Black Box CVR Belum Ditemukan, Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air Diperpanjang 3 Hari Penyerahan FDR pesawat Sriwijaya Air PK-CLC dari Panglima TNI ke Kabasarnas, di Dermaga JICT, Jakarta, Selasa (12/1/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/rwa.

MerahPutih.com - Pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, kembali diperpanjang selama 3 hari ke depan. Artinya evakuasi pesawat tersebut sampai hari Kamis (21/1) mendatang.

"Saya mengumumkan bahwa pelaksanaan operasi SAR kita perpanjang tiga hari lagi," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Jakarta, Senin (18/1).

Keputusan perpanjangan waktu ini, kata Bagus, sudah mempertimbangkan bebagai hal dan telah dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), KNKT, dan DVI Polri.

Baca Juga:

Tim SAR Fokus Cari Korban dan Bagian Penting CVR Sriwijaya Air

"Tentunya seterusnya kita akan evaluasi per hari, untuk melihat hasil, efektivitas, kendala, dan segala sesuatu yang ada di lapangan," ungkapnya.

Bagus menjelaskan, alasan waktu pencarian pesawat Sriwijaya Air ditambah karena sampai saat ini DVI Polri baru mengidentifikasi 29 korban. Mengingat seluruh orang yang ada di pesawat berjumlah 56 orang. Terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak.

"Tentunya tim SAR gabungan berusaha sekuat mungkin melaksanakan evakuasi korban. Semakin banyak jumlah kantong yang kita temukan akan semakin bermanfaat bagi DVI dalam membantu proses identifikasi," terangnya.

Prajurit Kopaska TNI AL dalam pencarian pesawat Sriwijaya Air PK-CLC di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (17/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Prajurit Kopaska TNI AL dalam pencarian pesawat Sriwijaya Air PK-CLC di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (17/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Lebih lanjut, ucap Bagus, tentunya terkait dengan belum ditemukan black box bagian cockpit voice recorder (CVR). Tim akan terus berusaha untuk mengangkatnya dari laut.

"Namanya crash survivable memory unit, CSMU, itu adalah bagian yang merekam data percakapan atau suara di kokpit. Itu yang belum kita temukan," sambungnya.

Baca Juga:

29 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Teridentifikasi

Black box bagian flight data recorder (FDR) sudah ditemukan oleh tim TNI Angkatan Laut (AL) di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang pada 12 Januari 2021 lalu.

"CVR penting, FDR juga penting. Namun dalam konteks ini, saya mau fokuskan kepada evakuasi korban dan bersamaan dengan itu melaksanakan evakuasi bagian CVR yang belum ketemu," katanya.

Total yang dikumpulkan tim gabungan dari awal evakuasi sampai saat ini sebanyak 310 kantong jenazah potongan tubuh manusia, 60 kantong kecil bagian pesawat, dan 55 kantong potongan besar pesawat. (Asp)

Baca Juga:

'Casing' Black Box CVR Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update COVID: Bertambah 1.198, Kasus Corona di Indonesia Jadi 54.010
Indonesia
Update COVID: Bertambah 1.198, Kasus Corona di Indonesia Jadi 54.010

"Kasus positif 1.198 orang. Hingga totalnya 54.010 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Pekan Depan Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Korupsi Jiwasraya
Indonesia
Pekan Depan Pengadilan Tipikor Gelar Sidang Korupsi Jiwasraya

Untuk lima berkas perkara yang lebih dulu dilimpahkan ke pengadilan, ternyata sudah mendapat penetapan

Terjerat Kasus Dugaan Pungli, Rektor UNJ Bakal Diproses Internal Kemendikbud
Indonesia
Terjerat Kasus Dugaan Pungli, Rektor UNJ Bakal Diproses Internal Kemendikbud

Pelimpahan usai penyelidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengentikan penyelidikan perkara.

Berangkat ke DPD PDIP Jateng, Gibran dan Teguh Kompak Satu Mobil
Indonesia
Berangkat ke DPD PDIP Jateng, Gibran dan Teguh Kompak Satu Mobil

"Saya tidak ada persiapan khusus, bismillah aja kita tunggu saja nanti acaranya di Semarang," ujar Gibran

BMKG Jelaskan Penyebab Terjadinya Cuaca Ekstrem di Indonesia
Indonesia
BMKG Jelaskan Penyebab Terjadinya Cuaca Ekstrem di Indonesia

Rita memaparkan, ada beberapa fenomena alam yang terjadi bersamaan dan memicu terjadinya cuaca ekstrem ini.

Demi Jaga 'Sinergitas' dengan TNI, Kapolda Metro Tanggung Kerusakan Polsek Ciracas
Indonesia
Demi Jaga 'Sinergitas' dengan TNI, Kapolda Metro Tanggung Kerusakan Polsek Ciracas

Warga yang mengadukan kerugian fisik tersebut mengalami penganiayaan, pembacokan, pemukulan, dan penusukan

Terpidana Mati Asal Tiongkok yang Kabur ke Bogor Bunuh Diri karena Stres
Indonesia
Terpidana Mati Asal Tiongkok yang Kabur ke Bogor Bunuh Diri karena Stres

Kematian Cai Changpan, narapidana yang kabur dari Lapas Tangerang yang disebut tewas bunuh diri menyisakan banyak tanda tanya.

Lebih dari 1.000 Penyintas COVID-19 di DKI Donorkan Plasma Konvalesen
Indonesia
Lebih dari 1.000 Penyintas COVID-19 di DKI Donorkan Plasma Konvalesen

Darah itu nantinya diperuntukan bagi warga yang membutuhkan dalam penanganan medis

Pakar Hukum Nilai Perpres 14/2021 Tingkatkan Ketaatan Warga Ikuti Vaksinasi
Indonesia
Pakar Hukum Nilai Perpres 14/2021 Tingkatkan Ketaatan Warga Ikuti Vaksinasi

Terbitnya Perpres 14/2021 memiliki tujuan yang baik

Ribuan Personel Gabungan Jaga Demo Buruh di Dekat Istana
Indonesia
Ribuan Personel Gabungan Jaga Demo Buruh di Dekat Istana

Ribuan personel gabungan TNI, Polri, serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disiagakan untuk mengamankan aksi tersebut.