Bikin Semrawut, Operasional Skuter Listrik di Yogyakarta Akan Dibatasi Skuter listrik di kawasan Malioboro. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

MerahPutih.com - Keberadaan skuter listrik di Kota Yogyakarta dinilai bikin lalu lintas semrawut dan membuat tidak nyama warga yang sedang berjalan kaki terutama di kawasan wisata Malioboro.

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan membatasi operasional skuter listrik. Pembatasan diberlakukan dengan mengatur jumlah, jam, serta jalur lintasan.

Baca Juga:

DIY Relokasi 1.700 PKL Malioboro, Pedagang Minta Penundaan

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, pembatasan akan diberlakukan di kawasan wisata terutama di Malioboro, Tugu Yogyakarta dan sekitarnya.

"Perlu ada pembatasan jumlah supaya tidak mengganggu kendaraan atau mengganggu pejalan kaki yang jumlahnya juga cukup banyak di Malioboro," kata di Yogyakarta, Rabu (12/01).

Ia mengatakan, jika tidak dilakukan penataan atau pembatasan sejak awal, maka dikhawatirkan jumlah kendaraan tersebut semakin banyak dan bisa mengganggu pengguna jalan lain. Bahkan dapat membahayakan pengguna skuter listrik.

"Makanya diatur lewat pedestrian. Tetapi melewati pedestrian pun perlu diatur jalur dan jam operasionalnya," kata politikus PAN ini.

Heroe melanjutkan, menginstruksikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Cagar Budaya yang mengelola kawasan Malioboro, untuk meminta pengelola skuter listrik menghentikan sementara penyewaan kendaraan tersebut sampai ada kebijakan lebih lanjut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif menegaskan, pemerintah melarang skuter listrik melenggang bebas di jalan raya. Alasannya, skuter listrik tergolong sebagai kendaraan yang tidak stabil sehingga dinilai berbahaya apabila dijalankan di jalan raya.

"Aturan di dalam undang-undang dan peraturan kementerian sudah cukup jelas, yaitu tidak diperbolehkan digunakan di jalan raya. Hanya boleh diarea khusus misal di perumahan atau di jalur khusus yang disediakan pemerintah setempat," tegas dia.

Skuter listrik di kawasan Malioboro.  (Foto:  Humas Pemkot Yogyakarta)
Skuter listrik di kawasan Malioboro. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Dishub bersama kepolisian tak segan memberi sanksi apabila masih ada skuter listrik yang digunakan di jalan raya hingga peraturan selesai dibuat.

Kasat lantas Polresta Yogyakarta Kompol Chandra Lulus Widiantoro menegaskan pihaknya sudah membuat memperingatkan pengelola skuter di mana alat ini hanya boleh beroperasi di Malioboro pukul 18.00 sampai 21.00 wib.

"Kami juga sudah mengingatkan kembali jalur lintas skuter hanya di kawasan Malioboro dari pos Teteg sampai ke titik nol kilometer," katanya.

Tercatat ada empat pengelola yang menjalankan skuter listrik wilayah Malioboro dan Tugu Yogyakarta. Pengelola ini mengoperasionalkan puluhan skuter listrik setiap hari. Ongkos naiknya rata-rata Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu per 30 menit. (Patricia Vicka / Yogyakarta)

Baca Juga:

Bulan Depan, Kemen PUPR Bakal Mulai Kerjakan Proyek Malioboro Solo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemlu Siapkan Langkah Hukum Terkait Dugaan Pelecehan Seksual oleh WNI di Arab
Indonesia
Kemlu Siapkan Langkah Hukum Terkait Dugaan Pelecehan Seksual oleh WNI di Arab

Muhammad Said ditahan setelah menjalani proses persidangan yang di dalamnya terungkap fakta bahwa ia terbukti melakukan pelecehan seksual berdasarkan bukti dua saksi mata dan pengakuan langsung darinya.

Indonesia Ekspor Satu Ton Bumbu Rendang dan Kalio ke Norwegia
Indonesia
Indonesia Ekspor Satu Ton Bumbu Rendang dan Kalio ke Norwegia

Bumbu rendang dan kalio tersebut akan dikirim secara bertahap ke Norwegia oleh Scannesia AS, yakni perusahaan yang dimiliki oleh diaspora Indonesia asal Sumatera Barat, Emmy Jørgensen.

Lembaga Survei Boni Hargens Sebut Budi Gunawan Tokoh Paling Berpengaruh
Indonesia
Lembaga Survei Boni Hargens Sebut Budi Gunawan Tokoh Paling Berpengaruh

Survei ini dilakukan sejak 30 Agustus sampai 12 September 2022 terhadap kelas menengah intelektual, yang terdiri dari para dosen/pakar, peneliti, anggota LSM/NGO dan aktivis/seniman di 34 provinsi.

KLHK Manfaatkan Satelit Pantau Kapal Terjerat Kasus Impor Limbah
Indonesia
KLHK Manfaatkan Satelit Pantau Kapal Terjerat Kasus Impor Limbah

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggunakan satelit untuk memantau pergerakan kapal-kapal yang terjerat kasus impor limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) atau limbah lainnya untuk menekan kasus pencemaran lingkungan di wilayah perairan Indonesia.

Gerindra Belum Final Usung Prabowo di Pilpres 2024
Indonesia
Gerindra Belum Final Usung Prabowo di Pilpres 2024

Pilpres 2024 akan berlangsung dua tahun lagi. Sejumlah nama digadang-gadang akan maju untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di republik ini.

Pasang Pemutus Jaringan di Tiang, PLN Hindari Masifnya Pemadaman Listrik Akibat Banjir
Indonesia
Pasang Pemutus Jaringan di Tiang, PLN Hindari Masifnya Pemadaman Listrik Akibat Banjir

Prakiraan cuaca yang menyatakan bahwa wilayah Ibu Kota DKI Jakarta masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dan dapat disertai petir serta angin kencang hingga Jumat (7/10).

Menunggu Rupiah Digital, Bisa Digunakan Beli Sepatu, Mobil sampai Rumah
Indonesia
Menunggu Rupiah Digital, Bisa Digunakan Beli Sepatu, Mobil sampai Rumah

Satu rupiah digital nanti juga akan ada kursnya dalam dolar AS digital, jadi semuanya nanti dalam dunia digital.

Bertemu Langsung, Komnas HAM Ungkap Kondisi Kesehatan Lukas Enembe
Indonesia
Bertemu Langsung, Komnas HAM Ungkap Kondisi Kesehatan Lukas Enembe

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menemui Gubernur Papua Lukas Enembe.

Sekjen Gerindra Sowan Gibran, Bahas Pertemuan dengan Prabowo
Indonesia
Sekjen Gerindra Sowan Gibran, Bahas Pertemuan dengan Prabowo

"Beliau (Prabowo) berkeinginan bertemu langsung dengan Gibran. Kita sedang agendakan pertemuan," papar dia.