Bir Racikan Putra-Putri Indonesia Semakin Mendunia Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, melepas ekspor perdana bir ke Korea Selatan. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

BIR karya anak bangsa ternyata sudah mampu bersaing di kancah dunia? Ini dibuktikan oleh PT. Multi Bintang Indonesia gencar mengeksplorasi pasar-pasar ekspor yang baru.

Setelah sukses mengekspor ke Belanda, Australia, Jepang, Timor Leste, Singapura dan yang terakhir ke Inggris pada 2017 silam. Kini Multi Bintang mulai melebarkan sayapnya ke Korea Selatan (Korsel). Sebagai info Korsel memiliki standarisasi yang tinggi dalam pemilihan bir.

Meskipun demikian ternyata bir Indonesia ini mampu menembus standar yang dibuat sangat tinggi itu. Ini menjadikan Multi Bintang sukses menjadi produsen bir pertama Indonesia yang mengeskpor produknya ke Negeri Ginseng itu. Multi Bintang yakin jika Korea Selatan dapat menjadi rumah baru bagi produknya di kawasan Asia.

Terlaksananya hal tersebut tak lain dan tak bukan lantaran kerjasama melalui kemitraan strategis antara Multi Bintang dengan Heineken Korea Selatan.

“Kami sangat bangga bahwa Bir Bintang diracik oleh putra putri terbaik Indonesia, akan turut serta dalam mempromosikan persahabatan antara Indonesia dan Korea Selatan,” ucap Michael Chin pada Seremoni Ekspor Perdana bir Bintang ke Korea Selatan di Tangerang, (14/5).

bintang
Bir Indonesia mampu menembus standar tinggi Korea Selatan. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Acara itu sendiri diresmikan secara langsung oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bersama Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-Beom.

Terkait eskpor Bir ke Korea Selatan sendiri, Menteri Perdagangan mengaku percaya karena Korsel merupakan pasar yang sangat potensial. Ia sangat mengapresiasi atas pencapaian yang telah dilakukan oleh Multi Bintang.

“Saya sangat mengapresiasi Bir Bintang karena produknya membawa kebanggaan bagi Indonesia, di tengah peraturan yang sedikit membatasi peredaran dari bir di Indonesia,” ucap Enggartiasto.

Langkah yang diapresiasi itu adalah pabrik bir ini sukses mengambil strategi market yang lain. Tentunya bukan hal yang mudah untuk masuk ke Korsel karena begitu banyak tahapan birokrasi yang harus diverifikasi.

Perekembangan leisure economy di Indonesia juga turut mendukung citra positif dari Bir Bintang. Hal ini dikarenakan pergeseran pola konsumsi masyarakat ke pola konsumsi yang experience based. Hingga pengalaman turis Korsel saat menikmati bir di Indonesia mendorong permintaan bir itu. Jadi inilah yang mendasari adanya permintaan bir itu di Korsel. Bahkan Michael Chin mengungkapkan jika bir itu akan disejajarkan dengan merek bir terkenal dunia dan akan masuk ke kategori affordable premium di Korsel. (ryn)

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH