Bicarakan Amaliyah Hingga Cara Rakit Bom, Enam Anggota Grup WA 'Batalion Iman' Diciduk Densus Ilustrasi - Petugas kepolisian berjalan menuju lokasi penggeledahan salah satu tempat tinggal terduga teroris di Condet, Jakarta, Senin (29/3). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa

Merahputih.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap enam terduga teroris yang diduga terlibat dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Ini merupakan kelompok Villa Mutiara di Makassar," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (13/4).

Baca Juga:

Bukan Anggota JAD dan JI, 12 Orang Ditangkap dengan Dugaan Terorisme

Seluruh terduga teroris yang ditangkap pada hari ini tergabung dalam sebuah grup WhatsApp bernama Batalion Iman. Dalam grup itu, Mereka membicarakan tentang rencana-rencana amaliyah selanjutnya.

"Dan juga dalam grup WA tersebut mereka mempraktikan bagaimana membuat atau merakit bahan peledak," beber Rusdi.

Personel Brimob mengamankan lokasi saat penggerebekan di rumah terduga teroris di Condet, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021). Dari hasil penggerebekan ditemukan barang bukti berupa lima bom aktif dan jenis bom sumbu yang siap digunakan, lima toples besar bahan pembuatan bom serta bom yang telah siap digunakan seberat 1,5 kilogram. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.
Personel Brimob mengamankan lokasi saat penggerebekan di rumah terduga teroris di Condet, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021). Dari hasil penggerebekan ditemukan barang bukti berupa lima bom aktif dan jenis bom sumbu yang siap digunakan, lima toples besar bahan pembuatan bom serta bom yang telah siap digunakan seberat 1,5 kilogram. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.

Adapun keenam terduga teroris tersebut berinisial J, D, MS, S alias AL, W dan S. Belum diketahui rinci sejauh mana keterlibatan mereka dalam aksi teror yang dilakukan oleh L dan YSF.

Densus masih terus melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang disinyalir memiliki keterlibatan pada aksi teror pasangan suami istri tersebut.

"Densus terus mencegah aksi terorisme di Tanah Air," ujar Rusdi.

Baca Juga:

Terus Bertambah, Buronan DPO Teroris di Jakarta Kini Enam Orang

Kelompok Villa Mutiara diketahui adalah kelompok kajian yang dijadikan pertemuan orang-orang yang berafiliasi kepada jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Dari 24 orang yang ditangkap, Densus telah menciduk W yang merupakan otak dari kejadian teror ini. Ia berperan sebagai perakit atau pembuat bom yang dibawa pengantin yakni L dan YSF ke Gereja Katedral Makassar. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
225 Bayi dan 398 Balita di DIY Terpapar COVID-19
Indonesia
225 Bayi dan 398 Balita di DIY Terpapar COVID-19

Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat sebanyak 225 Bayi dan 398 Balita di DIY Terpapar COVID-19.

Izinkan Warga Tadarus di Masjid, Anies: Jangan Buka Masker
Indonesia
Kapolda Metro Beberkan Alasan 'Tandai' Rumah Warga yang Sudah Divaksin
Indonesia
Kapolda Metro Beberkan Alasan 'Tandai' Rumah Warga yang Sudah Divaksin

Fadil meminta agar masyarakat tidak lagi mempermasalahkan atas penempelan stiker tersebut

KPK Sita Bukti Suap Pajak Usai Geledah Kantor Pusat Bank Panin
Indonesia
KPK Sita Bukti Suap Pajak Usai Geledah Kantor Pusat Bank Panin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor pusat PT Bank Pan Indonesia atau Bank Panin di Jakarta Pusat, Selasa (23/3).

Tips Pemasaran Produk UMKM Melalui Media Sosial
Indonesia
Tips Pemasaran Produk UMKM Melalui Media Sosial

Adapun pelaku usaha juga perlu cermat dalam memilih media sosial yang sesuai dengan produk yang dijual dan target audiencenya.

Eks Sespri Sebut Irjen Napoleon Dua Kali Didatangi Brigjen Prasetijo dan Dibawakan 'Paper Bag'
Indonesia
Eks Sespri Sebut Irjen Napoleon Dua Kali Didatangi Brigjen Prasetijo dan Dibawakan 'Paper Bag'

Tommy juga sempat menemui Irjen Napoleon beberapa kali tanpa dihadiri Brigjen Prasetijo

Dalam 24 Jam, 6.007 Pasien Berhasil Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Dalam 24 Jam, 6.007 Pasien Berhasil Sembuh dari COVID-19

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengumumkan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat.

Eks Sekretaris MA Nurhadi Jalani Sidang Dakwaan Suap dan Gratifikasi
Indonesia
Eks Sekretaris MA Nurhadi Jalani Sidang Dakwaan Suap dan Gratifikasi

Nurhadi beserta menantunya Rezky Herbiyono bakal menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Densus 88 Menunggu Perintah Kapolri Buru KKB
Indonesia
Densus 88 Menunggu Perintah Kapolri Buru KKB

Pemerintah resmi menetapkan tindakan KKB di Papua sebagai kegiatan terorisme