BIN Ungkap Cara Kelompok Teroris Rekrut Generasi Milenial Ilustrasi terorisme. ANTARA/HO

MerahPutih.com - Juru bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto menduga, aksi bom bunuh di Gereja Katedral Makassar dan teror di Mabes Polri adalah pelaku sel lama.

Menurut Wawan, cara perekrutan kelompok ini yang baru dengan menggunakan di media sosial.

Baca Juga

Densus 88 Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Klaten

"Ini rekrutmen baru, dengan memposting bisa melakukan tanya jawab, pola lama tapi caranya rekrutmen orang baru,” kata Wawan, Minggu (4/4).

Dia menjelaskan, sasaran kelompok ini generasi milenial yang tidak memiliki tanggungan. Serta lebih mudah diiming-iming untuk mati masuk surga.

“Lebih berpikir ada iming-iming daripada susah-susah kita mati masuk surga,” kata Deputi VII BIN itu.

Hal senada dikatakan mantan narapidana terorisme (napiter), Haris Amir Falah.

Personel Densus 88 Antiteror menggiring terduga teroris ke Pesawat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/3/2021). ANTARA/Umarul Faruq
Personel Densus 88 Antiteror menggiring terduga teroris ke Pesawat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/3/2021). ANTARA/Umarul Faruq

Dia mengatakan kejadian teror bom kali ini adalah sel lama yang rutin melakukan kajian di Makassar.

Haris menduga terdapat dua tempat yang jadi tempat dijadikan pembinaan.

“Ada dua tempat yang memang rutin dijadikan tempat oleh mereka untuk dijadikan pembinaan, dan pada saat yang tepat mereka melakukan aksi,” kata dia.

Dia mengatakan kejadian tersebut bukan hanya di Makassar. Tetapi juga sudah menjamur keseluruh penjuru Indonesia. Sebab, hal tersebut adalah jaringan, walaupun sudah terputus mereka memiliki akar.

“Mereka punya satu akar, akar pemikiran yang ekstream kemudian di bawah pembinaan yang terus menerus yang mestinya harus masif melawan itu,” tandasnya. (Knu)

Baca Juga

Polisi Terus Sisir Terduga Teroris Anggota JAD di Jatim

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Marinir Bubarkan Massa Aksi Remaja
Foto
Marinir Bubarkan Massa Aksi Remaja

Sejumlah personil Marinir TNI AL memadamkan api saat membubarkan massa aksi remaja yang telah usai menggelar unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja yang disahkan DPR RI di jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 20/10/2020. Pada pukul 17:47 WIB sejumlah personil Marinir TNI AL keluar barikade dan membujuk massa aksi untuk bubar dan pulang kerumah. Massa aksi dikawal personil Marinir hingga jalan M.H Thamrin, Jakarta. Merahputih.com/Rizki Fitrianto

Bisa Atur-Atur Pemeriksaannya, Jaksa Pinangki Dinilai Sering 'Dimanja'
Indonesia
Bisa Atur-Atur Pemeriksaannya, Jaksa Pinangki Dinilai Sering 'Dimanja'

Ia mencurigai sesuatu yang membuat Pianangki memiliki bargaining position yang membuatnya 'diatas angin'

Dua Kali Tak Hadir, Polisi Bisa Jemput Paksa Rizieq
Indonesia
Dua Kali Tak Hadir, Polisi Bisa Jemput Paksa Rizieq

Polisi akan menjemput paksa Rizieq Shihab jika ia tidak memenuhi pemanggilan kedua terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

2.708 Pasien COVID-19 Tanpa Gejala Diisolasi di RSD Wisma Atlet
Indonesia
2.708 Pasien COVID-19 Tanpa Gejala Diisolasi di RSD Wisma Atlet

Sebanyak 2.708 pasien positif COVID-19 tanpa gejala tengah menjalani isolasi mandiri dan perawatan di Tower 4-7 Wisma Atlet Kemayoran.

Wagub Riza Bandingkan Banjir Saat Ini dengan Tahun-Tahun Sebelumnya
Indonesia
Wagub Riza Bandingkan Banjir Saat Ini dengan Tahun-Tahun Sebelumnya

Intensitas hujan lebat yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Kamis (18/2) kemarin hingga Jumat (19/2) menyebabkan 57 RT dari 30.470 RT di ibu kota terendam banjir.

Ketua The Jakmania Mangkir dari Panggilan Polisi
Indonesia
Ketua The Jakmania Mangkir dari Panggilan Polisi

Ketua The Jakmania, Dicky Soemarno mangkir dari panggilan polisi

Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso, Polisi Klaim Sudah Ikuti Prosedur
Indonesia
Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso, Polisi Klaim Sudah Ikuti Prosedur

Saat kejadian yakni pada 2 Juni 2020 sore, kondisi cuaca sedang hujan

BIN Tegaskan Pemakaman Kabinda Papua Tidak Boleh Diliput Media
Indonesia
BIN Tegaskan Pemakaman Kabinda Papua Tidak Boleh Diliput Media

Pemakaman berlangsung terbatas untuk umum.

PBNU Gembira Masjid Terapkan Protokol Kesehatan Saat Salat Jumat
Indonesia
PBNU Gembira Masjid Terapkan Protokol Kesehatan Saat Salat Jumat

Kegembiraan warga Muslim yang merupakan ekspresi syukur kepada Allah SWT

 2.760 Orang Positif COVID-19 di Papua
Indonesia
2.760 Orang Positif COVID-19 di Papua

Semua tersebar di 19 dari 29 kabupaten dan kota.