BIN Resmi Punya Akun Medsos, Warganet Diminta Bijak Badan Intelijen Negara (BIN) meluncurkan tiga akun resmi di media sosial (ANTARA/HO-BIN)

Merahputih.com - Badan Intelijen Negara (BIN) meluncurkan tiga akun resmi media sosialnya. Ketiganya dibentuk sebagai respon atas peningkatan penggunaan media sosial dan juga salah satu cara membumikan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat khususnya generasi muda.

"Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, BIN menganggap perlu untuk memiliki akun resmi di media sosial. Ini menjadi salah satu cara membumikan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda,” kata Deputi VII Bidang Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Hari Purwanto dalam keterangan resminya, Selasa (30/6).

Ketiganya adalah binofficial_ri (Instragram), binofficial_ri (Twitter) dan binofficial.ri (Facebook). Langkah ini ditempuh juga untuk melengkapi kebutuhan informasi masyarakat yang selama ini hanya bersumber dari website resmi BIN (www.bin.go.id).

Baca Juga:

Ini Sejumlah Menteri yang "Tak Bisa Tidur" Gegara Gertakan Jokowi

Menurut Wawan, hadirnya akun media sosial resmi BIN merupakan penjabaran Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, namun dengan tetap menekankan pentingnya kerahasiaan sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara.

Media sosial merupakan ruang virtual yang banyak digemari oleh semua orang, tidak terkecuali generasi muda. Dengan akun medsos resmi BIN maka diharapkan akan mendekatkan BIN dengan kalangan milenial untuk bersama-sama menciptakan ruang publik yang positif.

Selain sebagai sarana menyosialisasikan berbagai isu terkini, akun resmi media sosial ini juga diharapkan mampu mendekatkan BIN dengan masyarakat luas. “Dengan adanya akun resmi ini, maka masyarakat diharapkan tidak lagi mempercayai akun-akun media sosial yang mengatasnamakan BIN,” kata Wawan.

BIN juga mengajak masyarakat untuk terus menggunakan media sosial secara cerdas dan bijak. Dalam hal ini, masyarakat diharapkan mampu mengunggah konten-konten positif sesuai nilai-nilai luhur Pancasila, ikut menangkal hoaks, ujaran kebencian dan radikalisme.

Warganet juga diimbau untuk tetap menjaga keamanan privasi akun dengan menggunakan media sosial secara bijak dan terukur guna menghindari ketergantungan yang rentan berdampak pada gangguan kesehatan mental .

Diakui bahwa media sosial saat ini telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Kecepatan, kepraktisan dan berbagai kemudahan lainnya menjadi magnet yang menarik banyak orang untuk terus menggunakan media sosial.

Bahkan media sosial pun tidak hanya menjadi ruang interaksi antar penggunanya, namun juga menjadi rujukan informasi bagi masyarakat luas. Medsos Melonjak Pada sisi lain, ia menyebutkan, penggunaan media sosial pun terus menunjukkan tren kenaikan, khususnya selama masa pandemi COVID-19.

Berdasarkan riset dari konsultan Kantar, media sosial seperti WhatsApp dan Instagram melonjak hingga 40 persen di seluruh dunia. Kenaikan itu disebabkan banyaknya orang yang menggunakan media sosial untuk berkomunikasi karena ada karantina wilayah guna mencegah penularan COVID-19.

Baca Juga:

Restu Megawati Jadi Penghalang Jokowi Rombak Kabinet Indonesia Maju

Fenomena itu menjadi cermin adanya ketergantungan masyarakat dengan media sosial. Lonjakan penggunaan media sosial pada satu sisi memang merubah pola komunikasi menjadi semakin intens dan cepat.

Namun di sisi lain, media sosial telah menimbulkan sejumlah persoalan seperti sarana propaganda paham radikal, penyebaran konten pornografi, kabar bohong, ujaran kebencian, hingga munculnya akun medsos palsu yang mengatasnamakan institusi negara.

Akibatnya masyarakat rentan terpapar informasi keliru sehingga dapat menimbulkan kesalahpahaman yang dapat berujung pada konflik. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anggota DPR Semprot Ketidakbecusan Anies Tangani Banjir Jakarta
Indonesia
Anggota DPR Semprot Ketidakbecusan Anies Tangani Banjir Jakarta

Banjir yang terjadi saat ini disebabkan oleh hujan

Publik Beri Penghormatan atas Rayshard Brooks, Pria Kulit Hitam yang Lagi-lagi Tewas di Tangan Polisi
Dunia
Publik Beri Penghormatan atas Rayshard Brooks, Pria Kulit Hitam yang Lagi-lagi Tewas di Tangan Polisi

Pengacara keluarga Brooks menyebut upacara itu akan dibayar oleh pembuat film Tyler Perry.

Stimulus Listrik Diminta Berlanjut di 2021
Indonesia
Stimulus Listrik Diminta Berlanjut di 2021

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta agar stimulus listrik tersebut juga berlaku untuk sarana sosial seperti rumah ibadah.

BPIP Sebut Gerakan Intoleran di Indonesia Makin Meningkat
Indonesia
BPIP Sebut Gerakan Intoleran di Indonesia Makin Meningkat

Negara harus hadir dan tidak boleh kompromi terhadap kaum intoleran

KPK Periksa 2 Manager PT Dirgantara Indonesia
Indonesia
KPK Periksa 2 Manager PT Dirgantara Indonesia

Dalam perkara ini, KPK menetapkan mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso dan Irzal Rizaldi sebagai tersangka

Yang Bakal Dikorek Dari Anies Saat Dipanggil Polisi
Indonesia
Yang Bakal Dikorek Dari Anies Saat Dipanggil Polisi

Anies rencananya akan dipanggil pada pukul 10.00 WIB.

Aktivis PMII Tak Setuju Stafsus Milenial Dibubarkan
Indonesia
Aktivis PMII Tak Setuju Stafsus Milenial Dibubarkan

Nixon menilai keberadaan stafsus milenial sangat bermanfaat khususnya bagi generasi muda.

Perintah Mahfud MD: Tangkap Hidup-hidup Djoko 'Joker' Tjandra
Indonesia
Perintah Mahfud MD: Tangkap Hidup-hidup Djoko 'Joker' Tjandra

"Tidak ada alasan bagi orang yang DPO meskipun dia mau minta PK lalu dibiarkan berkeliaran," ucap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini

 DPRD Minta Pemprov DKI Kaji Pemberian Keringanan Retribusi Sewa Rusun
Indonesia
DPRD Minta Pemprov DKI Kaji Pemberian Keringanan Retribusi Sewa Rusun

Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI. Nova Harivan Paloh menilai perlunya klasifikasi dan syarat yang ketat dalam keringanan retribusi bagi penghuni rusunana agar tepat sasaran.