BKN Pastikan Tes Kebangsaan untuk Pegawai KPK Berbeda Dari Tes CPNS KPK. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap calon ASN KPK berbeda dengan TWK bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

CPNS merupakan calon karyawan dalam jenjang pemula atau posisi entry level sehingga TWK terhadap CPNS berupa pertanyaan soal pemahaman akan wawasan kebangsaan. Sementara itu, pegawai KPK yang alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN) sudah menduduki jabatan senior.

“Sehingga diperlukan jenis tes yang berbeda, yang dapat mengukur tingkat keyakinan dan keterlibatan mereka dalam proses berbangsa dan bernegara,” ujar Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN, Paryono Kepada wartawan, Minggu (9/5).

Baca Juga:

WP KPK: Tes Wawasan Kebangsaan Jadi Alat Singkirkan Pegawai Berintegritas

Dalam TWK pegawai KPK, metode yang digunakan adalah assessment center yang juga dikenal sebagai multi-metode dan multi-asesor.

Ia menyebutkan, asesmen ini dilakukan dengan menggunakan beberapa alat ukur, yaitu tes tertulis indeks moderasi bernegara dan integritas (IMB 68), penilaiaan rekam jejak (profiling), dan wawancara.

Paryono menekankan, banyak pihak yang dilibatkan dalam proses asesmen. a menegaskan, tim observer berasal dari sejumlah instansi yang juga telah memiliki pengalaman dan selama ini bekerja sama dengan BKN dalam mengembangkan alat ukur tes wawasan kebangsaan.

Logo KPK. Foto: ANTARA

Instansi tersebut yakni Dinas Psikologi TNI AD, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), BAIS, dan Pusat Intelijen TNI AD.

“Hal ini semua dimaksudkan untuk menjaga objektivitas hasil penilaian dan untuk mencegah adanya intervensi dalam penilaian, dan dalam penentuan hasil penilaian akhir dilakukan melalui assessor meeting,” ungkapnya.

Baca Juga:

Sejumlah Alasan Tes Kebangsaan Calon ASN KPK Dinilai Salah Kaprah

Sebelumnya, tes wawasan kebangsaan KPK menuai polemik karena dari total pegawai yang diikutsertakan dalam assessment, 1.274 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan 75 orang lainnya tidak lolos.

Kendati jumlahnya jauh lebih sedikit, namun 75 peserta tersebut diduga kuat merupakan kelompok pegawai yang masih memiliki independensi kuat. Salah satunya penyidik senior Novel Baswedan. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Langgar Protokol Kesehatan, Raffi Ahmad Cs Masih Aman dari Jeratan Hukum
Indonesia
Langgar Protokol Kesehatan, Raffi Ahmad Cs Masih Aman dari Jeratan Hukum

"Sampai saat ini kita belum ada pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Jimmy Christian Samma

Ketua DPD Tegaskan Presidential Threshold Tak Sesuai Konstitusi
Indonesia
Ketua DPD Tegaskan Presidential Threshold Tak Sesuai Konstitusi

Artinya setiap partai politik peserta pemilu berhak dan dapat mengajukan pasangan capres dan cawapres

Lebih dari 10 Bom Daya Ledak Tinggi Disiapkan Terduga Teroris Condet
Indonesia
Lebih dari 10 Bom Daya Ledak Tinggi Disiapkan Terduga Teroris Condet

Yusri tidak merinci lebih lanjut rencana atau lokasi peledakan yang dipersiapkan oleh para terduga teroris

Saksi Akui Yogas dan Iman Ikram Operator Legislator PDIP Ihsan Yunus
Indonesia
Saksi Akui Yogas dan Iman Ikram Operator Legislator PDIP Ihsan Yunus

Matheus Joko Santoso mengakui bahwa Agustri Yogasmara alias Yogas dan Iman Ikram merupakan operator lapangan legislator PDIP Ihsan Yunus.

Fenomena Aneh, Belasan Sumur Milik Warga Klaten Tiba-tiba Amblas
Indonesia
Fenomena Aneh, Belasan Sumur Milik Warga Klaten Tiba-tiba Amblas

Belasan sumur milik warga Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tiba-tiba amblas dalam waktu berdekatan.

Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana COVID-19 di Sultra
Indonesia
Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana COVID-19 di Sultra

Kasus dugaan penyelewengan pengelolaan anggaran penanganan pandemi COVID-19 tahun anggaran 2021 tengah diselidiki Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

Polda Metro Tracing Pemudik di Kampung Makassar
Indonesia
Polda Metro Tracing Pemudik di Kampung Makassar

Mengantisipasi penyebaran COVID-19, Polda Metro Jaya melakukan tes dan pelacakan (tracing) pemudik di Kampung Makassar, Jakarta Timur, Jumat (21/5).

TNI Rekrut Ribuan Relawan Tangani Pasien sampai Vaksinasi COVID-19
Indonesia
TNI Rekrut Ribuan Relawan Tangani Pasien sampai Vaksinasi COVID-19

Panglima TNI, menargetkan untuk masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya sebelum tanggal 17 Agustus 2021, sudah harus mencapai di atas 70 persen "herd immunity" nya untuk usia di atas 12 tahun.

Ridwan Kamil Ingin Vaksinasi COVID-19 Datangi Rumah Warga
Indonesia
Ridwan Kamil Ingin Vaksinasi COVID-19 Datangi Rumah Warga

"Jabar ini daerah pelosoknya masih banyak, Puskesmas belum memadai. Jumlah Puskesmas ada 1000-an, jumlah desa ada 5.000-an," kata Ridwan Kamil.

Ayu Ting Ting Diperiksa Polda Metro Terkait Dugaan Penghinaan
Indonesia
Ayu Ting Ting Diperiksa Polda Metro Terkait Dugaan Penghinaan

Ia diperiksa sebagai saksi pelapor dalam kasus dugaan penghinaan di media sosial pada Selasa (31/8).