BMKG Minta Warga Jatim Waspada Tanah Longsor dan Banjir Bandang Ilustrasi. Gelombang tinggi (ANTARA/Abdul Fatah)

MerahPutih.com - Masyarakat Jawa Timur diminta untuk mewaspadai potensi tanah longsor dan banjir bandang jika terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat pascagempa bumi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah terjadi 8 kali gempa susulan usai gempa utama 6,1 magnitudo di Malang pada Sabtu (11/4).

Baca Juga:

Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Bakal Landa Berbagai Wilayah

“Mohon waspadai potensi longsor dan banjir bandang jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat setelah terjadi gempa,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Minggu (11/4).

Dwikorita menyampaikan, BMKG Jatim telah mengeluarkan peringatan dini untuk hari ini 11 April 2021 berupa hujan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang sesaat di sejumlah wilayah.

Hujan tersebut dikhawatirkan dapat memicu longsor pada lereng-lereng rawan dan rapuh akibat gempa bumi, dan selanjutnya dikhawatirkan dapat memicu banjir bandang.

Ini berpotensi terjadi antara lain di Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Batu, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Tulungagung.

BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari lereng dan berada di lembah sungai apabila terjadi hujan.

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Lebih lanjut Dwikorita menyampaikan, BMKG mencatat gempa tektonik magnitudo 6,7 yang kemudian di-update menjadi magnitudo 6,1 terjadi di wilayah Samudra Hindia Selatan Jawa dengan episenter pada koordinat 8,83 LS dan 112,5 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 kilometer arah Selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jatim pada kedalaman 80 km.

“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi pergerakan naik (thrust fault),” ujarnya.

Dqikora mengungkapkan, tak hanya di Malang, guncangan akibat gempa juga dirasakan di sejumlah daerah antara lain Blitar, Kediri, Trenggalek, Jombang, Nganjuk, Banjarnegara, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Mojokerto, Klaten, Yogyakarta, bahkan hingga beberapa daerah di Nusa Tenggara Barat dan Bali.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.

Baca Juga:

BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan

Dwikorita meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diimbau agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Berikut Prakiraan Cuaca untuk Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Indonesia
Berikut Prakiraan Cuaca untuk Wilayah Jabodetabek Hari Ini

BMKG menginformasikan prakiraan cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada Kamis.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Mengandung Sel Pemicu Kanker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Mengandung Sel Pemicu Kanker

Sebuah artikel dari media Natural News mengunggah hasil penelitian terkait mRna.

Firli Janji Benahi Sistem di KPK Usai Penyidiknya Terjerat Kasus Suap
Indonesia
Firli Janji Benahi Sistem di KPK Usai Penyidiknya Terjerat Kasus Suap

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji akan membenahi sistem yang ada di lembaga yang dipimpinnya.

Kasus COVID-19 Melonjak, Pemprov DIY Minta Tambahan 200 Nakes
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Pemprov DIY Minta Tambahan 200 Nakes

penambahan nakes diperlukan untuk memaksimalkan penanganan pasien COVID-19 di sejumlah rumah sakit rujukan.

Jaksa Agung Tegaskan RUU Kejaksaan Usulan Baleg DPR
Indonesia
Jaksa Agung Tegaskan RUU Kejaksaan Usulan Baleg DPR

Setidaknya ada enam urgensi sehingga diperlukan perubahan UU Kejaksaan

Penumpang KRL Naik 14 Persen Selama Dua Hari Lebaran
Indonesia
Penumpang KRL Naik 14 Persen Selama Dua Hari Lebaran

Volume pengguna KRL pada Sabtu (15/5) tercatat 328.495 pengguna atau meningkat 14 persen dibanding hari sebelumnya yang mencapai 287.471 orang.

Pilkada Saat COVID-19 Untungkan Oligarki Politik Hingga Petahana
Indonesia
Pilkada Saat COVID-19 Untungkan Oligarki Politik Hingga Petahana

Bagi partai politik yang selama ini sudah bekerja, termasuk di tengah pandemi COVID-19 tentu akan mudah

Bekas Bupati Talaud Tuding KPK Langgar HAM
Indonesia
Bekas Bupati Talaud Tuding KPK Langgar HAM

Penetapan tersangka dan penahanan ini dilakukan KPK setelah Sri Wahyumi selesai menjalani masa pidana

Demo di Depan Kedubes Prancis Berimbas ke Penutupan Jalan MH Thamrin
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Wakapolri Tambah Personel Awasi Protokol Kesehatan
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Wakapolri Tambah Personel Awasi Protokol Kesehatan

"Tentunya kita akan menambah lagi jumlah petugas-petugas kita yang ada. Ya kalau dulu petugas kita itu 100, sekarang kita bisa menjadi 200," ujar Gatot