Blok A Tanah Abang Masih Buka, Pedagang Hingga Pengunjung Enggak Takut Corona Blok A Tanah Abang tetap buka (MP/Asropih)

Merahputih.com - Pedagang Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat masih beroperasi menjajakan dagangannya kepada pengunjung yang datang untuk berbelanja.

Padahal Kecamatan Tanah Abang sudah melarang pedagang untuk jualan menyusul adanya kasus positif COVID-19 dari hasil swab test di Pasar Terbesar se-Asia Tenggara itu.

Pantauan Merahputih.com, Pasar Blok A Tanah Abang terlihat seperti hari-hari biasa. Para pedagang masih menjajakan dagangannya, meskin ada pelarangan berjualan. Tapi ada juga sejumlah pedagang yang menutup tokonya.

Parkir motor pun nampak menumpuk di gedung yang didominasi warna hijauh itu. Disamping parkiran juga banyak toko yang buka dan di depan terlihat segerombolan warga yang bekerja parkir liar maupun petugas toko.

Baca Juga

Pedagang Hingga Pengelola Positif COVID-19, Blok A dan B Tanah Abang Besok Ditutup

Masuk ke Blok A pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan yang diawali mencuci tangan dengan air mengalir di cuci tangan fortable, cek suhu tubuh dan disemprot cairan antiseptic oleh petugas sekuriti.

Sesampainya di lantai 1 Blok A Pasar Tanah Abang banyak pedagang yang didominasi jual busana itu menjajakan dagangan ke pengunjung yang hadir. Parahnya lagi ada pedagang yang tak menggubakan masker dengan baik. Masker itu hanya tertuntai dileher tak dipasang menutupi mulut dan hidung.

Begitu juga dengan pengunjung yang tak mengindahkan imbauan pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran corona.

Pedagang jaket yang berada di Lantai 1 Blok A bernama Rudi mengaku mengetahui bila lokasi tempat ia mengais rezeki itu ditutup sementara selama tiga hari yang dimulai hari ini 1 Juli hingga 3 Juli 2020 karena ada dua orang terkonfirmasi terpapar corona.

Ia mengaku tak takut adanya corona yang menyerang Pasar Tanah Abang Blok A. Menurut dia, virus tidak akan menyerang manusia bila manusianya sendiri hidup sehat dan rajin olahraga.

"Kalau pilek, flu, demam ya berobat saja obat-obatan yang ada. Karena vaksin corona belum ketemu," kata Rudi di lokasi, Rabu (1/7).

Blok A Tanah Abang tetap buka (MP/Asropih)
Blok A Tanah Abang tetap buka (MP/Asropih)

Ia mengungkapkan, dirinya akan berfikir dua kali bila tokonya harus ditutup selama 3 hari. Sebab toko yang ia miliki merupakan mata pencaharian untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu pengunjung bernama Wawan mengaku tidak takut berkunjung ke Pasar yang terserang penyakit corona. Sebab dirinya percaya diri menjalankan protop kesehatan.

Apalagi Wawan mengatakan, dirinya sering ke Pasar Tanah Abang dan telah memiliki langganan dengan penjual. Barang yang ia beli nantinya akan dijual kembali.

"Ga takut sih, saya pakai masker aja. Saya sering ke sini, takutnya kalau di tempat lain harganya mahal," ungkapnya.

Apalagi hingga kini, ]pemerintah belum memiliki jaminan kepada masyarakat bila pasar harus tutup. "Pemerintah enggak bisa jamin kehidupan, listrik aja masih bayar," tegas Wawan.

Baca Juga

Perkantoran di Jakarta Dibuka, Penumpang MRT Naik 6 Kali Lipat

Seperti Diketahui, Kecamatan Tanah Abang melakukan penutupan Pasar Blok A Tanah Abang, Jakarta Pusat selama 3 hari menyusul penemuan kasus positif COVID-19 dari hasil swab test.

Camat Tanah Abang, Jakarta Pusat, Yassin Pasaribu mengatakan, dari hasil tes usap atau swab test yang dilakukan Puskesmas Tanah Abang, sebanyak dua orang terkonfirmasi terpapat virus corona di Blok A Tanah Abang.

"Kalau di Blok A ada dua yang positif, satu pedagang dan satu lagi karyawan dari pengelola," kata Yassin. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Sikap Terbaru PDIP dan Gerindra Soal Amandemen UUD 1945
Indonesia
Ini Sikap Terbaru PDIP dan Gerindra Soal Amandemen UUD 1945

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Gerindra sama-sama melihat bahwa tensi wacana amandemen UUD 1945 sebaiknya diturunkan atau dilambatkan terlebih dahulu.

Pejabat Tinggi Pemprov DKI Dievaluasi Buntut Kerumunan Massa Sepekan Terakhir
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Masker yang Digunakan Selama 20 Menit Bisa Tumbuhkan Bakteri Jamur
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Masker yang Digunakan Selama 20 Menit Bisa Tumbuhkan Bakteri Jamur

Akun Facebook Cassie Koutras mengunggah foto yang di dalamnya terdapat narasi bahwa ada bakteri yang tumbuh di dalam masker setelah 20 menit digunakan.

Gibran Apresiasi Keberadaan Industri Garmen di Lapas Surakarta
Indonesia
Gibran Apresiasi Keberadaan Industri Garmen di Lapas Surakarta

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melakukan tinjauan di Rutan Solo yang berlokasi di tengah kota, Jalan Slamet Riyadi, Rabu (15/9).

Direktur P3S Soroti Wacana Duet Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024
Indonesia
Berikan Sinyal Reshuffle Kabinet, Jokowi: Yang Baru Harus Lebih Baik
Indonesia
Berikan Sinyal Reshuffle Kabinet, Jokowi: Yang Baru Harus Lebih Baik

Presiden Joko Widodo memposting sebuah gambar rel kereta berlatar belakang sinar matahari disertai kalimat 'Yang baru harus lebih baik' di akun Instagramnya, @jokowi, Selasa (22/12).

Kapolda Metro Jaya Tegaskan Masyarakat Jakarta Menantikan Pemimpin Tegas
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Tegaskan Masyarakat Jakarta Menantikan Pemimpin Tegas

Kegiatan ini merupakan konsolidasi pertama yang dilakukan Irjen Fadil Imran usai dilantik jadi Kapolra Metro Jaya

Rajin Olahraga dan Kerap Berdiam di Rumah tak Jamin Kebal Corona
Indonesia
Rajin Olahraga dan Kerap Berdiam di Rumah tak Jamin Kebal Corona

Wiku mengingatkan, orang yang gemar olahraga dan berdiam di rumah bukan tidak mungkin bisa terkena Corona.

Matheus Joko Santoso Dituntut 8 Tahun Penjara
Indonesia
Matheus Joko Santoso Dituntut 8 Tahun Penjara

Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bansos di Kementerian Sosial (Kemensos), Matheus Joko Santoso dituntut 8 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider 6 bulan kurungan.