BMKG Ungkap 5 Faktor Penyebab Kualitas Udara di Jakarta Buruk Ilustrasi - Udara Jakarta. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Beberapa hari ini, polusi udara di Jakarta menjadi sorotan. Pasalnya, kualitas udara di DKI dinobatkan terburuk di dunia versi lembaga data kualitas udara IQ Air.

Tercatat sejak tanggal 15 Juni 2022, konsentrasi PM2.5 mengalami peningkatan dan mencapai puncaknya pada level 148 µg/m3 (mikrogram per meter kubik).

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, hasil pantauan konsentrasi PM2.5 di BMKG Kemayoran Jakarta menunjukkan bahwa sepanjang bulan Juni 2022 ini konsentrasi rata-rata PM2.5 berada pada level 49.07 µg/m3.

Baca Juga:

BEM UI Ungkap 3 Penyebab Polusi Udara di Jakarta

"Konsentrasi PM2.5 memperlihatkan pola diurnal yang mengindikasikan perbedaan pola antara siang dan malam hari," ucapnya kepada Merahputih.com, Sabtu (25/6).

Kata Dwi, konsentrasi PM2.5 cenderung mengalami peningkatan pada waktu dini hari hingga pagi dan menurun di siang hingga sore hari. Khusus pada beberapa hari terakhir PM2.5 mengalami lonjakan peningkatan konsentrasi dan tertinggi berada pada level 148 µg/m3 pada tanggal 15 Juni 2022.

Ada lima faktor yang memengaruhi konsentrasi PM2.5 yang memicu penurunan kualitas udara Jakarta, sebagai berikut;

1. Konsentrasi PM2.5 di Jakarta dipengaruhi oleh berbagai sumber emisi baik yang berasal dari sumber lokal, seperti transportasi dan residensial, maupun dari sumber regional dari kawasan industri dekat dengan Jakarta.

Emisi ini dalam kondisi tertentu yang dipengaruhi oleh parameter meteorologi dapat terakumulasi dan menyebabkan terjadinya peningkatan konsentrasi yang terukur pada alat monitoring pengukuran konsentrasi PM2.5.

2. Proses pergerakan polutan udara seperti PM2.5 dipengaruhi oleh pola angin yang bergerak dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Angin yang membawa PM2.5 dari sumber emisi dapat bergerak menuju lokasi lain sehingga menyebabkan terjadinya potensi peningkatan konsentrasi PM2.5.

Pola angin lapisan permukaan memperlihatkan pergerakan massa udara dari arah timur dan timur laut yang menuju Jakarta, dan memberikan dampak terhadap akumulasi konsentrasi PM2.5 di wilayah ini.

3. Peningkatan konsentrasi PM2.5 memiliki korelasi positif atau hubungan yang berbanding lurus dengan kadar uap air di udara yang dinyatakan oleh parameter kelembapan udara relatif.

Pada beberapa hari terakhir, tingginya kelembapan udara relatif menyebabkan peningkatan proses adsorpsi yang dalam istilah teknisnya merujuk pada perubahan wujud dari gas menjadi partikel. Proses ini menyebabkan terjadinya peningkatan konsentrasi PM2.5 yang difasilitasi oleh kadar air di udara.

Baca Juga:

Eks Gubernur DKI Soroti Polusi Udara Ibu Kota

4. Selain itu, kelembapan udara relatif yang tinggi dapat menyebabkan munculnya lapisan inversi yang dekat dengan permukaan. Lapisan inversi merupakan lapisan di udara yang ditandai dengan peningkatan suhu udara yang seiring dengan peningkatan ketinggian lapisan.

Dampak dari keberadaan lapisan inversi menyebabkan PM2.5 yang ada di permukaan menjadi tertahan, tidak dapat bergerak ke lapisan udara lain, dan mengakibatkan akumulasi konsentrasi partikulat yang terukur di alat monitoring.

5. Penyebab lain memburuknya kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya adalah adanya stagnasi pergerakan udara yang menyebabkan polutan udara yang telah terakumulasi di wilayah ini tidak beranjak dan berimbas pada kondisi yang cenderung bertahan lama.

Kondisi stagnasi udara ditandai oleh kecepatan angin rendah yang tidak hanya berimbas pada akumulasi PM2.5, tetapi juga dapat memicu produksi polutan sekunder udara lain seperti ozon permukaan (O3), yang keberadaannya dapat diindikasikan dari penurunan jarak pandang.

"Masyarakat diimbau untuk menggunakan pelindung diri seperti masker yang sesuai untuk dapat mengurangi tingkat paparan terhadap polutan udara di luar ruangan," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Respons Anies Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gempa Afghanistan, MER-C Kirim Bantuan Tim Bedah
Indonesia
Gempa Afghanistan, MER-C Kirim Bantuan Tim Bedah

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Afghanistan, Rabu (22/6).

Jokowi Minta Kasus Korupsi Minyak Goreng Diungkap Tuntas
Indonesia
Jokowi Minta Kasus Korupsi Minyak Goreng Diungkap Tuntas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bereaksi setelah adanya proses hukum yang menjerat petinggi di Kemeterian Perdagangan.

Baliho Ridwan Kamil Calon Presiden Bermunculan di Sejumlah Wilayah
Indonesia
Baliho Ridwan Kamil Calon Presiden Bermunculan di Sejumlah Wilayah

Sejumlah baliho berukuran besar berisi tulisan-tulisan dukungan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mulai bermunculan di sejumlah daerah di wilayah.

Selvi Ananda Akui Kesulitan Turunkan Angka Kasus Stunting di Solo
Indonesia
Selvi Ananda Akui Kesulitan Turunkan Angka Kasus Stunting di Solo

Dinas Kesehatan Kota (DKK) mencatat angka stunting di Kota Solo, paling banyak nomor dua di Jawa Tengah di Kota Solo. Sementara itu, untuk menurunkan angka kasus stunting dibutuhkan peran serta perusahaan yang ada di Solo.

BI Sediakan 5 Ribu Lebih Titik Penukaran Uang Tunai Jelang Lebaran
Indonesia
BI Sediakan 5 Ribu Lebih Titik Penukaran Uang Tunai Jelang Lebaran

Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang tunai rupiah layak edar atau layanan Mobil Kas Keliling.

Hadiri Fajar Paskah 2022, Anies Baswedan: Kebhinnekaan Adalah Karunia dari Tuhan
Indonesia
Hadiri Fajar Paskah 2022, Anies Baswedan: Kebhinnekaan Adalah Karunia dari Tuhan

“Kami menginginkan suasana di Jakarta dapat terus memfasilitasi tumbuhnya persatuan dan menguatkan persatuan tersebut, karena kebhinnekaan adalah karunia Tuhan, tapi persatuan adalah usaha manusia," kata Anies di Jakarta, Minggu (17/4).

Alasan Satu dari Delapan Eks Pegawai KPK Ogah Jadi ASN di Polri
Indonesia
Alasan Satu dari Delapan Eks Pegawai KPK Ogah Jadi ASN di Polri

Rasamala menilai, kesempatan tersebut dapat menjadi upaya rehabilitasi nama baik 57 mantan pegawai KPK

Bantah Ambil Keuntungan Tes PCR dari GSI, Luhut Buka-bukaan Sumbangsihnya
Indonesia
Bantah Ambil Keuntungan Tes PCR dari GSI, Luhut Buka-bukaan Sumbangsihnya

“Pak Luhut tidak pernah mau membuka hal-hal yang sifatnya sumbangan seperti ini. Tapi silakan saja dicek."

Pemerintah Dorong Kripto Karya Anak Bangsa Tembus Perdagangan Internasional
Indonesia
Pemerintah Dorong Kripto Karya Anak Bangsa Tembus Perdagangan Internasional

Oleh karena itu, pemerintah mendorong aset kripto karya anak bangsa bisa menembus perdagangan internasional layaknya ekspor barang.

Beli Pertalite di SPBU Pertamina Jakarta Timur Belum Pakai MyPertamina
Indonesia
Beli Pertalite di SPBU Pertamina Jakarta Timur Belum Pakai MyPertamina

Pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite bersubsidi di Jakarta Timur masih bisa dengan pembayaran tunai tanpa menggunakan aplikasi MyPertamina.