Bioskop di Sleman Mulai Beroperasi, Ini Syarat Masuknya Ilustrasi. (ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI)

Merahputih.com - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mulai memperbolehkan dibukanya gedung bioskop di wilayah ini. Pemkab menerapkan syarat ketat bagi pengunjung yang hendak menonton.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menjelaskan pengunjung yang boleh masuk hanya yang sudah tercatat berkategori hijau di aplikasi pedulilindung.

Baca Juga:

Ganjil Genap Redam Wisatawan Datang ke Puncak Bogor

Kategori hijau adalah warga yang tidak sedang positif Corona, sedang tidak isoman (ODP) serta sudah menerima vaksin COVID-19 lengkap dua dosis.

"Download dan Scan Aplikasi peduli lindungi itu wajib. Dan harus kategori hijau. Yang (kategori) lain belum diperbolehkan,” tegas Kustini melalui keterangan pers di Sleman DIY, Jum’at (17/9).

(Unsplash_Karen Zhao)

Ditambahkan Kustini, pengelola dari bioskop XXI di beberapa mall di Sleman sudah mengajukan izin pemberitahuan uji coba.

Namun Pemkab mewajibkan pihak pengelola harus menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang di dalamnya juga mengatur antisipasi adanya kerumunan.

“Sama dengan pembukaan tempat wisata dan mall kemarin. SOP harus disiapkan termasuk strategi antisipasi. Karena tujuan kita hanya satu, jangan sampai timbul klaster baru,” kata Kustini.

Baca Juga:

Akhir Pekan, Kawasan Puncak Bogor Diberlakukan Ganjil Genap

Selain menyiapkan SOP untuk mengantisipasi kerumunan, persyaratan lain seperti tanda kursi untuk jaga jarak, tempat cuci tangan, cek suhu dan protokol kesehatan lain juga harus disiapkan.

Pihak pengelola juga harus memiliki QR Code terpisah dari mall untuk pengunjung menggunakan aplikasi peduli lindungi. (Teresa Ika/Yogyakarta)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bersiap Kuliah Tatap Muka, 19.166 Tenaga Pendidik Perguruan Tinggi Sudah Terima Vaksin
Indonesia
Bersiap Kuliah Tatap Muka, 19.166 Tenaga Pendidik Perguruan Tinggi Sudah Terima Vaksin

Vaksinasi dosen dan tenaga kependidikan menjadi kunci utama sebelum menggelar pendidikan tatap muka

KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Banjarnegara
Indonesia
KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Banjarnegara

Tim penyidik masih melakukan pengumpulan bukti-bukti terkait perkara

Istri Wali Kota Bandung Beserta Anak dan Menantunya Positif COVID-19
Indonesia
Istri Wali Kota Bandung Beserta Anak dan Menantunya Positif COVID-19

Wali Kota Bandung, Oded Mohamad Danial mengofirmasi kabar istrinya, Siti Muntamah Oded, kedua anaknya serta menantu dinyatakan positif COVID-19.

Jokowi Dinilai Bakal Pakai Faktor 'Kedekatan' Tunjuk Calon Kapolri Pengganti Idham Azis
Indonesia
Jokowi Dinilai Bakal Pakai Faktor 'Kedekatan' Tunjuk Calon Kapolri Pengganti Idham Azis

Selain kedekatan, ada juga jalur lobi dan kerja-kerja profesional

Listyo Minta Dukungan Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan di DPR
Indonesia
Listyo Minta Dukungan Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan di DPR

Mantan Ajudan Presiden Jokowo ini, bakal menjalani rangkaian uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI pada pekan depan.

[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Dieksekusi Keluar dari Gedung Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Dieksekusi Keluar dari Gedung Putih

Pria itu sebenarnya adalah Anthony Atamanuik yang membuat program “The President Show”.

Wagub Bocorkan Jumlah Liang Lahad Pasien COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Wagub Bocorkan Jumlah Liang Lahad Pasien COVID-19 di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya menjelaskan secara gamblang kesimpangsiuran jumlah liang lahad pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi COVID-19 di ibu kota.

PAN Minta Perubahan Perda RDTR-PZ Perhatikan Tempat Ibadah dan Sekolah
Indonesia
PAN Minta Perubahan Perda RDTR-PZ Perhatikan Tempat Ibadah dan Sekolah

Fraksi PAN DPRD meminta Bapemperda dan Pemprov untuk memerhatikan tempat ibadah dan sekolah dalam pembuatan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Bandung Membutuhkan Cadangan Oksigen Medis
Indonesia
Bandung Membutuhkan Cadangan Oksigen Medis

"Sampai saat ini posko oksigen belum ada ’buffer stocks’. Jadi bantuan yang ada seperti dari provinsi langsung distribusikan ke rumah sakit," kata Dedi.

Akibat Pandemi, 19,45 Persen UMKM Seret Modal
Indonesia
Akibat Pandemi, 19,45 Persen UMKM Seret Modal

Saat ini, UMKM berkontribusi 61,1 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan menyerap 97 persen dari total angkatan kerja atau 116,9 juta tenaga kerja.