BMKG Sebut Gempa Susulan di Cianjur akan Berakhir 4-7 Hari ke Depan Foto udara permukiman terdampak gempa di Kampung Barukaso, Desak Sukamulya, Kabupaten Cianjur. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gempa susulan dari gempa utama Magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akan berakhir pada 4-7 hari ke depan.

"Kurang lebih empat hari sampai satu minggu diperkirakan (gempa susulan) akan Insya Allah berakhir," ujar Kepala BMKG Dwikorita dalam jumpa pers update penanganan gempa bumi M5,6 Cianjur, Jawa Barat yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.

Baca Juga:

37 Persen Korban Meninggal Gempa Cianjur Anak -Anak

Ia menambahkan, hasil analisis sementara menunjukkan tren gempa susulan (aftershock) semakin berkurang jumlahnya dan semakin berkurang kekuatannya.

Meskipun demikian, lanjut dia, masyarakat harus tetap waspada mengingat beberapa gempa susulan yang terjadi cukup dangkal atau dekat dengan permukaan sehingga getarannya dapat dirasakan.

"Tadi siang gempa susulan magnitudo 3, tapi kenapa kuat? Karena jaraknya dekat, hanya 5 kilometer. Perlu diwaspadai, meskipun kekuatannya semakin lemah tapi kedalaman dangkal. Jadi sangat dekat dengan permukaan," tuturnya.

Baca Juga:

Data Terbaru, Korban Meninggal Gempa Cianjur Naik Jadi 271 Orang

Dalam kesempatan sama, Deputi Geofisika BMKG, Suko Prayitno Adi mengatakan hingga pukul 15.00 WIB terjadi gempa susulan sebanyak 171 kali dari gempa utama M5,6 di Cianjur pada Senin, 21 November 2022.

"Mulai jam 07.00 WIB pagi sampai sore tadi ada tiga kali gempa yang dirasakan, tapi dengan kekuatan rendah," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan pengukuran mikrozonasi untuk melihat kondisi tanah untuk mengetahui daerah mana yang dianggap berbahaya atau tidak.

Ia menyebutkan, beberapa titik yang telah disurvei yakni Cugenang, Panembong, Cilaku, dan Kantor DPD KNP Panembong. (*)

Baca Juga:

Gempa Cianjur Jadi Momentum Pemerintah Perbanyak Bangunan Tahan Bencana

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
40.687 KPM di Jakarta Pusat Telah Terima BLT BBM
Indonesia
40.687 KPM di Jakarta Pusat Telah Terima BLT BBM

sebanyak 40.286 dari jumlah total 40.687 Keluarga Penerima Masyarakat (KPM) sudah menerima BLT BBM dan Bantuan Sosial Pangan (BSP) sebesar Rp 500 ribu.

Masa Berlaku Paspor 10 Tahun
Indonesia
Masa Berlaku Paspor 10 Tahun

Paspor biasa dengan masa berlaku paling lama 10 tahun hanya diberikan kepada WNI yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Jokowi Belum Tetapkan Pandemi di RI Berakhir, 2.518 Orang Terinfeksi COVID-19 Hari Ini
Indonesia
Jokowi Belum Tetapkan Pandemi di RI Berakhir, 2.518 Orang Terinfeksi COVID-19 Hari Ini

Setiap hari, ada saja warga yang terinfeksi kasus COVID-19. Indonesia mencatat sebanyak 2.518 kasus baru COVID-19, Selasa (20/9).

KPK Tidak Akan Fasilitasi Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri
Indonesia
KPK Tidak Akan Fasilitasi Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri

Tenaga kesehatan di Indonesia masih mampu menangani kondisi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi Lukas Enembe.

Kasus Gangguan Ginjal Akut Masih Terjadi, Menkes Peringatkan Seluruh Dinkes  
Indonesia
Kasus Gangguan Ginjal Akut Masih Terjadi, Menkes Peringatkan Seluruh Dinkes  

Terdapat 324 kasus GGAPA di mana 102 sudah sembuh, 194 meninggal, dan 28 masih dalam perawatan.

Daftar 23 Koruptor Bebas Bersyarat, Ada Eks Gubernur hingga Mantan Menteri
Indonesia
Daftar 23 Koruptor Bebas Bersyarat, Ada Eks Gubernur hingga Mantan Menteri

Para koruptor itu bebas dari penjara setelah mendapat pembebasan bersyarat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjenpas Kemenkumham).

Sibuk Bahas APBDPJ 2021 di Puncak, DPRD DKI Belum Bahas 3 Calon Pj Gubernur
Indonesia
Sibuk Bahas APBDPJ 2021 di Puncak, DPRD DKI Belum Bahas 3 Calon Pj Gubernur

Surat usulan 3 kandidat pj gubernur tersebut telah masuk ke legislator DKI pada Rabu (31/9) kemarin.

Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Solo Tiba di Tanah Air
Indonesia
Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Solo Tiba di Tanah Air

Sebanyak 360 jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Kabupaten Pati, Jawa Tengah tiba di Tanah Air, Jumat (15/7) malam.

[HOAKS atau FAKTA] Kader NasDem Kaltim Mengundurkan Diri Usai Deklarasi Anies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Kader NasDem Kaltim Mengundurkan Diri Usai Deklarasi Anies

Unggahan tersebut juga disertai dengan narasi yang menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut terjadi setelah deklarasi Anies Baswedan.

Indonesia Ingin Contoh India Lindungi UMKM di Bisnis Digital
Indonesia
Indonesia Ingin Contoh India Lindungi UMKM di Bisnis Digital

Penguasaan usaha besar di dalam bisnis e-commerce atau bisnis digital Indonesia, berpeluang terjadi bahkan sangat terbuka lebar.