Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bikin Kejutan di Hajatan Rakyat Bandung, Kaka Slank Ajak Megawati Joget

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 21 Januari 2024
Bikin Kejutan di Hajatan Rakyat Bandung, Kaka Slank Ajak Megawati Joget

Kaka Slank mengajak Megawati berjoget. (MP/Pon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Vokalis Slank, Kaka membuat kejutan di Hajatan Rakyat Bandung, yang menjadi tajuk kampanye terbuka pasangan capres dan cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD, yang digelar di Lapangan Tegallega, Bandung, Jawa Barat, Senin (21/1).

Saat tampil membawakan lagu Slank berjudul "Orkes Sakit Hati", Kaka tiba-tiba berhenti bernyanyi dan menyapa para penonton.

"Tunggu-tunggu, ada wanita spesial yang saya mau ajak joget," kata Kaka lalu berjalan ke arah kursi penonton di atas panggung tempat petinggi partai pengusung dan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud duduk.

Baca Juga:

Meski Diguyur Hujan, Ribuan Warga Goyang Sat Set di Hajatan Rakyat Bandung

Kaka kemudian menghampiri Megawati Soekarnoputri dan meminta kesediaan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) itu untuk turut berjoget.

Megawati yang memakai baju hitam dan kaca mata hitam nampak terkejut dan langsung tertawa. Ia kemudian menyambut uluran tangan Kaka dan keduanya kemudian berjoget ke tengah panggung.

Kaka lalu menggandeng tangan Megawati, keduanya berjalan sampai ke ujung panggung sambil berjoget dan menyapa masyarakat.

Para petinggi partai pengusung capres dan cawapres nomor urut 3, bahkan Ganjar dan Siti Atikoh serta Alam Ganjar juga ikut berdiri dan berjoget.

Seusai tampil berjoget dengan Slank, Megawati menyampaikan, "Tadi ibu sampaikan ke Slank, saya ini sudah nenek-nenek loh, jangan diajak joget”. Pernyataan Megawati membuat semua masyarakat yang hadir tertawa.

Megawati kemudian menjelaskan alasannya turun langsung mengikuti Hajatan Rakyat Bandung dan berorasi di hadapan ribuan warga.

"Bapak saya, Soekarno, sebelum memproklamirkan kemerdekaan, menyusuri Bandung sampai ke Desa Sukamiskin, untuk mendengar curahan hati rakyat, mengusung kekuatan, jadi saya hari ini datang ke Hajatan Rakyat Bandung," ujar Megawati.

Baca Juga:

Kampanye Akbar Perdana di Tangerang, Anies : Semua datang dengan keikhlasan

Hajatan Rakyat Bandung dihadiri ribuan warga yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat (Jabar). Hujan tidak menyurutkan semangat mereka yang hadir untuk memenangkan Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024.

Tak hanya Megawagi, kampanye terbuka paslon nomor urut 3 ini juga dihadiri langsung oleh Ketum Hanura, Oesman Sapta Odang; Ketum PPP, Muhamad Mardiono; Menteri Pendayagunaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga; Ketua TPN, Arsjad Rasjid; dan Wakil Ketua TPN, Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa.

Selain band legendaris Slank, Hajatan Rakyat Bandung dimeriahkan sejumlah band besar dan penyanyi ternama di antaranya, Kotak, Once Mekel, Naff, Pas Band, Deadsquad, Andi/Rif, Sisitipsi, Ipang Lazuardi, Kiki Syarah, artis-artis Kontes Dangdut Indonesia (KDI), Sandy Canester, Amanda Caessa. (Pon)

Baca Juga:

Gibran Bakal Sowan ke Rumah Prabowo Sebelum ke Lokasi Debat

#Megawati Soekarnoputri #Slank #Ganjar Pranowo #Mahfud MD #Pilpres #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Indonesia
KPK Buka Suara soal Usulan Mahfud MD Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Masih Pantau Penyidikan
KPK buka suara soal usulan Mahfud MD ambil alih kasus Febrie Adriansyah. KPK masih memantau penyidikan.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
KPK Buka Suara soal Usulan Mahfud MD Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Masih Pantau Penyidikan
Indonesia
Aparat Hukum Diduga Korupsi, Mahfud Dorong Pembenahan Menyeluruh Sistem Hukum
Aada produk hukum yang baik dan ada pula yang buruk, bergantung pada apakah proses pembentukannya mengikuti prinsip-prinsip pembentukan hukum yang benar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Aparat Hukum Diduga Korupsi, Mahfud Dorong Pembenahan Menyeluruh Sistem Hukum
Indonesia
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Megawati membandingkan pengorbanan masa muda Xanana Gusmao yang dipanggil 'Maun Xanana' dengan ayahnya sendiri, Bung Karno, yang harus menghabiskan total 22 tahun hidupnya keluar-masuk penjara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Indonesia
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Megawati Soekarnoputri menerima Grande Colar da Ordem de Timor-Leste. Presiden José Ramos-Horta memuji perannya dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Bagikan