Bikin Mata Perih dan Sesak Napas, Ini 5 Tips Atasi Gas Air Mata Demo mahasiswa di jalan tol dalam kota, Senayan, Jakarta, Selasa, (24/9). (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto)

TEMBAKAN gas air mata dan water canon dikerahkan aparat keamanan untuk membubarkan aksi demo mahasiswa di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat Selasa (24/9). Efeknya, gas air mata yang terhirup menyebabkan mata perih hingga sesak napas. Hal ini disebabkan karena gas air mata memiliki kandungan senyawa umum yakni CS (chlorobenzylidenemalononitrile), CR, CN (chloroacetophenone), bromoacetone, phenacyl bromide, atau semprotan merica.

Gas air mata dapat digunakan sebagai pertahanan diri. Namun, saat ini biasanya lebih sering digunakan untuk mengendalikan kerusuhan dan dijadikan sebagai senjata kimia. Gejala yang akan dirasakan jika terkena gas air mata biasanya rasa menyengat dan terbakar pada area wajah dan kulit, keluarnya air mata yang berlebihan, hingga mengalami kebutaan sementara.

Baca Juga:

Sejumlah Mahasiswa Tumbang Terkena Gas Air Mata dari Polisi

Oleh karenanya, ketika kamu terpapar gas air mata, kamu harus mengatasi sebelum terkena efek lebih jauh lagi. Dilansir dari laman Aftermath, berikut tips mengatasinya.


1. Menjauh dari lokasi

(Foto 1) Menjauh dari lokasi penembakkan gas air mata. Foto by Pixabay Free Photos
Menjauhlah dari lokasi penembakkan gas air mata. (Foto: Pixabay/Free Photos)

Cara yang bisa kamu lakukan pertama adalah pergi secepat mungkin dari lokasi tempat penembakkan gas air mata berlangsung. Sebab jika kamu masih berada di area sekitar, rasa perih itu akan bertambah dan membuatmu semakin menderita karena serangan gas air mata tersebut. Ini adalah cara yang paling aman untuk meminimalisir efek dari gas air mata.


2. Bilas menggunakan air

(Foto 2) Bilas area badan yang terkena gas air mata menggunakan air. Foto by Pixabay 3345408
Bilas area badan yang terkena gas air mata menggunakan air. (Foto: Pixabay/3345408)

Cari tempat yang memungkinkan kamu untuk membersihkan segala area badan yang terkena gas air mata. Jangan gunakan air hangat karena dapat membuka pori-pori kulit sehingga bahan-bahan kimia berpotensi masuk ke dalam kulit. Akan lebih baik lagi kamu menggunakan sabun untuk membersihkan kulit dan rambut dari partikel gas air mata. Hindari berendam di air karena itu justru membuatmu berendam dalam senyawa kimia.

Baca Juga:

Sisa Gas Air Mata Masih Terasa, Pemotor di Slipi Oleskan Odol di Wajah


3. Ganti pakaian

(Foto 3) Cuci pakaian yang terkena partikel-partikel gas air mata. Foto by Pixabay PDPics
Cuci pakaian yang terkena partikel-partikel gas air mata. (Foto: Pixabay/PDPics)

Jangan lupa untuk bilas dan ganti pakaian yang terkena gas air mata. Sebab, partikel-partikel gas air mata pasti menempel pada pakaian dan menyebabkan dampak tertentu.


4. Tahan nafas

(Foto 4) Tahan nafas untuk mencegah terjadinya sesak nafas pada dada. Foto by PIxabay Free Photos
Tahan nafas untuk mencegah terjadinya sesak nafas pada dada. (Foto: PIxabay/Free Photos)

Ketika terhirup oleh rongga hidung, kandungan gas air mata akan merangsang kelenjar untuk memproduksi air mata. Tak hanya itu, kamu akan merasakan sesak nafas pada bagian dada yang kemudian akan memproduksi ingus hingga muntah.


5. Tutup matamu

(Foto 5) Tutup matamu untuk mencegah masuknya partikel pada gas air mata. Foto by Pixabay Skullman
Tutup matamu untuk mencegah masuknya partikel pada gas air mata. (Foto: Pixabay/Skullman)

Kamu bisa menutup matamu karena ini dapat mencegah masuknya partikel chlorobenzalmalononitrile (CS). (And)

Baca Juga:

Kericuhan Pecah di DPR, Polisi Semburkan Gas Air Mata


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH