BKPM Bikin Sistem Layanan Cepat Setelah UU Cipta Kerja Disahkan Kepala BKPM Bahlil. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tengah sedang dalam proses membuat sistem Online Single Submission versi Omnibus Law UU Cipta Kerja. Sistem itu akan digunakan juga oleh seluruh pemerintah daerah agar terintegrasi dalam kewenangan perizinan usaha sesuai Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) dalam rangka melakukan penyederhanan birokrasi perizinan berusaha.

"Kami yang akan siapkan sistemnya sekaligus. Karena kalau tidak dibuat, nanti ada saja alasan. Tentunya kami akan siapkan pelatihan juga untuk pemerintah daerah," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia,.

Ia meminta para bupati dapat segera membuat peraturan daerah terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sehingga dapat dimasukkan dan dipetakan ke dalam sistem OSS.

Baca Juga:

Istana Sudah Terima Draf Final UU Ciptaker

"Jadi nanti dalam sistem OSS yang sudah terpetakan RDTR-nya dapat ditentukan izin yang ditolak dan diterima," katanya.

Ia menuturkan, Omnibus Law UU Cipta Kerja memfasilitasi kebutuhan investasi dalam berinvestasi di Indonesia yang selama ini kerap terhambat.

Kebutuhan itu yakni kemudahan, kecepatan, kepastian, dan efisiensi. Melalui UU Cipta Kerja, pemerintah akan menyiapkan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) dalam rangka melakukan penyederhanan birokrasi perizinan berusaha.

NSPK, lanjut ia, nantinya akan memberikan kepastian dan efisiensi dalam pengajuan izin usaha. UU Cipta Kerja diyakini tidak sedikit pun menggugurkan kewenangan daerah yang ada saat ini. Pemerintah pusat hanya mengatur prosesnya saja, sedangkan kewenangan tetap ada di daerah.

"Di pasal 174 poin B, tidak ada satu pun izin usaha yang ditarik ke pusat. Izin tetap di daerah, tetapi disertai dengan NSPK dan prosesnya melalui online dengan sistem Online Single Submission (OSS). Tidak ada lagi izin-izin manual. Tapi jika waktu prosesnya melanggar NSPK, maka secara otomatis dianggap menyetujui. Ini agar pengusaha mendapatkan kepastian dan efisiensi," katanya.

Baca Juga:

Tito Dukung Sosialisasi UU Ciptaker Secara Transparan Agar Ada Amunisi Bersikap

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komnas HAM Bakal Turun Tangan Selidiki Penganiayaan Jurnalis di Surabaya
Indonesia
Komnas HAM Bakal Turun Tangan Selidiki Penganiayaan Jurnalis di Surabaya

Jurnalis adalah salah satu elemen penting dalam penegakan demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia.

8 Penanganan COVID-19 Oleh Polisi yang Berpotensi Langgar HAM
Indonesia
8 Penanganan COVID-19 Oleh Polisi yang Berpotensi Langgar HAM

Komnas HAM menghimbau agar jajaran Polri tetap memedomani norma HAM dalam bertindak

Haris Azhar Beberkan Dugaan Rekayasa Sidang Kasus Novel Baswedan
Indonesia
Haris Azhar Beberkan Dugaan Rekayasa Sidang Kasus Novel Baswedan

"Nuansa rekayasa sangat kental. Terbukti, sebagaimana ciri pengadilan rekayasa, banyak keanehan dalam persidangan," kata Haris

Angka Kejahatan Oleh Napi Asimiliasi Terus Bertambah, Didominasi Kasus C3
Indonesia
Angka Kejahatan Oleh Napi Asimiliasi Terus Bertambah, Didominasi Kasus C3

Disimpulkan gangguan Kamtibmas minggu ke 22 mengalami kenaikan 4,16 persen

Gibran-Teguh Tebar Pesona, Kenakan Baju Seragam Politik Bergambar Naik Banteng
Indonesia
Gibran-Teguh Tebar Pesona, Kenakan Baju Seragam Politik Bergambar Naik Banteng

Gibran-Teguh terlihat sama-sama kompak mengenakan baju seragam tersebut.

Anak Amien Rais Nyalakan Gawai di Pesawat, PAN: Sesuatu yang Biasa
Indonesia
Anak Amien Rais Nyalakan Gawai di Pesawat, PAN: Sesuatu yang Biasa

Menurutnya, perdebatan terjadi karena ada kesalahpahaman dan ego masing-masing

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Mengandung Sel Ginjal Monyet Hijau Afrika
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Mengandung Sel Ginjal Monyet Hijau Afrika

Ramai di media sosial Facebook yang menyatakan vaksin Sinovac dari Tiongkok mengandung vero cell atau sel monyet hijau Afrika.

HUT JCH Ke-4, DKI Gelar Pelatihan ke Warga untuk Jadi Entrepreneur
Indonesia
HUT JCH Ke-4, DKI Gelar Pelatihan ke Warga untuk Jadi Entrepreneur

Jakreator 4.0 merupakan acara perdana dari serangkaian acara yang digelar untuk memperingati hari jadi ke-4 JCH yang hadir di tengah warga DKI.

Reaktif Saat Berkerumun di Malam Pergantian Tahun, Siap-Siap Dikirim ke Wisma Atlet
Indonesia
Reaktif Saat Berkerumun di Malam Pergantian Tahun, Siap-Siap Dikirim ke Wisma Atlet

Ada penutupan ruas menuju kawasan Monas terhitung mulai pukul 19.00 WIB

Syahganda Nainggolan Cs Diborgol Dinilai Tak Etis
Indonesia
Syahganda Nainggolan Cs Diborgol Dinilai Tak Etis

Langkah Bareskrim Polri menampilkan Syahganda Nainggolan cs dengan baju tahanan terkesan kurang etis.