Blended Whisky, Mencampurkan Kenikmatan Whisky Sejati (1) Blended whisky sudah menemukan bentuknya pada saat ini dan lebih dicari oleh generasi muda. (Foto: independent)

UMUMNYA orang hanya tahu whisky adalah whisky. Padahal whisky banyak jenis dan kategori, salah satunya adalah Blended Whisky. Blended whisky diproduksi oleh Skotlandia yang merupakan kombinasi antara single malts dengan grain yang menciptakan whisky lembut dan memberikan kenikmatan whisky.

Blended whisky sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun ini karena desakan dari jenis whisky lainnya, seperti bourbon, rye, single malt Scoth dan whisky Jepang. Distilled Spirit Council (DSC) berbasis di Amerika seperti yang dituliskan askmen, menyebutkan bahwa single malt Scoth sejak tahun 2014 mengalami kenailan hingga 13%. Sedangkan blended whisky mengalami penurunan sebanyak 1,3%.

Belakangan generasi baru pecinta whisky cenderung mencari rasa otentik yang didapatkan dari whisky berusia tua. Ini berkat pencarian generasi baru whisky yang memberikan arti menikmati whisky pada pijakan nilai-nilai lama. Generasi ini berusaha menampilkan rasa baru dan bereksperimen lebih jauh. Namun tetap menjaga whisky sebagai minuman yang tidak banyak aturan.

Masa pelarangan alkohol di Amerika di tahun 1930-an, membuat whisky Irlandia tersingkirkan. Ketika pelarangan tersebut dihapuskan, Amerika sudah keburu suka dengan whisky Skotlandia. Kemudian berlanjut dengan maraknya whisky single malt di tahun 1980-an dan terus berkembang hingga sekarang menguasai hampir 80% pasar whisky. Jadi pasar whisky Skotlandia adalah pasar single malt.

Pasar whisky Skotlandia yang ada saat ini meliputi:

Single Malt yang terbuat dari 100% whisky olahan biji gandum yang disuling hanya dari satu penyulingan saja.

Blended Malt atau yang juga disebut vatted atau malt murni, dibuat juga dari single malt namun berasal dari dua atau lebih penyulingan. Biasanya bahan yang dicampurkan memiliki usia di atas tiga tahun.

Blended merupakan whisky dengan teknik pembuatan tertua, meskipun demikian baru masuk dalam regulasi whisky Skotlandia di tahun 2009. Pembuatannya dari satu atau lebih single malt (gandum yang direndam air) dicampurkan dengan satu atau lebih single grain whisky yang asalnya dari satu atau lebih penyulingan.

Untuk kategori Blended ini pabrik besar biasanya mencampurkan 20 sampai 40 whisky malt dan grain dari berbagai penyulingan di Skotlandia. Usia whisky yang dicampurkan pun beragam mulai dari 30 tahun sampai 40 tahun. Namun umumnya memakai stok yang lebih muda usianya, sekitar 3-4 tahun saja. (psr)



Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH