Bisa Masuk Ribuan Motor, KRI Banda Aceh Siaga Angkut Pemudik KRI Banda Aceh 593 (ist)

Merahputih.com - Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) TNI Angkatan Laut menyiagakan kapalnya untuk mendukung angkutan laut bagi para pemudik selama Idul Fitri 1439 Hijriah/Lebaran 2018 Masehi.

"Kami memiliki armada kapal, seperti KRI Banda Aceh 593, yang bisa mengangkut pemudik. Kami siagakan, jika ada permintaan dari Kementerian Perhubungan kami sudah siap operasional," kata Panglima Kolinlamil Laksda TNI R. Achmad Rivai di Jakarta, Kamis (7/6).

Pada Lebaran 2017, KRI Banda Aceh mengangkut sekitar 1.600 pemudik sepeda motor tujuan Semarang, Jawa Tengah. "Lumayan kan, mereka tidak harus bermacet-macetan di jalan, beradu dengan kendaraan lain," ujar Rivai.

Pengerahan Kapal perang Republik Indonesia (KRI) sebagai dukungan angkutan laut selama musim Lebaran, merupakan bentuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP). "Jadi ada aturan dan ketentuan untuk operasionalnya. Harus ada permintaan dari instansi terkait dulu, yakni Kementerian Perhubungan. Jika mereka membutuhkan dukungan, baru kita operasionalkan," kata Rivai dikutip Antara.

KRI Banda Aceh-593 (Foto/Puspen TNI)

Jumlah pemudik pengguna sepeda motor pada Idul Fitri 2018 tercatat 85 juta orang atau meningkat 33,3 persen dibandingkan pada Lebaran 2017. Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pemerintah telah menyediakan fasilitas pengangkutan sepeda motor bagi pemudik yang ingin membawa sepeda motor, yakni menggunakan kapal laut, kereta api, dan truk.

"Tahun lalu, angka kecelakaan lalu lintas sepeda motor cukup tinggi. Karena itu kami mendorong masyarakat untuk mengikuti mudik gratis yang diselenggarakan BUMN atau perusahaan swasta," katanya.

Selain TNI-AL, Kementerian Perhubungan juga menyiapkan kapal cadangan di empat titik kepadatan mudik. Di antaranya Madura, Banjarmasin, Makassar dan Balikpapan guna mengakut pemudk apabila kapal yang ada saat ini kurang.

"Bagi yang ada di Madura, Banjarmasin, Makassar dan Balikpapan lakukan mudik dengan baik karena kami mempersiapkan kapal-kapal cadangan apabila kapal yang ada itu kurang. Saya menugaskan khusus Dirjen Perhubungan Laut untuk bertugas disana," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)

Budi juga menyampaikan kepada para pemudik yang akan mudik ke Lampung bahwa Kemenhub sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengamankan, namun Ia juga mengimbau agar para pemudik turun secara bersama-sama sehingga lebih aman. Selain itu, Budi mengajak para pemudik yang akan menggunakan kapal untuk membeli tiket secara daring karena lebih mudah dan dapat dipertanggung jawabkan.

"Bagi mereka yang akan menggunakan ASDP di Pelabuhan Merak itu ada tiket `online'. Belilah tiket secara `online', sehingga mereka tidak perlu mengantri dan langsung naik. Di sana akan disiapkan tempat jalur khusus sepeda motor dan jalur khusus naik mobil," katanya.

Kepada para pemudik yang akan menempuh rute darat, diinfokan bahwa jalur tol fungsional Brebes - Semarang akan dibuka mulai hari Jumat 8 Juni mendatang mulai pukul 6 pagi. "Yang juga perlu diimbau adalah yang mudik dari Jakarta ke Jawa Tengah. Memang jalan tol Jakarta - Surabaya sudah jadi. Tapi saya menganjurkan tidak harus menggunakan tol. Kemarin saya sudah cek bersama Menteri PUPR bersama Kapolda dan Kakorlantas, jalur tol fungsional sudah siap dan akan dibuka mulai hari Jumat pukul 6 pagi sudah bisa digunakan," katanya. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH