Metro Jaya," kata Patoppoi

Babinsa Tewas Ditusuk Orang Ngaku "Aparat" Gegara Karantina COVID-19
Indonesia
Babinsa Tewas Ditusuk Orang Ngaku "Aparat" Gegara Karantina COVID-19

Kasusu bermula ketika pelaku menanyakan soal keluarganya yang jalani karatina COVID-19 di Hotel Mercuri.