BMKG: Perairan Kita Simpan Potensi Bahaya Tsunami Non Tektonik Cukup Besar Beberapa gejala alam bisa jadi penanda datangnya tsunami. (foto: pixabay/rolandmey)

Merahputih.com - Wilayah perairan Indonesia menyimpan potensi bahaya tsunami non tektonik yang cukup besar jika dilihat dari beberapa kejadian tsunami akibat longsoran terkini maupun tsunami masa lalu yang belum terungkap penyebabnya.

"Ini merupakan pertanda bahwa wilayah perairan kita menyimpan potensi bahaya tsunami non tektonik yang cukup besar," ujar Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono dalam pesan tertulisnya, Selasa (28/4).

Baca Juga

Dugaan Potensi Gempa Megathrust di Sukabumi, Begini Penjelasan BMKG

Kajian mengenai potensi longsoran dasar laut yang dikaitkan dengan risiko tsunami di Indonesia masih sangat jarang, kebanyakan kajian risiko tsunami akibat gempa tektonik.

Di Indonesia ada beberapa kasus tsunami masa lalu yang hingga kini belum terungkap penyebabnya, diduga tsunami ini berasosiasi dengan longsoran dasar laut, seperti tsunami Teluk Ambon 28 November 1708, tsunami Manggarai 14 April 1855, tsunami Bacan 10 Juni 1891.

Termasuk kejadian tsunami Saparua 20 Juni 1891, tsunami Pulau Sumber Gelap 16 Maret 1917, dan tsunami Halmahera Utara 2 April 1969. Dalam semua peristiwa tersebut, tsunami tidak didahului oleh aktivitas gempa tektonik.

Beberapa peristiwa tsunami mematikan di Indonesia, diantaranya diduga diamplifikasi oleh dampak ikutan berupa longsoran dasar laut seperti tsunami Ambon 17 Februari 1674 dengan korban jiwa 2.243 orang meninggal, tsunami Seram 30 September 1899 sebanyak 4.000 orang meninggal dan tsunami Flores 12 Desember 1992 yang menyebabkan 2.500 orang meninggal.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono (Foto: antaranews)

Peristiwa tsunami terbaru yang terjadi di Tanah Air akibat longsoran yaitu tsunami Selat Sunda akibat longsoran Gunung Anak Krakatau pada 22 Desember 2018 dan tsunami Teluk Palu akibat longsoran saat gempa Palu 28 September 2018. Kedua bencana tsunami akibat longsoran ini menelan korban jiwa dan kerugian harta benda sangat besar.

"Selain tsunami Selat Sunda dan Teluk Palu, kita juga pernah mengalami tsunami dahsyat akibat longsoran, seperti tsunami Krakatau 1883 sebanyak 36.000 orang meninggal dan tsunami Waiteba, NTT 1979 menyebabkan 539 meninggal dan 364 hilang," katanya.

Sebelumnya artikel ilmiah berjudul Indonesian Throughflow as a preconditioning mechanism for submarine landslides in the Makassar Strait yang ditulis oleh Brackenridge dkk. yang dipublikasikan oleh Geological Society of London di jurnal Lyell Collection pada awal April 2020 viral di Indonesia.

Hal ini disebabkan karena sekelompok ilmuwan mengungkap potensi risiko tsunami akibat longsoran dasar laut dekat wilayah yang dipilih pemerintah Indonesia sebagai calon ibu kota baru.

"Kami tentu mengapresiasi penelitian ini, karena selain memperkaya khasanah pengetahuan kita terkait bahaya sedimentasi dan longsoran di dasar laut juga memberi petunjuk kepada kita adanya potensi bahaya tsunami akibat longsoran di dasar laut Selat Makassar," kata dia.

Hasil kajian tersebut dapat membantu dalam mengestimasi tingkat bahaya tsunami yang mungkin terjadi, sehingga pemerintah dapat menyiapkan strategi mitigasi.

Baca Juga

Analisis BMKG Terkait Gempa Bumi 5,1 M di Sukabumi

Selain Selat Makassar, sebagaimana dikutip Antara, beberapa wilayah perairan Indonesia diduga memiliki kawasan rawan longsor dasar laut yang dapat membangkitkan tsunami. Sehingga sebenarnya membutuhkan banyak kajian potensi longsoran dasar laut, khususnya di Samudra Hindia, Selat Sunda, Laut Flores, Laut Banda, Laut Maluku, dan Laut Utara Papua.

"Semua ini merupakan tantangan bagi para ahli kebumian kita untuk mengkajinya. Penelitian potensi longsoran bawah laut sangat penting, karena ini dapat menjadi kunci pembuka untuk menjawab misteri tsunami non tektonik masa lalu sekaligus untuk menata mitigasi tsunami akibat longsoran dasar laut di Indonesia ke depan," katanya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku Kejahatan Diturunkan di Seluruh Jakarta untuk Merampok Rumah Warga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku Kejahatan Diturunkan di Seluruh Jakarta untuk Merampok Rumah Warga

Dalam pesan itu dituliskan juga para pelaku perampokan yang diturunkan disatu titik yang nantinya akan menyebar

Pemerintahan Jokowi Terus Mendapat Kritik Soal Penanganan COVID-19
Indonesia
Pemerintahan Jokowi Terus Mendapat Kritik Soal Penanganan COVID-19

"Pemerintah masih saja berasumsi. Seandainya langsung cepat dicegah maka dipastikan tidak akan menyebar luas seperti sekarang ini;" imbuh Jerry.

KPK Periksa Eks Dirut Pelindo II RJ Lino
Indonesia
KPK Periksa Eks Dirut Pelindo II RJ Lino

KPK menetapkan RJ Lino sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II

 CEO Kitabisa.com: Dana Rp130 Miliar Terkumpul untuk Bantu Sesama Selama Pandemi COVID-19
Indonesia
CEO Kitabisa.com: Dana Rp130 Miliar Terkumpul untuk Bantu Sesama Selama Pandemi COVID-19

Pendiri dan CEO KitaBisa.com Al Fatih Timur mengatakan, penggalangan dana yang sifatnya gotong-royong tersebut telah dilakukan oleh berbagai kalangan termasuk para artis dan influencer bahkan anak-anak.

Rumah Eks Kakorlantas Irjen Djoko Susilo di Solo Resmi Jadi RUPBASAN
Indonesia
Rumah Eks Kakorlantas Irjen Djoko Susilo di Solo Resmi Jadi RUPBASAN

Djoko dalam sidang vonis terpidana harus membayar pengganti

PT KCI Tambah Perjalanan KRL Relasi Tambun-Manggarai
Indonesia
PT KCI Tambah Perjalanan KRL Relasi Tambun-Manggarai

Penambahan ini melengkapi rekayasa pola operasi sebelumnya yang telah dimulai sejak Kamis 5 Desember 2019

KPK Kecewa MA Sunat Vonis Eks Bupati Talaud
Indonesia
KPK Kecewa MA Sunat Vonis Eks Bupati Talaud

KPK mempersoalkan putusan MA itu

Gelar Mobile Legend eSport Competisi, Gibran: Mau Pilih Saya Atau Tidak di Pilkada tak Masalah
Indonesia
Gelar Mobile Legend eSport Competisi, Gibran: Mau Pilih Saya Atau Tidak di Pilkada tak Masalah

"Ini bukan kampanye ya. Murni event eSport Competisi. Mau pilih saya atau tidak (Pilwakot Solo), tidak masalah," kata dia.

Bupati Cirebon Dukung Pengembangan E-Sport
Indonesia
Bupati Cirebon Dukung Pengembangan E-Sport

"Dukungan Pemkab Cirebon bagi E-sport akan sepenuhnya diberikan mengingat sejumlah warga Kabupaten Cirebon sudah menjadi atlet E-sport profesional," kata Imron.

Geger Ahok Ungkap Borok Pertamina
Indonesia
Geger Ahok Ungkap Borok Pertamina

Diskusi dengan para dispora Indonesia di Amerika Serikat dan juga pendukung Presiden Joko Widodo ini, dibuka dengan jawaban Ahok soal diaspora Indonesia di luar negeri jika balik ke Indonesia, lalu dia menjawab berbagai pertanyaan seperti kesediannya jika dicalonkan kembali jadi Gubernur DKI Jakarta bahkan Presiden Republik Indonesia.