Blangko e-KTP Dijual Bebas, Kubu Jokowi Desak Usut Tuntas Ilustrasi blangko e-KTP (ANTARA FOTO/Bebeng)

MerahPutih.Com - Sekretaris Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto meminta aparat terkait mengusut tuntas beredarnya blangko e-KTP aspal di pasaran termasuk di Pasar Pramuka, Jakarta dan aplikasi jual beli daring, Tokopedia.

Hal tersebut dinyatakan Hasto setelah ditemukan adanya blangko e-KTP yang diperjualbelikan secara bebas secara online dan sejumlah lokasi di Jakarta.

"Gak boleh itu harus diusut tuntas, siapapun itu, itu pelanggaran pidana berat karena data tunggal penduduk yang melalui KTP harus dijaga kerahasiannya termasuk blankonya," kata Hasto saat dijumpai awak media di Rumah Situbondo, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (6/12).

Terkait temuan itu, sejumlah pihak mengkhawatirkan e-KTP aspal dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan di Pemilu 2019.

Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto
Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto (MP/Ponco Sulaksono)

Sekjen PDIP itu pun mengimbau agar aparat segera turun mengusut hal tersebut. Jangan sampai e-KTP dimanfaatkan untuk manipulasi data Pemilu.

"Kilita gak purnah punya pengalaman manfaatkan itu. Garansinya, dulu sejak jaman bu Mega kita gak pernah. Jaman Bung Karno pemilu demokratis. jaman Mega juga sama setelah 99 paling demokratis. Jadi kami gak ada ilmu untuk memanfaatkan hal seperti itu. Itu juga jadi komitmen Jokowi-Kiai Ma'ruf dan PDIP yang termasuk didalamnya," ucap Hasto.

Sebelumnya, Wakil Direktur TKN Jokowi-Ma'ruf, Lukman Edy menyarankan agar Bawaslu memiliki alat khusus pendeteksi keaslian E-KTP pada pemilu 2019.

Hal itu dimaksudkan untuk mencegah penyalahgunaan e-KTP aspal untuk kepentingan politik.

"TKN meminta Bawaslu untuk menyiapkan perangkat keras, perangkat untuk menguji e-KTP, untuk menguji keaslian e- KTP di TPS. Itu sudah kita sampaikan jauh-jauh hari," kata Lukman Edy di Posko Cemara, Kamis, (6/12).(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Terlibat Suap, KPK Tetapkan Bupati Jepara dan Hakim PN Semarang Sebagai Tersangka

Kredit : fadhli


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH