Blanko E-KTP Kosong, Disdukcapil DKI Terbitkan Identitas Digital dan Suket Petugas melayani warga yang mengurus administrasi kependudukan di salah satu kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta, Selasa (29/11/2022). ANTARA/HO-Disdukcapil DKI

MerahPutih.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta menerbitkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) surat keterangan (suket) sebagai pengganti Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang belum tercetak.

IKD dan Suket bisa digunakan untuk membuktikan penduduk sudah melakukan perekaman E-KTP dan telah terdata dalam database kependudukan.

Baca Juga

Novel Baswedan Sebut Ganjar Belum Cukup Bukti Terlibat Korupsi e-KTP

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI, Budi Awaluddin mengatakan, kekosongan blangko E-KTP saat ini merata di Indonesia dan warga masyarakat agar lebih bersabar lagi untuk mendapatkan E-KTP.

Surat Keterangan Pengganti KTP-el dan IKD dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta yang sesuai dengan SURAT EDARAN dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 471.13/17740/Dukcapil tahun 2022.

Budi mengimbau, kepada warga yang belum melakukan perekaman data segera datang ke loket-loket layanan Dukcapil Kelurahan untuk melakukan perekaman dan pendaftaran E-KTP.

"Bagi masyarakat yang telah melakukan perekaman E-KTP namun belum mendapatkan fisik E-KTP tidak perlu khawatir karena Pemerintah akan memberikan surat keterangan pengganti KTP-el dan/atau menerbitkan Identitas Kependudukan Digital (IKD)," kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (29/11).

Menurut Budi, kehadiran IKD diperuntukkan agar ke depannya masyarakat tidak perlu menunjukkan KTP fisik asli dalam mengakses berbagai macam pelayanan publik. Digital ID atau Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan salah satu inovasi Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dalam mempermudah pelayanan adminduk.

Baca Juga

Disdukcapil DKI Catat 99,86 Persen Warga Ganti KTP Imbas Perubahan Nama Jalan

Surat keterangan yang diberikan kepada masyarakat bersifat sementara, sebagai pengganti KTP-el yang belum tercetak. Suket tersebut bisa digunakan dalam keperluan dan pemanfaatan layanan lainnya dan memiliki batas waktu yang telah ditentukan hingga tanggal 5 Januari 2023 hingga KTP-el nantinya bisa tercetak.

Kata Budi, saat ini E-KTP yang belum dicetak di seluruh wilayah DKI Jakarta mencapai 17.535, sedangkan Ketersediaan blangko pada 6 wilayah di DKI Jakarta saat ini sekitar 958.

"Hutang cetak terbesar terdapat di wilayah Jakarta Timur sekitar 7.057 lembar, hal tersebut karena jumlah penduduk di Jakarta Timur sangat banyak dibandingkan wilayah lainnya," sambungnya.

Penerapan Digital ID dapat terus disosialisasikan kepada seluruh penyedia layanan publik agar tercipta pelayanan yang efektif dan efisien. Ke depan masyarakat akan didorong untuk dapat memanfaatkan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Saat ini IKD hanya bisa digunakan melalui handphone android. IKD dapat diakses dengan mengunduh aplikasinya di Play Sytore.

"Untuk mengakses KTP digital bisa mendaftar melalui aplikasi tersebut. Tinggal isi data dan e-mail aktif yang diminta oleh aplikasi," tutupnya. (Asp)

Baca Juga

Kabupaten Tangerang Kehabisan Blanko E-KTP

Penulis : Asropih Asropih
Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
ICDX Ambil Kesempatan Antisipasi Dampak Konflik Rusia-Ukraina
Indonesia
ICDX Ambil Kesempatan Antisipasi Dampak Konflik Rusia-Ukraina

Situasi panas ini memperburuk volatilitas harga komoditi yang bahkan sebelum terjadi konflik, mengalami kenaikan nilai seiring dengan pemulihan ekonomi dunia di masa pandemi COVID-19.

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wartawan di Kramat Jati
Indonesia
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wartawan di Kramat Jati

Polda Metro Jaya menyebut motif pembunuhan terhadap Wartawan atas nama Firdaus di Kramat Jati, Jakarta Timur, karena pelaku emosi saat ditegur korban.

Cerita Zulhas Ditawari Jokowi Jadi Menteri Perdagangan
Indonesia
Cerita Zulhas Ditawari Jokowi Jadi Menteri Perdagangan

Presiden Jokowi (Jokowi) telah melantik Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan pada Rabu (15/6).

 Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Terkait Disabilitas di Asia Pasifik
Indonesia
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Terkait Disabilitas di Asia Pasifik

Pertemuan HLIGM-FRPD akan diikuti 31 negara anggota, sepuluh badan PBB, 12 pejabat setingkat menteri/kepala badan dari 11 negara, tiga negara asosiasi dan 50 organisasi masyarakat sipil di wilayah Asia Pasifik.

PAN dan PPP Diproyeksi Tidak Bisa Tempatkan Wakil di DPR
Indonesia
PAN dan PPP Diproyeksi Tidak Bisa Tempatkan Wakil di DPR

Perolehan suara PPP pada Pemilu 2019 adalah 4,5 persen. Jika setengahnya berkurang, maka partai ini akan tidak lolos ke Senayan.

Kamhar Lakumani Sebut Demokrat dan Golkar Punya Rekam Jejak Koalisi yang Baik
Indonesia
Kamhar Lakumani Sebut Demokrat dan Golkar Punya Rekam Jejak Koalisi yang Baik

"Dua periode pemerintahan Pak SBY, Partai Golkar selalu menjadi bagian dari koalisi pemerintah," kata Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani, Selasa (10/5).

Sopir Truk Trailer Kecelakaan Maut di Bekasi Terancam 6 Tahun Penjara
Indonesia
Sopir Truk Trailer Kecelakaan Maut di Bekasi Terancam 6 Tahun Penjara

"Disangkakan Pasal 310 ayat 4 UU Lalu Lintas. (Ancaman hukuman penjara paling lama) 6 tahun," ucap Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Agung Pitoyo

Vaksin COVID-19 Mulai Langka, Ini Kata Kemenkes
Indonesia
Vaksin COVID-19 Mulai Langka, Ini Kata Kemenkes

Terdapat sembilan kota/kabupaten dengan stok vaksin yang mencukupi hingga 7-10 hari ke depan, 18 kota/kabupaten mencukupi untuk 10-14 hari ke depan, kurang dari tujuh hari sebanyak 91 kota/kabupaten.

Harta Kekayaan Lukas Enembe, Gubernur Papua yang Ditangkap KPK
Indonesia
Harta Kekayaan Lukas Enembe, Gubernur Papua yang Ditangkap KPK

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, Lukas tercatat memiliki harta sebesar Rp 33.784.396.870 atau Rp 33,7 miliar.

Transaksi Valas Naik Hingga 40 Persen Jelang KTT G20
Indonesia
Transaksi Valas Naik Hingga 40 Persen Jelang KTT G20

Transaksi penukaran valuta asing (Valas) naik cukup tinggi menjelang puncak KTT G20 pada tengah November di Bali.