BKN Jawab Keluhan Pelamar Soal Hilangnya Nama Perguruan Tinggi saat Daftar PNS Ilustrasi. (Foto: MP/sscasn.bkn.go.id)

MerahPutih.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjawab keluhan sejumlah pelamar PNS tahun 2021 terkait nama perguruan tinggi (PT) atau prodi yang tidak ditemukan di portal SSCASN saat pendaftaran.

Melalui akun resmi Facebook, BKN menyatakan pemburu aparatur sipil negara (ASN) tahun ini banyak yang mempertanyakan soal hilangnya nama perguruan tinggi di portal SSCASN.

"Sore ini Mimin akan sampaikan info terkait aduan yang masuk ke helpdesk BKN. Dari aduan yang masuk, banyak yang menanyakan terkait dengan Perguruan Tinggi (PT)/Prodi tidak ditemukan saat mendaftar di portal https://sscasn.bkn.go.id/," tulis BKN melalui akun resmi Facebook-nya.

Baca Juga:

Jadwal Pendaftaran PNS Diperpanjang, Depok Undur Hasil Seleksi Administrasi 6 Hari

Ada 8 cara yang harus dilakukan pelamar PNS untuk bisa temukan nama perguruan tinggi saat daftar di portal SSCASN:

1. Pastikan koneksi Internet stabil

2. Pencarian PT/Prodi hanya untuk jenjang pendidikan diploma dan sarjana

3. Pencarian 'Nama Prodi' pada SSCASN tanpa menggunakan tanda baca (-)

4. Ketik penggalan atau singkatan nama PT/Prodi

5. Pastikan nama Prodi sesuai yang tertera pada ljazah

6. Perhatikan kesalahan penulisan (typo)

7. Lakukan pencarian PT via helpdesk SSCASN

8. Lakukan pengecekan melalui pddikti.kemdikbud.go.id atau forlap.kemdikbud.go.id/perguruantinggi.

Ilustrasi tes SKD CPNS. (FOTO ANTARA/HO/Humas Pemda)
Ilustrasi tes SKD CPNS. (FOTO ANTARA/HO/Humas Pemda)

BKN pun mengingatkan, kepada pelamar untuk segera mendaftar lamaran PNS tahun 2021 pasalnya waktunya tinggal sisa 5 hari lagi atau sampai 26 Juli mendatang.

Baca Juga:

Pendaftaran CPNS 2021 Diperpanjang, Jadwal Pelaksanaan Seleksi tidak Berubah

"Setelah paham, yuk segera submit pendaftaranmu. Karena masa pendaftaran tinggal menghitung jari," lanjut BKN.

Sebelumnya, BKN memperpanjang masa pendaftaran seleksi PNS dan PPPK 2021 hingga 26 Juli 2021. Sedianya jadwal pendaftaran PNS dan PPPK akan ditutup hari ini pada 21 Juli 2021. (Asp)

Baca Juga:

Pendaftaran CPNS dan PPPK Diperpanjang 5 Hari

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komnas HAM Periksa Pimpinan KPK Terkait Dugaan Pelanggaran HAM TWK
Indonesia
Komnas HAM Periksa Pimpinan KPK Terkait Dugaan Pelanggaran HAM TWK

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan memeriksa pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (8/6) hari ini.

Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 25.830
Indonesia
Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 25.830

Dengan demikian, kasus kematian mencapai 59.534 orang sejak awal pandemi

Dipimpin Mesir, Isreal-Hamas Sepakat Gencatan Senjata
Dunia
Dipimpin Mesir, Isreal-Hamas Sepakat Gencatan Senjata

Kekerasan bermula dari kemarahan rakyat Palestina atas apa yang mereka serang lantaran Israel mengekang hak-hak mereka di Yerusalem, termasuk selama bentrokan polisi dengan pengunjuk rasa di Masjid Al-Aqsa.

[HOAKS atau FAKTA] Bom di Gereja Katedral Makassar Dikendalikan Lewat Remot
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Bom di Gereja Katedral Makassar Dikendalikan Lewat Remot

Akun Facebook Abdul Ghoni mengunggah sebuah gambar tangkapan layar percakapan ke grup Islam World News yang menyatakan jika pengeboman di Gereja Katedral Makassar dikendalikan melalui remot jarak jauh.

Puluhan Orang Ditemukan Reaktif COVID-19, Pengguna KRL Diminta Pakai Masker Ganda
Indonesia
Puluhan Orang Ditemukan Reaktif COVID-19, Pengguna KRL Diminta Pakai Masker Ganda

KAI Commuter berharap di tengah meningkatnya kasus positif COVID-19 belakangan ini, masyarakat dapat beraktivitas dari rumah.

Operasi Patuh Jaya 2021 Mulai Digelar Hari Ini, Catat Lokasi-lokasinya
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2021 Mulai Digelar Hari Ini, Catat Lokasi-lokasinya

Apel Operasi Patuh Jaya sendiri dilakukan untuk mengetahui kekuatan personel serta sarana dan prasarana yang dimiliki

Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Dugaan Aset Bermasalah BLBI di Karawaci
Indonesia
Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Dugaan Aset Bermasalah BLBI di Karawaci

Sebelumnya, pemerintah menyita sejumlah aset berupa 49 bidang tanah dengan luas 5.291.200 meter persegi terkait dengan penagihan hutang BLBI. Dalam hal ini, salah satu aset tanah yang disita diduga merupakan milik Lippo Karawaci, Tangerang.

IKAPPI Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi Pedagang di Pasar Tradisional
Indonesia
IKAPPI Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi Pedagang di Pasar Tradisional

IKAPPI meminta Kementerian Kesehatan untuk mempercepat vaksinasi di pasar tradisional karena persoalan pendataan vaksinasi menjadi terkendala saat ini menyasar ke pedagang pasar.

Kibarkan Bendera Putih, Pedagang Pantai Ampenan Mataram: Tolonglah Kami!
Indonesia
Kibarkan Bendera Putih, Pedagang Pantai Ampenan Mataram: Tolonglah Kami!

"Tolonglah kami, lihatlah kami, dengarkan jeritan kami, dan bantu kami menghadapi kondisi ekonomi selama PPKM," ujar Ketua Pedagang Pantai Ampenan, Indari

Minta Pembaruan Data, Mensos Tak Ingin Keluarga Itu-Itu Saja yang Dapat Bansos
Indonesia