Bimasakti 'Terbit dan Tenggelam' Jelang Album di 2024

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Januari 2024
Bimasakti 'Terbit dan Tenggelam' Jelang Album di 2024

Bimasakti telurkan single terakhir jelang merilis album di 2024. (Foto: Dok./Bimasakti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah sukses merilis sukses merilis single Pejalan, solis Bimasakti kembali dengan lagu yang mengusung tema persahabatan, cinta, dan mimpi berjudul Terbit dan Tenggelam. Lagu ini dihadirkan sebagai gambaran kebiasaan pendengar musik Bimasakti yang kerap bergadang hingga matahari fajar menjelang.

Penggalan lirik nan berbunyi "hingga matahari terbit dan mata kita mulai tenggelam", dianggap Bimasakti sangat relate dengan kebiasaan kebanyakan pemuda-pemudi yang membicarakan sesuatu sampai menjelang pagi.

Bimasakti menulis lagu ini dengan membawa pesan bahwa perjuangan dan mimpi, harus terus berjalan meskipun kadang tidak sesuai dengan ekspektasi. Persahabatan, cinta, perjuangan dan mimpi menjadi pesan yang ingin disampaikan Bimasakti untuk para pendengar lagunya.

Baca juga:

Indra Sinaga Artikan Cinta dalam Single 'Terjemahan Cinta'

Musik yang fresh ditambah karakter suara Bimasakti yang kuat, menjadikan pesan pada lagu ini akan cepat sampai pada saat pertama kali mendengarkan lagu Terbit dan Tenggelam.

Terbit dan Tenggelam dikemas sebagai lagu yang easy listening dengan harapan mampu membuat penonton untuk sing along saat di panggung, dengan isian suara (backing vocal) dari kawan-kawan dekat Bimasakti.

Baca juga:

Juicy Luicy Angkat Fenomena Badut dalam Percintaan di Lagu 'HAHAHA'

Tak berkarya sendiri, Bimasakti mengeksekusi lagu Terbit dan Tenggelam bersama sang gitaris Tonggeng hendarta, dengan penyempurnaan lirik dari seorang Heri Gimbal untuk menyempurnakan liriknya.

Bimasakti juga mengajak band pengiringnya yakni The Galaxy pada setiap prosesnya, hingga terwujud aransemen lagu Terbit dan Tenggelam dengan karakter yang kuat.

Terbit dan Tenggelam menjadi persembahan terakhir dari Bimasakti, sebelum mengeluarkan album yang direncakan rilis di 2024. Lagu Terbit dan Tenggelam dari Bimasakti saat ini sudah dapat dinikmati di pelbagai platform streaming digital (*)

Baca juga:

Tiroy Sihotang Cerita Ketulusan dan Kehilangan di Single 'Tunggu Aku Di Surga'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 9 menit lalu
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 58 menit lalu
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
ShowBiz
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Mengibaratkan kehidupan seperti permainan roulette, terus berputar tanpa pernah memberi kepastian mengenai kapan atau di mana putaran itu akan berhenti.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Bagikan