BMKG Angkat Bicara Soal Informasi Bakal Terjadi Gempa 8 SR Akibat Gunung Krakatau Ilustrasi: Erupsi Gunung Anak Krakatau. (ANT)

Merahputih.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan rekaman suara atau voice note yang tersebar di media sosial grup Whatsapp dan menyebut akan terjadi gempa sebesar 8 skala richter (SR) akibat letusan Gunung Krakatau adalah hoaks atau berita bohong.

"Informasi mengenai akan terjadinya gempa 8 skala richter (SR) akibat letusan Gunung Krakatau dalam rekaman tersebut dengan menyebutkan bahwa sumber info dari BMKG adalah berita bohong (hoaks) yang tidak layak dipercaya oleh masyarakat," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis, Minggu (4/10).

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: BI Bagi-bagi Hadiah Langsung Transfer ke Rekening Pribadi

Rekaman berita bohong ini sebenarnya sudah pernah beredar sebelumnya, sehingga tidak perlu ditanggapi karena sengaja disebarkan ulang oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dengan tujuan menciptakan kecemasan dan kepanikan masyarakat.

Oleh karena itu masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak meneruskan rekaman berita bohong tersebut kepada pihak lain agar mata rantai penyebaran berita bohong ini terputus dan berhenti.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau saat erupsi terlihat dari KRI Torani 860 di Perairan Selat Sunda, Jumat (28/12/2018). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Aktivitas Gunung Anak Krakatau saat erupsi terlihat dari KRI Torani 860 di Perairan Selat Sunda, Jumat (28/12/2018). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Dia menyebut masyarakat bisa mendapatkan informasi terkait aktivitas gunung api dengan menghubungi lembaga yang berwenang, yaitu Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM.

Sementara itu untuk mendapatkan informasi terkait aktivitas gempa tektonik, pastikan masyarakat mendapat informasi dari lembaga yang berwenang, yaitu BMKG.

Baca Juga:

[HOAKS ATAU FAKTA]: Mulai 1 Oktober Nusa Ekspres Rute Cilacap-Tegal Beroperasi

Rahmat menambahkan hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi kapan, di mana, dan berapa besar kekuatan atau magnitudo gempa bumi akan terjadi, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak percaya dengan ramalan gempa bumi. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Besok Komisi B Panggil TransJakarta dan Dishub Soal Tabrakan Beruntun
Indonesia
Besok Komisi B Panggil TransJakarta dan Dishub Soal Tabrakan Beruntun

Pemanggilan ini untuk meminta keterangan langsung Transjakarta dan Dishub DKI terkait kecelakaan maut yang menewaskan dua orang itu.

KPK Minta Sekolah Menjadi Ekosistem yang Meneladani Integritas
Indonesia
KPK Minta Sekolah Menjadi Ekosistem yang Meneladani Integritas

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron meminta agar sekolah menjadi ekosistem yang meneladani integritas.

Terinfeksi COVID-19, Menkes Brazil Kembali Masuk RS
Dunia
Terinfeksi COVID-19, Menkes Brazil Kembali Masuk RS

Menteri Kesehatan Brazil Eduardo Pazuello, yang mengidap COVID-19, kembali masuk rumah sakit pada Minggu (1/11) malam.

Firli Bahuri Diminta Batalkan Pemberhentian Pegawai KPK
Indonesia
Firli Bahuri Diminta Batalkan Pemberhentian Pegawai KPK

Hal ini sebagaimana diatur melalui Peraturan Komisi Nomor 1 Tahun 2021

Kuasa Hukum Protes Jumhur Hidayat tak Dihadirkan, Sidang Ditunda
Indonesia
Kuasa Hukum Protes Jumhur Hidayat tak Dihadirkan, Sidang Ditunda

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menunda sidang petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jumhur Hidayat.

Setelah Tertunda, Boven Digoel Gelar Pilkada
Indonesia
Setelah Tertunda, Boven Digoel Gelar Pilkada

520 personil saat ini siap mengamankan pemungutan suara di Boven Digoel.

Andreau Pernah Jadi Caleg PDIP, Tapi Setelah Gagal Tak Aktif Lagi di Partai
Indonesia
Andreau Pernah Jadi Caleg PDIP, Tapi Setelah Gagal Tak Aktif Lagi di Partai

Segala bentuk perilaku dan tindak tanduk Andreau tidak berkaitan dengan partai

Mahfud MD Tegaskan Segala Bentuk Ancaman Pinjol Ilegal Bisa Dijerat Pidana
Indonesia
Mahfud MD Tegaskan Segala Bentuk Ancaman Pinjol Ilegal Bisa Dijerat Pidana

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, banyak pasal yang bisa dipakai bila mereka memakai tindakan kriminal saat menagih.

Sampai 31 Agustus, 100 Juta Dosis Vaksin Berhasil Disuntikan
Indonesia
Sampai 31 Agustus, 100 Juta Dosis Vaksin Berhasil Disuntikan

Masyarakat tetap diimbau agar apapun jenis vaksinnya tidak usah khawatir

Indonesia Bagian Timur Alami Gangguan Internet
Indonesia
Indonesia Bagian Timur Alami Gangguan Internet

Ganguan teknis dirasakan masyarakat di sejumlah titik di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Pulau Natuna, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.